200 UMKM Banjarnegara Ikuti Pelatihan Konten Video untuk Tingkatkan Penjualan

200 UMKM Banjarnegara Ikuti Pelatihan Konten Video untuk Tingkatkan Penjualan

Pelatihan Pembuatan Konten Video untuk Penguatan UMKM Banjarnegara

Pemerintah Kabupaten Banjarnegara bekerja sama dengan Tokopedia dan TikTok Shop by Tokopedia mengadakan pelatihan pembuatan konten video bagi 200 pelaku usaha lokal. Acara yang berlangsung pada Selasa (2/12/2025) ini bertajuk Creators Lab, dan menjadi bagian dari program pemberdayaan UMKM Kementerian Koperasi dan UMKM 'Juragan UMKM'.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan UMKM dalam membuat konten short video maupun livestreaming agar bisa mendorong percepatan bisnis di era ekonomi digital. Nilai ekonomi digital Indonesia pada 2024 tercatat sekitar Rp1.497 triliun dan ditargetkan melonjak menjadi Rp6.654 triliun pada 2030. Namun, hingga Juli 2024, hanya 24,9 persen dari 64,2 juta UMKM yang terhubung secara digital.

Bupati Banjarnegara, Amalia Desiana, menyampaikan bahwa potensi UMKM Banjarnegara sangat besar, tetapi belum maksimal dalam hal promosi digital. "UMKM Banjarnegara kuat di sektor agrikultur, kuliner, dan kerajinan, namun jangkauan audiens melalui promosi digital belum dimaksimalkan."

"Pembekalan pembuatan konten kreatif ini akan membantu UMKM mengomunikasikan produk secara menarik dan menjangkau pasar lebih luas," tambahnya.

Senior Director of Tokopedia and TikTok E-commerce Indonesia, Vonny Ernita Susamto, menjelaskan bahwa kolaborasi dengan pemerintah menjadi landasan penting untuk memperluas adopsi platform digital di kalangan UMKM daerah. "Kami ingin mendorong pemanfaatan platform digital di tengah lebih banyak UMKM termasuk di Banjarnegara."

"Lewat Creators Lab, kami membekali UMKM dengan keterampilan membuat konten video, baik short video maupun livestreaming, untuk mempercepat laju bisnis mereka," ujarnya.

Ia menambahkan, sejumlah penjual di Tokopedia dan TikTok Shop mengalami kenaikan transaksi hingga 30 kali lipat melalui livestreaming dan 31 kali lipat melalui short video.

Asisten Deputi Pemasaran dan Digitalisasi Kementerian UMKM RI, Ari Hanindya Hartika, menyampaikan apresiasi atas dukungan Tokopedia dan TikTok Shop dalam peningkatan literasi digital UMKM. "UMKM berkontribusi 61,9 persen terhadap PDB nasional dan menyerap 97 persen tenaga kerja."

"Keahlian membuat video kreatif dan berjualan yang baik akan membantu pengusaha UMKM jualan nyaman, sehingga memajukan UMKM Indonesia sekaligus memberi manfaat bagi konsumen," jelas Ari.

Dalam acara tersebut, Tokopedia dan TikTok Shop juga menyerahkan bantuan berupa donasi dari pengguna Tokopedia melalui Rumah Zakat kepada korban bencana longsor di Kecamatan Pandanarum. Bantuan disalurkan dalam bentuk peralatan rumah tangga dan kebutuhan pokok.

Pelatihan Konten Video yang Menghasilkan Perubahan

Tokopedia mencatat jumlah peserta Creators Lab pada kuartal III 2025 meningkat tiga kali lipat dibanding tahun sebelumnya. Program yang berjalan sejak 2024 itu telah memberdayakan hampir 3.000 peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari ibu rumah tangga, mahasiswa, penyandang difabel, hingga pelaku UMKM.

Materi pelatihan meliputi pembuatan konten video, prinsip afiliasi untuk monetisasi, serta edukasi kekayaan intelektual (KI) agar pelaku UMKM dapat berjualan aman di platform e-commerce.

Salah satu peserta Creators Lab Padang, Pearly Nurhasnah, pemilik Lumina Pearl Gallery, merasakan dampak positif dari pelatihan tersebut. "Lewat konten video, kami lebih gampang menjelaskan kelebihan produk dan menghadirkan pengalaman belanja aman."

"Penjualan bisa naik 200–350 persen dibanding sebelum membuat konten video," ujarnya.

Sementara itu, peserta Creators Lab Banjarnegara, Winda Muchni Lestari, pemilik Cemilanel, mengatakan program tersebut sangat membuka wawasan pelaku UMKM. "Berkat TikTok Shop, saya bisa meraup omzet hingga miliaran rupiah dan memberdayakan 350 warga desa."

"Di Creators Lab, saya makin paham pentingnya kekayaan intelektual dan ingin meningkatkan toko menjadi Power Shop agar makin dipercaya pembeli," jelasnya.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan