
DPRD SBT Soroti Pengelolaan Aset Daerah yang Belum Optimal
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) terus memperhatikan pengelolaan aset daerah yang belum optimal. Hal ini menjadi perhatian khusus dalam rapat pembahasan KUAPPAS bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD), yang berlangsung pada Kamis (11/12/2025) malam.
Salah satu anggota DPRD, Ichwan Mochsal, menyampaikan bahwa beberapa aset daerah seperti kawasan pasar dan terminal masih belum dikelola secara maksimal. Ia menyoroti khususnya bangunan ruko di kawasan Pantai Wailola, yang dinilai memiliki potensi besar dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Aset yang Tidak Dimanfaatkan Secara Optimal
Menurut Ichwan, terdapat 18 bilik bangunan di kawasan tersebut yang hingga kini tidak dimanfaatkan secara optimal. Padahal, pemerintah setiap tahun harus mengeluarkan anggaran untuk pemeliharaan dan rehabilitasi. Bahkan, setiap kali ada kegiatan ekonomi kreatif di lokasi tersebut, selalu dilakukan perbaikan.
Setiap ada kegiatan ekonomi kreatif di situ pasti direhab lagi. Kemarin saja direhab dengan dana sekitar Rp 200 juta, ujarnya.
Ia menilai, fasilitas tersebut semestinya dapat disewakan kepada pengunjung atau pelaku usaha untuk menambah PAD. Jika dikelola dengan baik, potensi PAD yang bisa diperoleh cukup besar.
Potensi Pendapatan yang Terlewat
Jika 18 bilik tersebut disewakan, kata Ichwan, pendapatan yang bisa diperoleh cukup signifikan. Ada 18 bilik. Kalau disewakan Rp 15 ribu per hari, itu dalam setahun bisa menghasilkan sekitar Rp 81 juta, jelasnya.
Ia menilai kondisi ini sebagai pemborosan anggaran yang terus terjadi karena fasilitas yang sudah dibangun tidak difungsikan dengan benar. Kalau dipungsikan lalu disewakan, itu bisa menghasilkan untuk daerah. Jangan setiap tahun keluar anggaran untuk perbaikan tapi tidak ada pendapatan yang kembali, tegasnya.
Harapan untuk Pengelolaan yang Lebih Baik
Pihaknya berharap agar dinas terkait lebih aktif mencari strategi pengelolaan serta diberikan dukungan anggaran memadai agar potensi PAD dari sektor pariwisata dapat dimaksimalkan.
Kawasan wisata ini punya potensi besar. Kami berharap ada perhatian serius supaya bisa benar-benar jadi sumber PAD, tutupnya.
Strategi Pengelolaan Aset yang Efektif
Untuk mencapai tujuan tersebut, beberapa langkah strategis perlu dilakukan. Berikut beberapa rekomendasi yang dapat diterapkan:
- Evaluasi dan Penilaian Aset: Melakukan evaluasi menyeluruh terhadap semua aset daerah untuk mengetahui potensi dan kondisi masing-masing.
- Pemanfaatan Aset Secara Optimal: Membuka kesempatan bagi masyarakat atau pelaku usaha untuk menggunakan aset daerah melalui sewa atau kerja sama.
- Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD): Mengoptimalkan penggunaan aset untuk mendapatkan pendapatan tambahan yang dapat digunakan untuk pembangunan daerah.
- Pengadaan Dana yang Cukup: Memastikan adanya anggaran yang cukup untuk pemeliharaan dan pengelolaan aset daerah agar tidak terjadi pemborosan.
- Kolaborasi dengan Stakeholder: Melibatkan pihak-pihak terkait seperti pelaku usaha, masyarakat, dan lembaga swadaya masyarakat dalam upaya pengelolaan aset yang lebih efektif.
Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan aset daerah dapat dikelola dengan lebih baik dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat dan perekonomian daerah.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar