
Jurusan dengan Persaingan Tinggi di SNBP 2026
Dalam waktu kurang dari dua bulan, Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 akan segera dibuka. Untuk meningkatkan peluang lolos, siswa perlu memperhatikan jurusan-jurusan yang memiliki persaingan ketat. Jurusan dengan persaingan tinggi biasanya memiliki jumlah pendaftar yang sangat besar, sementara kuota yang tersedia relatif kecil. Hal ini membuat satu kursi mahasiswa baru bisa diperebutkan oleh puluhan calon.
Mengetahui daftar jurusan terketat se-Indonesia selama SNBP 2025 dapat membantu siswa dalam menentukan pemilihan prodi pertama dan kedua agar lebih seimbang. Pemilihan prodi yang tepat sangat berpengaruh pada peluang lolos siswa di SNBP 2026.
Daftar 10 Jurusan dengan Persaingan Terberat
Berikut adalah 10 jurusan yang termasuk dalam kategori persaingan ketat selama SNBP:
-
Ilmu Komunikasi - Universitas Negeri Jakarta
Pendaftar: 1.429 peserta
Diterima: 16 orang
Keketatan: 1,12 persen -
Farmasi - Universitas Nusa Cendana
Pendaftar: 1.051 peserta
Diterima: 13 orang
Keketatan: 1,24 persen -
Keperawatan - Universitas Negeri Malang
Pendaftar: 797 peserta
Diterima: 10 orang
Keketatan: 1,25 persen -
Ilmu Komunikasi - Universitas Pendidikan Indonesia
Pendaftar: 1.465 peserta
Diterima: 20 orang
Keketatan: 1,37 persen -
PGSD - Universitas Sriwijaya
Pendaftar: 1.744 peserta
Diterima: 24 orang
Keketatan: 1,38 persen -
Keperawatan - Universitas Negeri Surabaya
Pendaftar: 850 peserta
Diterima: 12 orang
Keketatan: 1,41 persen -
Farmasi - Universitas Mataram
Pendaftar: 1.256 peserta
Diterima: 18 orang
Keketatan: 1,43 persen -
Keperawatan - Universitas Mulawarman
Pendaftar: 692 peserta
Diterima: 10 orang
Keketatan: 1,45 persen -
Teknik Pertambangan - Universitas Hasanuddin
Pendaftar: 1.242 peserta
Diterima: 18 orang
Keketatan: 1,45 persen -
Farmasi - UPN "Veteran" Jakarta
Pendaftar: 828 peserta
Diterima: 12 orang
Keketatan: 1,45 persen
Syarat untuk Menjadi Siswa Eligible SNBP 2026
Untuk bisa mengikuti SNBP 2026, siswa harus memenuhi beberapa syarat penting:
- Merupakan siswa SMA/SMK/MA kelas terakhir pada tahun 2025 yang memiliki prestasi unggul.
- Memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan terdaftar di PDSS.
- Memiliki nilai rapor yang telah diisikan di PDSS sesuai dengan ketentuan.
- Memiliki prestasi akademik yang mencerminkan kemampuan luar biasa.
- Memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh masing-masing Perguruan Tinggi Negeri (PTN) baik untuk program akademik maupun vokasi.
- Sudah mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Dengan mempersiapkan diri secara matang dan memahami daftar jurusan yang memiliki persaingan ketat, siswa akan lebih siap menghadapi SNBP 2026. Maka, mulailah merancang strategi pemilihan prodi yang tepat dan jangan lupa untuk terus meningkatkan prestasi akademik serta kesiapan mental.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar