Prediksi Lonjakan Wisatawan Jelang Nataru 2025/2026
Arus wisatawan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 diprediksi mengalami lonjakan signifikan. Sejumlah tempat-tempat wisata, serta pusat-pusat keramaian baik di dalam maupun luar daerah akan menjadi tujuan para wisatawan dalam merayakan Nataru. Karena itu, dalam kesiapsiagaan menjelang Nataru, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah memetakan sejumlah daerah yang akan dilalui para pemudik Natal dan Tahun Baru.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Majalengka, Agus Tamim, mengungkapkan, terdapat sejumlah titik rawan bencana yang dalam setiap tahunnya terjadi. Di mana dari sejumlah titik tersebut, mulai dari Desa Kadipaten karena meluapnya Sungai Cipitis yang mulai dangkal dan menyempit hingga Gerbang Tol Cipali, Desa Kertawinangun, Kecamatan Kertajati yang kerap terendam banjir hingga menyulitkan pengguna kendaraan.
Langganan Bencana Banjir
Sementara di Jawa Barat (Jabar) sendiri terdapat sejumlah daerah yang tercatat sebagai langganan bencana banjir dan rawan longsor. Berdasarkan data BPBD Jabar, sejumlah daerah yang masuk dalam kategori risiko bencana itu meliputi Tasikmalaya, Sumedang, Sukabumi, Sumedang, Majalengka, Subang, Kuningan, Garut, Cianjur, Ciamis, Bandung Barat, Kabupaten Bandung dan Bogor.
Kepala Pelaksana BPBD Jawa Barat (Jabar), Teten Mulku Engkun, mengungkapkan dalam menentukan daerah rawan bencana itu dilihat dari tingkat bahaya maksimum pada setiap kabupaten maupun kota. "Dari total keseluruhan, 25 dari 27 daerah di Jabar ini memiliki risiko tinggi banjir bandang, akan tetapi luas wilayah yang terimbas itu paling dominan di 12 daerah," kata Tetan dikutip dari Koran Pikiran Rakyat.com Jumat, 12 Desember 2025.
Peringatan BMKG Terhadap Cuaca Ekstrem
Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingatkan terhadap perkembangan kondisi cuaca pada sebagian besar daerah di Jabar. Di mana terdapat sejumlah potensi yang dapat berimbas terhadap peningkatan cuaca hujan, banjir besar, angin kencang, dan tanah longsor.
Daftar Daerah Rawan Bencana Alam Jelang Nataru 2025/2026
Berikut sejumlah daerah rawan bencana alam jelang Nataru 2025/2026:
- Kabupaten Majalengka: Cingambul, Malausma, Lemahsugih, Bantarujeg
- Kabupaten Sumedang: Wado, Pamulihan, Situraja, Sumedang Selatan, Rancakalong, Sumedang Utara, Cimalaka, Cisarua, Ganeas, Csitu, Paseh, Tanjungsari, Surian, Cibugel
- Kota Bandung: Panyileukan, Cinambi, Arcamanik, Buahbatu, Rancasari, Gedebage, Cicendo, Astanaanyar, Regol, Sumur Bandung, Lengkong, Bandung Wetan, Cibeuying Kidul, Kiaracondong, Cibeuying Kaler, Batununggal, Bandung Kidul, Bojongloa Kidul
- Kabupaten Bandung Barat: Gununghalu
- Kabupaten Bandung: Pangalenga, Rancabali, Pasirjambu, Ciwidey, Pangalengan, Kertasari, Pameungpeuk, Katapang, Cimaung, Banjaran, Dayeuhkolot
- Kabupaten Sukabumi: Cisolok, Cikakak, Nagrek, Caringin, Kadudampit, Sukabumi, Cicurug
- Kabupaten Cianjur: Cipanas, Cidaun, Pacet
- Kabupaten Bogor: Ciawi, Caringin, Cigombang, Megamendung, Gunung Putri, Cileungsi, Cisarua
- Kabupaten Garut: Cisewu, Talegong, Bungbulang
- Kota Bekasi: Mustikajaya, Rawalumbung, Bantargebang, Jatiasih, Pondokmelati, Jatisampurna
- Kota Depok: Cilodong, Cinere, Cimanggis, Sawangan, Tapos, Pancoran Mas, Limo, Beji, Sumka Jaya
- Kabupaten Cirebon: Setu, Plered, Megu, Gegunung, Gesik, Palir, Kadungsana, Kalitengah, Jatimerta, Penembahan, Dawuan, Batetempaat, Kepongponga, Watubelah, Wanasaba, Gegesik, Astanajapura, Mundu
- Kota Cirebon: Sudarsono, Cipto, Laranga, Perumnas Harjamukti, Kesambi, Kalijaga
- Kabupaten Ciamis: Banjaranyar, Banjarsari, Sindangkasih, Cikoneng, Cihaurbeti, Sadananya, Panumbangan, Sukamantri
- Kabupaten Purwakarta: Kiarapedes, Wanayasa, Cibatu, Pondok Salam, Jatiluhur, Pasawahan, Purwakarta, Campaka
- Kabupaten Tasikmalaya: Pancatengah, Cikalong, Karanggunggal, Cipatujah, Culamega, Bantarkalong, Cikatomas, Bojonggambir, Rajapolah, Padakembang, Leuwisari
- Kota Tasikmalaya: Bungursari, Indihiang
- Kabupaten Pangandaran: Cimerak, Cijulang, Cigugur, Langkaplancar, Pangandaraan, Kalipucang, Padaherang
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar