25 Pengacara Dampingi Sopir Truk Mabuk, Warga Jimbaran Diamankan

25 Pengacara Dampingi Sopir Truk Mabuk, Warga Jimbaran Diamankan

Perkembangan Kasus Keributan di Jalan Puri Gading, Jimbaran

Insiden keributan yang terjadi di Jalan Puri Gading, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, pada Sabtu 29 November 2025 malam, kini semakin memanas. Peristiwa ini melibatkan seorang sopir truk yang viral karena mengamuk, dan akhirnya berujung pada saling laporan antara korban dan pelaku.

Kasus kekerasan tersebut membuat korban I Gede Bagus Adi Karbana (23) harus mendapatkan sembilan jahitan di kepala belakang setelah dipukul oleh terduga pelaku, FH (23). Sementara itu, FH juga mengalami luka robek di kening dan kepala belakang, luka lecet di lutut, serta memar di leher belakang. Saat ini, FH tidak hanya menjadi terduga pelaku, tetapi juga telah menjadi pelapor di Polsek Kuta Selatan.

Dampingan Kuasa Hukum yang Banyak

FH didampingi oleh puluhan kuasa hukum saat menjalani proses hukum. Kasi Humas Polresta Denpasar, Kompol I Ketut Sukadi, membenarkan bahwa sopir truk tersebut didampingi sebanyak 25 kuasa hukum. Menurutnya, hal ini menunjukkan betapa seriusnya kasus ini dianggap oleh pihak terduga pelaku.

Selain FH, polisi juga mengamankan dua warga Jimbaran berinisial IKS dan IWS. Mereka diduga terlibat dalam aksi kekerasan terhadap FH saat diamankan massa. Kompol Sukadi menjelaskan bahwa kedua warga tersebut masih dalam status pengamanan dan sedang diperiksa saksi.

Awal Terjadinya Insiden

Insiden ini bermula dari cekcok antara FH, sopir truk tangki, dengan saudara korban, Wayan, karena truk tersebut menghalangi jalan. Saat itu, Gede Bagus mencoba menenangkan situasi, namun FH justru semakin mengamuk sambil membawa kunci roda mobil. Korban kemudian dipukul di bagian kepala belakang, sehingga mengalami luka robek.

Cornelis Ami Bai, teman korban, mencoba menenangkan FH dengan berkata, "turun dulu di bicarakan baik-baik." Namun, FH justru memukul kaca mobil dan mengejar orang-orang di lokasi hingga kocar-kacir. Setelah terpisah, Cornelis menghubungi korban dan mengetahui bahwa Bagus habis dipukul. Kemudian, mereka bersama warga mengamankan FH dan membawanya ke Polsek Kuta Selatan.

Video Viral dan Reaksi Masyarakat

Video kejadian tersebut viral di media sosial, dan banyak netizen yang geram dengan tindakan FH. Dalam video tersebut, warga sempat memberikan "salam olahraga" terhadap FH. Namun, kondisi FH saat kejadian disebutkan memiliki pengaruh alkohol, sesuai keterangan saksi.

Penanganan Kasus oleh Polsek Kuta Selatan

Polsek Kuta Selatan kini tengah menangani dua laporan sekaligus: satu dari korban terhadap FH, dan satu lagi dari FH terhadap orang-orang yang mengamankannya, termasuk dua warga Jimbaran yang kini telah diamankan.

Status Tersangka dan Proses Hukum

Kompol Sukadi menjelaskan bahwa FH dan dua warga lainnya masih dalam status penahanan. Pihak kepolisian sedang melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi untuk menentukan status hukum para tersangka. Dari video yang beredar, terlihat bahwa kedua warga tersebut ikut melakukan kekerasan terhadap FH.

Kesimpulan

Peristiwa ini menunjukkan pentingnya menjaga ketertiban di jalan umum dan menghindari konflik yang bisa memicu kekerasan. Selain itu, kasus ini juga menjadi peringatan bagi masyarakat untuk tidak mudah terpancing emosi, terlebih dalam situasi yang sudah memanas.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan