10 Tempat Makan Legendaris di Bandung yang Menggugah Selera

Warisan Rasa yang Menggugah Selera di Bandung

Bandung tidak hanya dikenal sebagai kota yang indah dan sejuk, tetapi juga sebagai pusat kuliner yang memikat. Setiap sudut kota ini menyimpan cerita dan cita rasa legendaris yang telah bertahan selama berpuluh tahun. Berikut adalah sepuluh spot kuliner legendaris di Bandung yang selalu menarik perhatian pengunjung.

Sumber Hidangan: Toko Roti dengan Sejarah Panjang

Sumber Hidangan adalah toko roti yang sudah berdiri sejak tahun 1923. Awalnya bernama Head Snoop Whis, yang berarti rumah permen atau toko manisan dalam bahasa Belanda. Kini dikelola oleh generasi kedua, toko ini tetap mempertahankan resep asli dan atmosfer tempo dulu. Menu andalan seperti Kak Astok dengan isian krim keju yang lumer di mulut menjadi favorit banyak orang.

Braga Permai: Restoran Tertua dengan Nuansa Eropa

Braga Permai merupakan restoran tertua di Bandung yang telah berdiri sejak tahun 1912. Nama awalnya adalah Maison Bogeri Jen, dan kemudian berganti menjadi Braga Permai pada tahun 1950. Bangunan klasik dengan nuansa Eropa tua terasa kental dari arsitektur hingga desain interiornya. Bread pudding dari roti krenten menjadi menu spesial dengan tekstur lembut dan kismis melimpah.

RM Linggarjati: Spesialis Mie dan Bihun

Rumah makan ini telah lebih dari 70 tahun menyajikan hidangan mie dan bihun dengan rasa konsisten. Menu utama meliputi mie bakso, mie pangsit, mie ayam, serta varian bihun dengan berbagai pilihan. Kuah bening yang kaya rasa kaldu gurih menjadi ciri khas setiap hidangan yang disajikan. Jus alpukat dengan tekstur kental dan creamy menjadi minuman favorit meski harganya cukup mahal.

BMC: Pusat Susu yang Bertransformasi Jadi Kafe

BMC atau Bandoeng Melk Centrale dulunya adalah unit usaha pengolah susu sapi segar sejak 1928. Kini bertransformasi menjadi kafe yang nyaman sambil tetap mempertahankan produk berbasis susu berkualitas. Menu andalan berupa susu segar, yogurt, dan es krim dengan resep klasik yang teksturnya padat. Basil pasta menjadi signature menu dengan saus creamy gurih dan sentuhan herbal daun kemangi segar.

Tizi Restaurant: Cita Rasa Masakan Jerman

Tizi awalnya berdiri tahun 1844 sebagai toko roti sebelum membuka restoran pada tahun 1974. Spesialisasi di western food terutama masakan Jerman dengan cara pengolahan yang sangat otentik. Suasana restoran Eropa klasik dan hangat cocok untuk makan malam keluarga atau acara spesial. Fish Filet Taragon dan tongue with mushroom sauce menjadi menu favorit dengan cita rasa istimewa.

Lotek Kalipah Apo 42: Bumbu Kencur yang Unik

Lotek Kalipah Apo 42 menjadi ikon dengan kedai sederhana namun selalu ramai terutama jam makan. Saus kacang dengan tekstur kental dan rasa gurih dominan menjadi keunggulan utama dari lotek. Penggunaan bumbu kencur yang cukup terasa membuat aroma dan rasa menjadi segar serta unik. Kolak dengan berbagai varian seperti pisang, candil, dan biji salak juga menjadi menu andalan.

Toko You: Nasi Rawon Panggang yang Nikmat

Toko You memiliki dekorasi interior didominasi kayu dan marmer yang menghadirkan kesan elegan timeless. Pilihan menu sangat beragam dari masakan Indonesia, Chinese food klasik, hingga western food sederhana. Nasi rawon panggang menjadi signature menu dengan daging yang dipanggang terpisah dari kuahnya. Proses panggang membuat daging tetap kuat teksturnya dan memiliki aroma smokey yang khas.

Warung Kopi Purnama: Kopi Tiam Tertua di Kota

Warung Kopi Purnama disebut sebagai kopi tiam tertua yang sudah hampir 100 tahun berdiri. Interior klasik dengan arsitektur gaya Belanda lama menciptakan suasana yang berbeda dari kafe modern. Langit-langit tinggi, lantai tegel jadul, dan perabotan kayu membuat pengunjung merasakan nuansa nostalgia. Roti pindekaas strawberry dengan topping kacang dan selai stroberi cocok disantap bersama kopi hangat.

Rasa Bakery and Cafe: Onbijtkoek yang Khas

Rasa Bakery and Cafe telah buka sejak tahun 1931 dan tetap konsisten menjaga kualitas produknya. Onbijtkoek sebagai roti rempah khas Belanda memiliki tekstur padat namun lembut dengan aroma wangi. Campuran rempah seperti kayu manis, pala, dan cengkeh memberikan rasa manis hangat yang khas. Bitterballen berupa bola adonan goreng garing dengan isian creamy gurih juga menjadi cemilan favorit.

Warung Nasi Ibu Imas: Empal Empuk dengan Sambal Terasi

Warung sederhana di pinggir jalan ini selalu ramai dengan antrian panjang di jam makan. Nasi empal menjadi menu andalan dengan daging empuk yang mudah diputus hanya menggunakan sendok. Bumbu meresap sempurna hingga ke dalam daging dengan rasa gurih manis dan sentuhan rempah pas. Sambal terasi dengan rasa pedas nampol dan aroma kuat menjadi pasangan wajib yang bikin nagih.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan