
Pemantauan Bantuan Logistik di Gayo Lues
Wabup Maliki melakukan pemeriksaan terhadap setiap rak dan tumpukan paket sembako, perlengkapan keluarga, hingga bantuan darurat lainnya. Ia memastikan bahwa semua bantuan yang tersedia dapat sampai ke tangan warga terdampak secara langsung tanpa ada hambatan.
Sudah 13 hari berlalu sejak banjir bandang dan longsor menghantam Kabupaten Gayo Lues, namun kondisi warga yang terdampak masih sangat memprihatinkan. Di tengah proses pemulihan yang berjalan perlahan dan akses jalan yang masih terganggu di beberapa titik, Wakil Bupati Gayo Lues, H. Maliki, kembali turun ke lapangan untuk memastikan penyaluran bantuan berjalan dengan baik.
Pada Senin (8/12/2025), Wabup Maliki mengunjungi Bale Musara, gudang utama penyimpanan logistik. Ia datang bersama Plt Sekda, dr. Nevirizal, serta sejumlah pejabat perangkat daerah. Kunjungan ini bukan sekadar memantau, tetapi juga untuk memastikan tidak ada bantuan yang menumpuk tanpa alasan yang jelas ketika masyarakat masih berjuang bertahan hidup di pengungsian.
Wabup Maliki memeriksa satu per satu rak dan tumpukan paket sembako, perlengkapan keluarga, hingga bantuan darurat lainnya. Ia juga mencermati daftar keluar-masuk barang sebelum akhirnya memberikan instruksi tegas kepada petugas.
“Tolong catat baik-baik. Jangan ada bantuan yang ditahan-tahan, apalagi dengan alasan yang tidak jelas. Ini hak masyarakat, salurkan segera,” tegasnya. Nada suaranya tegas, namun jelas mengandung keprihatinan mendalam melihat kondisi warga yang masih serba terbatas.
Plt Sekda dr. Nevirizal yang mendampingi turut mengingatkan jajaran petugas posko agar bekerja sepenuh hati. “Ini menyangkut hak orang banyak. Jangan sampai ada yang bermalas-malasan. Warga kita sedang menderita dan mereka menunggu uluran tangan kita,” ujarnya.
Tidak Sempurna, Tapi Setidaknya Menguatkan
Di hadapan Satgas dan relawan, Wabup Maliki mengakui bahwa bantuan yang tersedia belum ideal. Banyak warga kehilangan rumah, sebagian besar ladang rusak parah, dan akses jalan di beberapa wilayah masih terputus total. Namun ia menegaskan, meski belum mampu mencukupi seluruh kebutuhan, setiap paket bantuan yang disalurkan dapat menjadi penguat mental bagi warga yang hidup dalam ketidakpastian.
“Kalau mau dibilang cukup, sudah tentu jauh dari harapan. Tapi setidaknya ini mampu menguatkan dan meringankan beban mereka,” ujarnya.
Akses Sulit, Distribusi Masih Bertarung dengan Cuaca
Hingga hari ke-13 pasca bencana, sejumlah desa terdampak masih sulit dijangkau. Jalan-jalan rusak, jembatan putus, dan cuaca yang kerap kembali buruk membuat proses distribusi tidak mudah. Namun Wabup menegaskan bahwa semua tantangan itu tidak boleh menjadi alasan keterlambatan penyaluran. Ia meminta seluruh tim bekerja lebih cepat, lebih kompak, dan lebih peka terhadap kebutuhan warga.
Harapan yang Mulai Menyala di Tengah Duka Panjang
Kehadiran Wabup di gudang logistik memberi sedikit harapan bagi para pengungsi yang selama hampir dua pekan ini hidup dalam kondisi serba terbatas. Banyak dari mereka tidak hanya kehilangan rumah, tetapi juga rasa tenang dan masa depan yang masih kabur.
“Yang kami butuhkan bukan hanya bantuan, tapi juga kepedulian,” kata Mahlul, warga Pining, yang ditemui di lokasi saat mendengar kabar bahwa stok logistik terus dipantau oleh pemerintah.
Wabup Maliki menegaskan komitmennya untuk terus memonitor penyaluran bantuan hingga semua warga terdampak mendapatkan hak mereka. “Kami akan pastikan stok logistik terjaga dan tidak boleh ada warga yang terabaikan,” ujarnya.
BPBD: Stok Masih Ada, Distribusi Terus Berjalan
Sementara itu, Muhammad Saleh, pejabat eselon III BPBD Gayo Lues yang menangani logistik, mengatakan bahwa jumlah bantuan memang terus berkurang karena setiap hari barang dikeluarkan untuk para korban. Namun ia memastikan distribusi tetap berjalan dan seluruh wilayah terdampak sudah mendapat jatah bantuan.
“Stok masih ada, meski tidak banyak, karena setiap hari barang kita keluarkan untuk disalurkan. Sejauh ini kita sudah mengirimkan logistik ke seluruh wilayah bencana,” ungkapnya.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar