1.200 Warga Kubu Bangli Meriahkan Jalan Santai dengan Ratusan Hadiah Akhir Tahun 2025

1.200 Warga Kubu Bangli Meriahkan Jalan Santai dengan Ratusan Hadiah Akhir Tahun 2025

Kegiatan Jalan Santai Akhir Tahun 2025 di Desa Adat Kubu

Pukul 07.00 Wita, Rabu (31/12/2025), cuaca di Bangli tampak cerah dan suhu udara tidak terlalu dingin. Ribuan warga dari lima banjar se-Desa Adat Kubu sudah berkumpul di Balai Banjar setempat. Mereka datang sendiri-sendiri atau bersama keluarga, kerabat, dan sahabat. Semua tampak antusias mengikuti kegiatan jalan santai yang digelar sebagai penutup tahun 2025.

Pukul 07.30 Wita, peserta jalan santai dilepas oleh Bendesa Adat Kubu, I Nengah Miasa, di depan Balai Banjar Kubu. Dalam sambutannya, ia menjelaskan bahwa acara ini bertujuan untuk menutup tahun 2025 dan menyambut tahun baru 2026. Ia juga menyampaikan bahwa pada tahun 2025, Desa Adat/Dinas Kubu dimekarkan menjadi lima banjar adat dan lima banjar dinas.

"Kita berharap tahun mendatang warga Kubu semakin kompak dan solid," ujarnya.

Rute jalan santai yang ditempuh peserta adalah mengelilingi wilayah lima banjar baru se-Desa Adat Kubu. Peserta bervariasi, mulai dari anak-anak SD, anggota yowana, hingga para lansia. Salah satu tokoh masyarakat Kubu, mantan Bupati Bangli dua periode, I Nengah Arnawa, juga ikut dalam kegiatan ini. Meski rutenya cukup jauh, semua peserta berhasil menyelesaikan perjalanan hingga garis finish kembali di Balai Banjar Kubu.

Ni Nengah Trisnawati, salah satu peserta yang tiba paling awal di garis finish, mengatakan: "Lumayan capek jalannya, tapi seru. Jalan-jalan pagi keliling desa sambil olahraga."

Menurut Ketua Panitia, Nengah Aryawibowo, kegiatan ini diikuti sebanyak 1.200 peserta yang merupakan warga dari lima banjar. Selain jalan santai, kegiatan ini juga diisi dengan pemeriksaan kesehatan gratis dan senam zumba. Untuk hadiah utama, disiapkan tiga hadiah utama dan 141 hadiah hiburan. Hadiah utama berupa sepeda listrik, handphone, dan kompor gas. Nyonya Tompel menjadi salah satu peserta yang beruntung mendapatkan hadiah utama sepeda listrik.

"Kegiatan ini untuk menjalin kebersamaan, persatuan antar warga banjar, serta meningkatkan semangat gotong royong dan sosial untuk membantu orang lain," kata Arya Wibowo.

Sebelumnya, pemekaran wilayah resmi dilakukan di Desa/Banjar Kubu sejak Oktober 2025. Dari satu desa/banjar, wilayah ini dibagi menjadi lima banjar/lingkungan, yaitu Kubu Tengah, Kubu Dalem, Kubu Gulinggang, Kubu Samania, dan Kubu Waringin. Pemekaran dilakukan karena wilayah yang luas dan jumlah penduduk yang banyak.

Jumlah total warga Se-Desa Kubu mencapai 989 kepala keluarga (KK). Desa Kubu terletak di sebelah utara Bukit Bangli, dengan jarak 3,7 kilometer dari Kota Bangli.

Faktor Pemekaran Wilayah Desa Adat Kubu

Pemekaran wilayah Desa Adat Kubu menjadi lima banjar adat dan lima banjar dinas dilakukan karena beberapa alasan penting. Pertama, wilayah yang sangat luas membuat pengelolaan administratif dan pelayanan publik menjadi lebih sulit. Kedua, jumlah penduduk yang cukup besar memerlukan sistem pemerintahan yang lebih efisien agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara merata.

Dengan pemekaran ini, setiap banjar memiliki tanggung jawab yang lebih spesifik dalam mengelola wilayahnya masing-masing. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan kehidupan berdesa dan memperkuat rasa kebersamaan antar warga.

Selain itu, pemekaran juga memberikan peluang bagi masyarakat untuk lebih aktif dalam berbagai program pemerintah daerah, seperti pembangunan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi, dan penguatan budaya lokal.

Kegiatan Sosial dan Olahraga di Desa Adat Kubu

Kegiatan jalan santai akhir tahun 2025 tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga menjadi momen penting untuk mempererat tali persaudaraan antar warga. Acara ini dirancang untuk melibatkan seluruh lapisan masyarakat, baik anak-anak, remaja, maupun lansia.

Selain jalan santai, panitia juga menyediakan berbagai aktivitas lain yang bermanfaat bagi masyarakat, seperti pemeriksaan kesehatan gratis dan senam zumba. Aktivitas ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental.

Dengan adanya hadiah utama dan hiburan, kegiatan ini juga memberikan motivasi bagi peserta untuk berpartisipasi aktif. Hal ini mencerminkan semangat kebersamaan dan kerja sama yang tinggi di antara warga Desa Adat Kubu.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan