10 Film Terbaik Ana de Armas, Termasuk 'Ballerina'!

10 Film Terbaik Ana de Armas, Termasuk 'Ballerina'!

Perjalanan Karier Ana de Armas dalam Dunia Film

Ana de Armas telah menjadi salah satu aktris paling menarik di Hollywood, dengan kemampuan berakting yang terus berkembang seiring waktu. Dari film-film kecil hingga proyek besar, ia selalu mampu mencuri perhatian penonton dan kritikus. Berikut adalah daftar film-film terbaik yang pernah dibintanginya, yang memperlihatkan bagaimana ia membawakan setiap karakter dengan intensitas dan keunikan.

1. Knock Knock (2015)

Film pertama Ana de Armas di Hollywood adalah Knock Knock, sebuah film thriller psikologis yang menghadirkan karakter Bel, seorang perempuan muda misterius yang meminta bantuan pada Evan (Keanu Reeves). Meski menggunakan bahasa Inggris untuk pertama kalinya, de Armas tampil sangat natural dan mencuri perhatian lewat karakter yang tak terduga.

2. Blade Runner 2049 (2017)

Dalam sekuel ikonik Blade Runner, Ana memerankan Joi, AI holografi yang menjadi pendamping emosional bagi K (Ryan Gosling). Keberadaan Joi memberikan sentuhan manusiawi dalam dunia distopia yang dingin. Dinamika emosional antara K dan Joi menjadi salah satu sisi paling menyentuh dari film ini.

3. Knives Out (2019)

Popularitas Ana de Armas melonjak setelah memerankan Marta Cabrera, perawat dari novelis misteri kaya raya yang ditemukan tewas. Perannya dalam film ini membuatnya masuk nominasi Golden Globe untuk kategori Best Actress. De Armas membawakan karakter Marta dengan sisi rapuh, tulus, dan penuh dilema moral.

4. Sergio (2020)

Dalam film biografi romantis ini, Ana de Armas berperan sebagai Carolina Larriera, ekonom PBB yang menjalin hubungan sentimental dengan diplomat PBB, Sergio Vieira de Mello. Chemistry-nya dengan Wagner Moura tampil begitu intens dan realistis, serta memperlihatkan kedewasaan akting de Armas di drama bernuansa emosional.

5. No Time to Die (2021)

Meski hanya tampil sekitar sepuluh menit, karakter Paloma yang diperankan Ana de Armas langsung membuat banyak penonton jatuh hati. Sebagai agen CIA muda yang bekerja sama dengan James Bond dalam misi di Havana, Paloma tampil penuh percaya diri dengan gaya bertarung yang memukau dan humor yang mengalir halus.

6. Deep Water (2022)

Dalam film Deep Water, Ana memerankan Melinda, perempuan yang berada dalam pernikahan dingin dan rumit dengan Vic (Ben Affleck). Ketika salah satu pria yang dekat dengan Melinda ditemukan tewas, situasi hubungan ini berubah penuh kecurigaan dan ketegangan. Pesona dan sifat manipulatif Melinda dibawakan de Armas dengan intensitas yang membuat penonton sulit memalingkan perhatian.

7. The Gray Man (2022)

Dalam film aksi besar yang diproduksi Netflix ini, Ana berperan sebagai Dani Miranda, agen terlatih yang menjadi sekutu penting bagi Sierra Six (Ryan Gosling). Di tengah kekacauan tembak-menembak dan kejar-kejaran global, Dani tampil sebagai sosok yang cerdas, berani, dan berpegang pada prinsip.

8. Blonde (2022)

Perubahan fisik, emosi, dan energi bisa terlihat jelas saat Ana memerankan ikon Hollywood, Marilyn Monroe dalam Blonde. Film ini mengeksplorasi dua identitas sang legenda, Norma Jeane dan persona Marilyn, mulai dari masa kecil sampai kehidupannya sebagai selebritas penuh tekanan. Adegan-adegan emosional dan fisik yang menantang ditampilkan dengan komitmen penuh.

9. Ghosted (2023)

Ana kembali beradu akting dengan Chris Evans dalam film aksi-romantis satu ini. Ia tampil sebagai Sadie, agen CIA yang menyamar sebagai perempuan biasa hingga seorang pria yang jatuh cinta padanya terjebak dalam misi internasional. Sinergi antara komedi, romansa ringan, dan aksi intens membuat karakternya terasa menyenangkan untuk diikuti.

10. Ballerina (2025)

Rilisan terbaru dalam John Wick Universe ini menjadi tonggak baru bagi Ana de Armas. Ia berperan sebagai Eve Macarro, pembunuh muda yang dibentuk oleh Ruska Roma dan memulai perjalanan balas dendam setelah ayahnya dibunuh organisasi misterius. Ballerina memperlihatkan Ana sebagai pusat aksi dalam jalan cerita, tetapi sisi emosional Eve membuat karakter ini terasa lebih manusiawi dibanding sekadar mesin pembunuh.

Dengan berbagai genre yang sudah ia jelajahi, Ana de Armas terus menunjukkan kemampuan bertransformasi tanpa kehilangan pesonanya di layar. Dari sepuluh film di atas, yang mana sudah kamu tonton?










Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan