25 Tahun KSDS Jabar: Antologi Kata yang Menggugah

25 Tahun KSDS Jabar: Antologi Kata yang Menggugah

Perayaan 25 Tahun Komunitas Sastra Dewi Sartika

Komunitas Sastra Dewi Sartika (KSDS) Jawa Barat merayakan ulang tahun ke-25 dengan meluncurkan buku puisi Rahim Kata, yang merupakan kumpulan puisi berjudul “Self Healing” dari tiga kota dan dua negara. Peluncuran buku ini dilaksanakan di Auditorium Bandung Creative Hub (BCH), Jalan Laswi, Bandung, pada 19 Desember 2025. Acara tersebut juga dirangkai dengan pentas rampak puisi dan diskusi sastra.

Antologi Rahim Kata adalah hasil kolaborasi antara KSDS Jawa Barat dengan Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia (Prodi BSI) FPBS Universitas Pendidikan Indonesia Bandung. Program ini menginisiasi pelatihan penulisan puisi bagi ibu rumah tangga sebagai sarana self healing melalui aktivitas kreatif.

Pelatihan penulisan puisi dilakukan secara bertahap sejak September 2025 di tiga kota, yaitu Bandung, Yogyakarta, dan Seoul, Korea Selatan. Kegiatan ini melibatkan KSDS Jawa Barat, Komunitas Akar Indonesia Yogyakarta, dan Komunitas Changjak 21 Seoul. Para penyair dari ketiga komunitas tersebut menjadi tutor pendamping bagi peserta pelatihan.

Fokus pada Kesehatan Psikologis Ibu Rumah Tangga

Ketua Tim PKM Nenden Lilis Aisyah menjelaskan bahwa ibu rumah tangga sering mengalami tekanan psikologis akibat beban peran yang mereka jalani. Melalui pelatihan menulis puisi, para peserta diberi ruang untuk mengekspresikan pengalaman dan perasaan mereka secara kreatif.

“Menulis puisi menjadi salah satu cara meminimalkan stres. Ibu rumah tangga dapat menuangkan kegelisahan, harapan, dan refleksi hidupnya dalam bentuk karya sastra,” ujar Nenden Lilis. “Saya berharap, dengan membiasakan menulis, ibu rumah tangga dapat melerai stresnya, dengan cara yang kreatif dan produktif.”

Puisi-puisi dalam antologi ini tidak hanya menggambarkan problematika domestik, tetapi juga menyentuh aspek religius, sosial, hingga filosofis. Bagi para ibu rumah tangga dari Seoul, pelatihan dilakukan secara daring bekerja sama dengan Komunitas Changjak 21. Sementara di Bandung dan Yogyakarta, pelatihan dilakukan dengan tatap muka. Model pelaksanaan ini menunjukkan bahwa sastra mampu menjembatani jarak geografis dan budaya.

Konsistensi dalam Berkarya

Peluncuran antologi Rahim Kata merupakan bagian dari peringatan ulang tahun ke-25 KSDS Jawa Barat. Dalam acara tersebut, anggota KSDS membacakan puisi-puisi karya mereka, termasuk puisi karya peserta pelatihan PKM.

Ketua KSDS Jawa Barat Tetet Cahyati menyatakan bahwa KSDS selama ini konsisten mendorong anggotanya untuk terus berkarya dan menerbitkan karya sastra. Namun, penerbitan antologi bersama kali ini memiliki makna khusus karena melibatkan penulis dari latar belakang yang lebih beragam.

“Pada usia perak ini, KSDS kembali meluncurkan antologi bersama. Yang membanggakan, buku ini juga memuat puisi-puisi karya ibu rumah tangga peserta pelatihan,” ujar Tetet. Ia menambahkan bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi KSDS dalam menjadikan sastra sebagai sarana pembelajaran, pemberdayaan, dan penguatan budaya. Kehadiran suara-suara baru dari kalangan ibu rumah tangga dinilai memperkaya khazanah sastra Indonesia.

Acara yang Meriah dan Berkesan

Acara peringatan 25 tahun KSDS dan peluncuran antologi Rahim Kata juga dimeriahkan oleh musikalisasi puisi “Tarian Ilalang” karya Katherina Achmad dan “Serenade Cinta” karya Tetet Cahyati. Selain itu, digelar diskusi antologi yang menghadirkan Profesor Dr Chye Retty Isnendes, M Hum dan Dr Yostiani Noor Asmi sebagai narasumber, dengan Memen Durachman sebagai moderator.

Di tengah kehidupan modern yang sering kali mengabaikan sastra, kegiatan KSDS justru menegaskan keberlanjutan peran sastra sebagai ruang pemulihan, perlawanan batin, dan penguatan identitas. Perayaan 25 tahun KSDS yang dirangkai dengan peluncuran buku Rahim Kata, sejatinya menjadi penanda bahwa sastra bukan hanya wilayah estetik, melainkan juga praksis kultural yang hidup dan membumi.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan