147 ribu personel Polri dikerahkan saat Nataru untuk jamin keamanan masyarakat

147 ribu personel Polri dikerahkan saat Nataru untuk jamin keamanan masyarakat

Operasi Lilin 2025: Kepedulian Polri dalam Menjaga Keamanan Masyarakat

Kehadiran personel kepolisian selama momentum Natal dan Tahun Baru (Nataru) menjadi faktor penting dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat. Hal ini tidak hanya berlaku bagi pemudik, umat Kristiani yang menjalankan ibadah misa Natal, tetapi juga bagi warga yang memanfaatkan libur akhir tahun untuk berlibur. Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI), Sandri, menilai bahwa pengerahan sekitar 147 ribu personel Polri di berbagai titik strategis menunjukkan keseriusan aparat dalam menjaga keamanan nasional.

Pengamanan yang dilakukan oleh Polri dinilai efektif dalam mengurai kepadatan lalu lintas yang sering menjadi masalah krusial saat Nataru. Baik jalur darat, laut, maupun udara, kepadatan lalu lintas dapat terurai secara signifikan dengan adanya pengamanan yang sangat ketat. Hal ini memberikan jaminan keamanan dan keselamatan bagi masyarakat, sehingga perlu didukung bersama.

Pendekatan yang Dilakukan Polri di Lapangan

Selain fokus pada pengamanan, Sandri juga menyampaikan apresiasi atas pendekatan yang ditunjukkan Polri di lapangan. Contohnya adalah pelaksanaan Operasi Damai Cartenz-2025 di Papua, di mana personel Polri membangun kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan sosial seperti pembagian bingkisan kasih kepada anak-anak. Ini menunjukkan bahwa Polri tidak hanya fokus pada tugas pengamanan, tetapi juga berkomitmen untuk mendekatkan diri dengan masyarakat.

Sandri juga mendukung langkah Kapolri yang menginstruksikan jajaran kepolisian untuk menyosialisasikan kontak darurat nasional, seperti layanan Kepolisian 110, ambulans 119, serta layanan informasi jalan tol 0813-8006-8000. Tujuannya adalah untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan bantuan cepat jika diperlukan.

Arahan Kapolri dalam Operasi Lilin 2025

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjamin keamanan dan pelayanan bagi masyarakat yang akan melaksanakan ibadah Natal dan perayaan tahun baru. Hal ini disampaikan Sigit saat meninjau langsung kegiatan ibadah misa Natal di Gereja Katedral, Jakarta Pusat, Rabu (24/12/2025) sore.

Dari pantauan, Sigit tiba untuk mendampingi Menko PMK, Pratikno; Menko Polkam, Djamari Chaniago; Mendagri, Tito Karnavian; Panglima TNI, Agus Subiyanto hingga Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. Rombongan yang masuk ke kawasan Gereja Katedral langsung disambut hangat oleh Kardinal Ignatius Suharyo dan lainnya.

Saat masuk ke dalam Gereja, jemaat yang sudah duduk langsung melemparkan senyuman kepada rombongan pemerintah yang datang untuk memastikan pengamanan itu. Sigit menyampaikan bahwa sesuai arahan Presiden, pihaknya diminta untuk memberikan pelayanan terkait dengan operasi Nataru yang mencakup pengamanan masyarakat yang mudik, masyarakat yang melaksanakan misa ibadah Natal, dan masyarakat yang akan melaksanakan kegiatan pergantian tahun.

Keterlibatan Ormas dalam Pengamanan

Dalam Operasi Lilin 2025, kurang lebih sebanyak 147 ribu personel gabungan dikerahkan untuk pengamanan selama periode Natal dan Tahun Baru. Sigit menyatakan bahwa hal ini merupakan bagian dari wujud bhineka tunggal ika di mana seluruh masyarakat elemen bangsa bersama-sama tanpa membedakan agama, namun semuanya bersatu untuk ikut membantu memberikan jaminan rasa aman.

Di sisi lain, Sigit juga menggandeng organisasi masyarakat (ormas) seperti Barisan Ansor Serbaguna (Banser) hingga Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) untuk pengamanan. Terlihat, personel ormas-ormas itu memang sudah bersiaga di depan hingga bagian dalam gereja.

Doa untuk Masyarakat yang Mengalami Duka Cita

Sigit berharap seluruh rangkaian Ibadah malam Misa Natal ini juga bisa mendoakan masyarakat yang sedang mengalami duka cita akibat bencana alam di Sumatra. "Dan kita berdoa semua agar seluruh rangkaian ibadah Misa Natal baik hari ini ataupun nanti pergantian tahun semua bisa berjalan. Tentunya kita titip doakan saudara kita yang sedang terkena musibah untuk kembali bisa bangkit dan kita berdoa sama-sama untuk saudara kita di Sumatra dan saudara kita di seluruh negeri agar semua terjaga dari situasi prediksi yang kemungkinan bisa terjadi akibat ramalan cuaca," tutupnya.

Setelah dari Gereja Katedral, rombongan pun langsung bertolak menuju Gereja Immanuel, Jakarta Pusat untuk meninjau pengamanan agar pelaksanaan ibadah Natal berjalan dengan lancar.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan