
Peningkatan Kunjungan Wisatawan Selama Nataru di DIY
Dinas Pariwisata (Dispar) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencatat pergerakan wisatawan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) mencapai 1.907.741 pengunjung. Data tersebut dihimpun dalam rentang waktu dari 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.
Kepala Dinas Pariwisata DIY, Imam Pratanadi, menjelaskan bahwa angka tersebut merupakan data sementara yang dilaporkan oleh Dispar kabupaten/kota. Ia menyampaikan informasi ini saat dihubungi Pandangan Jogja pada Jumat (2/1). Menurutnya, laporan tersebut mencakup periode 20 Desember sampai 2 Januari dengan total pergerakan wisatawan sebesar 1.907.741 orang.
Destinasi Wisata Terbanyak di Wilayah Kota Yogyakarta dan Sekitarnya
Berdasarkan rekap dari Dispar DIY untuk wilayah Kota Yogyakarta, Bantul, Kulon Progo, dan Gunungkidul, destinasi dengan kunjungan tertinggi selama periode 20–31 Desember adalah Pantai Baron dan Watu Lumbung dengan total 178.274 wisatawan.
Destinasi dengan kunjungan terbanyak kedua adalah Pantai Parangtritis dan Pantai Depok dengan 106.270 wisatawan. Sementara posisi ketiga ditempati Gembira Loka Zoo dengan jumlah pengunjung sebanyak 97.729 orang.
Namun, untuk wilayah Sleman, belum ada laporan resmi mengenai daftar destinasi kunjungan tertinggi. Imam menegaskan bahwa data tersebut masih dalam proses pengumpulan.
Kunjungan Wisata di Sleman Didominasi Lava Tour Merapi

Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata Sleman, Edy Winarya, melaporkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan ke Sleman pada periode 20–31 Desember 2025 mencapai 437.213 orang. Puncak kunjungan terjadi pada Sabtu (27/12) dengan total 59.279 wisatawan.
Destinasi wisata dengan kunjungan terbanyak di Sleman tercatat pada lava tour dan jeep Merapi. Total pengunjung pada destinasi tersebut mencapai 24.535 orang dalam tiga hari.
Edy menjelaskan bahwa kunjungan paling tinggi terjadi pada tanggal 30–31 Desember 2025 dan 1 Januari 2026. Ia menyampaikan hal ini saat dihubungi Pandangan Jogja pada Sabtu (3/1).
Faktor Penyebab Tingginya Minat Wisatawan
Beberapa faktor berkontribusi pada peningkatan kunjungan wisatawan selama Nataru. Salah satunya adalah adanya berbagai acara dan aktivitas yang disiapkan oleh pihak wisata. Selain itu, destinasi alam seperti pantai dan gunung tetap menjadi daya tarik utama bagi para pengunjung.
Lava tour Merapi juga menjadi salah satu atraksi unggulan yang menarik minat wisatawan, khususnya yang ingin merasakan pengalaman mendekati area vulkanik. Hal ini menunjukkan bahwa wisata alam dan petualangan tetap diminati meskipun berada di tengah musim liburan.
Peran Dinas Pariwisata dalam Pengelolaan Wisata
Dinas Pariwisata DIY dan kabupaten/kota berperan penting dalam mengumpulkan data kunjungan wisatawan. Mereka juga bertugas untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan pengunjung selama berkunjung ke berbagai destinasi. Selain itu, mereka juga melakukan promosi dan edukasi kepada masyarakat agar dapat menjaga lingkungan dan budaya setempat.
Selama libur Nataru, banyak upaya dilakukan oleh pihak terkait untuk meningkatkan kualitas layanan pariwisata. Mulai dari pengaturan lalu lintas, pengelolaan sampah, hingga penyediaan fasilitas umum. Ini semua dilakukan demi memberikan pengalaman yang baik bagi wisatawan.
Kesimpulan
Libur Natal dan Tahun Baru tahun ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam jumlah kunjungan wisatawan ke Daerah Istimewa Yogyakarta. Berbagai destinasi alam dan budaya berhasil menarik minat pengunjung, terutama di wilayah Kota Yogyakarta dan Sleman. Dengan adanya data yang tercatat secara rinci, pihak terkait dapat lebih mudah dalam membuat kebijakan dan strategi pengembangan pariwisata di masa depan.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar