
JAKARTA, berita
- Sebanyak 12 korban yang tertabrak mobil makan bergizi gratis (MBG) di SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, masih dirawat di rumah sakit. Mereka dirawat di dua tempat berbeda, yakni di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koja dan RSUD Cilincing.
Berdasarkan informasi dari posko pelayanan Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Utara, Jumat (12/12/2025) pagi, total korban dalam insiden tersebut ada sebanyak 22 orang. Dari jumlah tersebut, sembilan orang dirawat di RSUD Koja dan 13 lainnya dirawat di RSUD Cilincing.
Di RSUD Cilincing, terdapat 10 orang yang mengalami luka ringan dan tiga orang dengan luka sedang. Sebanyak 10 korban luka ringan itu sudah pulang dari rumah sakit. Sementara tiga korban lainnya masih dalam perawatan.
Sementara di RSUD Koja, korban luka terdiri dari tujuh orang dengan luka sedang dan dua orang dengan luka berat.
Diketahui, mobil pengangkut MBG menabrak gerbang SDN Kalibaru 01, Cilincing, Jakarta Utara, dan melindas puluhan siswa di sana.
Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Erick Frendriz mengatakan, dua orang yang berada di dalam mobil tersebut dibawa ke Polsek Cilincing untuk pemeriksaan lebih lanjut. "Sopir sama pendampingnya yang diperiksa di Polsek," kata dia.
Sementara itu, Kasat Lantas Jakarta Utara, Kompol Ridha Aditya, menyebut mobil pengangkut MBG itu sempat melewati sekolah sebelum akhirnya memutar balik dan menabrak gerbang. "Kemudian masuk, seperti yang ada di CCTV, menabrak pagar sekolah sehingga siswa yang ada di dalam sekolah juga tertabrak oleh kendaraan," kata Ridha.
Detail Korban dan Lokasi Perawatan
Berikut adalah rincian korban dan lokasi perawatan:
- RSUD Cilincing
- 10 korban luka ringan, 10 di antaranya telah pulang
-
3 korban luka sedang, masih dalam perawatan
-
RSUD Koja
- 7 korban luka sedang
- 2 korban luka berat
Seluruh korban mendapatkan perawatan intensif sesuai tingkat cedera mereka. Tim medis terus memantau kondisi kesehatan para korban dan memberikan pertolongan secepat mungkin.
Penyebab Kecelakaan
Menurut informasi yang diungkapkan oleh Kasat Lantas Jakarta Utara, mobil pengangkut MBG sempat melewati area sekolah sebelum akhirnya memutar balik dan menabrak gerbang sekolah. Kejadian ini terjadi secara tiba-tiba, sehingga banyak siswa yang tidak sempat menghindar.
Kepolisian setempat telah melakukan penyelidikan terkait kecelakaan tersebut. Selain itu, pihak sekolah juga sedang memperbaiki sistem keamanan dan keselamatan di lingkungan sekolah guna mencegah terulangnya kejadian serupa.
Tindakan Lanjutan
Pihak kepolisian telah memeriksa sopir dan pendamping mobil tersebut. Hasil pemeriksaan akan menjadi dasar dalam menentukan apakah ada pelanggaran hukum yang dilakukan.
Selain itu, pihak sekolah dan dinas pendidikan setempat juga sedang mengadakan rapat koordinasi untuk mengevaluasi kebijakan penggunaan mobil pengangkut MBG di lingkungan sekolah.
Komentar dari Keluarga Korban
Beberapa keluarga korban mengungkapkan kekhawatiran terhadap keselamatan anak-anak di lingkungan sekolah. Mereka berharap pihak berwenang dapat segera mengambil langkah-langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terjadi lagi.
Sejauh ini, para korban dan keluarga terus menerima dukungan dari masyarakat dan lembaga sosial. Semoga semua korban segera pulih dan bisa kembali bersekolah tanpa adanya trauma.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar