
Menghadapi Kembali Kerja dan Sekolah dengan Pantun Lucu
Libur panjang seringkali terasa terlalu singkat, terutama ketika tiba waktunya kembali beraktivitas. Momen kembali bekerja atau sekolah sering diiringi rasa malas, kantuk, dan tekanan rutinitas yang tak terhindarkan. Namun, ada cara yang bisa membuat perjalanan ini lebih ringan: melalui 25 pantun lucu yang menyindir realita sehari-hari.
Pantun-pantun ini tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan sedikit sindiran yang dekat dengan pengalaman sehari-hari. Mulai dari dompet yang mulai menipis hingga PR yang menumpuk, semua diangkat dalam bait-bait yang ringan dan penuh makna. Berikut adalah beberapa contoh pantun yang bisa menjadi penyemangat di awal aktivitas:
-
Malam-malam meniup terompet
Terompetnya malah putus lagi
Cuti liburan berasa cepet
Tau-tau udah kerja lagi -
Bantal empuk teman sejati
Jam kerja datang tanpa permisi
Mata berat jangan mengeluh hati
Dompet tipis butuh diisi -
Libur kemarin penuh cerita
Tanggal muda cuman angan
Kerja lagi kuatkan jiwa
Tanggal tua butuh perjuangan -
Jakarta cuacanya panas
Matahari menyilaukan mata
Masuk kerja janganlah malas
Tagihan cicilan di depan mata -
Alarm bunyi bikin emosi
Kasur memanggil penuh rayuan
Kerja lagi Tarik ambisi
Mimpi besar butuh pengorbanan -
Tahun baru beli sepatu
Sepatunya beli di toko Baba
Libur panjang bikin lupa waktu
Jam kerja datang tanpa aba-aba -
Cuti habis langsung merana
Healing
kemarin tinggal kenangan
Libur habis bukan bencana
Kerja datang bawa harapan -
Abis jalan badan lemas
Besoknya badan malah tumbang
Kalo bekerja dilarang malas
Soalnya kita bukan bos tambang -
Baju adat pakai kebaya
Kebaya cantik desain pasaran
Capek kerja enggak kaya-kaya
Searching
google tutor pesugihan -
Libur usai senyum tertahan
Inbox
kerja mulai ramai
Kerja lagi jangan mengeluh pelan
Rezeki datang kalau dijalani -
Pantai indah tinggal di galeri
Keyboard
kembali menjadi teman
Kembali kerja susun strategi
Langkah kecil menuju Impian -
Pergi ke pasar bersama Wiwit
Capek jalan terus mengeluh
Cita-cita punya kebun sawit
Kalo kerja dilarang mengeluh -
Libur usai tas kembali berat
Buku tebal siap menyerang
Masuk sekolah jangan protes cepat
Ilmu datang kalau berjuang -
Buku kosong siap diisi
Pulpen menari di atas kertas
Jika sekolah janganlah gengsi
Aktif bertanya tanda cerdas -
Biar kaya minta tolong jin
Tapi ujungnya tetap melarat
Jika belajar haruslah rajin
Kamu bukan anak konglomerat -
Bel pagi bunyinya tak sabar
Rasa kantuk masih menjadi teman
Sekolah lagi janganlah gentar
Ilmu datang pada ketekunan -
Libur usai foto-foto disimpan
Buku pelajaran dibuka lagi
Kembali sekolah susun harapan
Langkah kecil menuju prestasi -
Libur panjang tidur sampai pagi
Alarm sekolah bunyinya parah
Tas sekolah terasa berat sekali
Libur kemarin cuman sejarah -
Libur di rumah rebahan tiap hari
Sekolah datang wajah jadi lara
Katanya rindu bangku kelas sendiri
Begitu masuk pengen libur lagi saja -
Sudah siang belum keluar kamar
Padahal di dalam masih tidur-tiduran
Liburan bikin lupa niat belajar
PR menumpuk lupa dikerjakan -
Libur kemarin sok produktif
Posting caption penuh motivasi
Masuk sekolah mendadak pasif
Disuruh maju langsung negosiasi -
Libur kemarin bilang “aku siap”
Resolusi ditulis rapi sekali
Masuk sekolah mental pun siap
Siap stres tiap hari lagi -
Liburan diisi tawa riang
PR dianggap urusan nanti
Masuk sekolah guru datang riang
Kalimat awal: “Kumpulkan hari ini” -
Libur panjang katanya
healing
Katanya demi jaga mental
Masuk kelas kepala pusing
Nilai keluar tambah beban mental -
Libur kemarin sok produktif
Checklist
penuh target besar
Masuk sekolah jadi pasif
Satu tugas saja sudah gemetar
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar