
Ringkasan Berita:
- 3 anggota keluarga di Jakarta Utara yang ditemukan meninggal dunia karena keracunan sianida?
- Kriminolog Universitas Indonesia, Adrianus Meliala, menduga kematian sekeluarga ini kemungkinan akibat keracunan bahan kimia, seperti sianida.
- Pihak kepolisian saat ini belum dapat menyimpulkan penyebab kematian dan dugaan keracunan masih dalam tahap pendalaman.
nurulamin.pro - Tiga anggota keluarga ditemukan tewas di sebuah rumah kontrakan di Jalan Warakas VIII Gang 10, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Jumat (2/1/2026) siang.
Korban terdiri dari seorang ibu berinisial S (50), anak perempuan AA (27), dan anak laki-laki AA (13).
Sementara satu anak lainnya ditemukan dalam kondisi kritis dan segera dilarikan ke rumah sakit.
Dikutip dari Kompas.com, seorang kriminolog buka suara dan membongkar dugaan penyebab meninggalnya 3 anggota keluarga di Jakarta Utara ini.
Kondisi Mulut Berbusa
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar mengatakan, para korban pertama kali ditemukan oleh salah satu anak S yang baru pulang kerja.
Saat membuka pintu rumah, saksi mendapati keluarganya dalam kondisi tidak sadarkan diri dengan mulut berbusa.
Mendapati hal itu, saksi langsung meminta bantuan warga dan mengevakuasi korban yang masih hidup ke rumah sakit.
Ketiga jenazah ditemukan di lokasi berbeda dalam rumah kontrakan, yakni di kamar-kamar dan ruang tamu, dengan adanya ruam merah pada beberapa bagian tubuh.
Meski begitu, penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan dokter forensik.
Kondisi mulut berbusa tidak ditemukan pada korban yang kritis, dan tim medis masih memeriksa kemungkinan adanya gejala serupa pada tubuhnya.
Kriminolog Ungkap Dugaan Keracunan Sianida
Hingga Jumat malam, polisi masih melakukan olah TKP dan mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk botol minuman dan bungkus sisa makanan, yang akan diperiksa lebih lanjut bersama Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor).
Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk dua anggota keluarga korban.
Kriminolog Universitas Indonesia, Adrianus Meliala, menduga kematian sekeluarga ini kemungkinan akibat keracunan bahan kimia, seperti sianida, berdasarkan kondisi jasad korban.
“Tampak mulut berbusa dan tubuh melepuh, ciri-ciri terkena racun kimia,” ujarnya.
Meski demikian, Adrianus menekankan dugaan ini belum bisa dipastikan dan kepastian penyebab kematian baru bisa diketahui setelah hasil laboratorium keluar.
Kasat Reskrim Onkoseno menegaskan bahwa pihak kepolisian saat ini belum dapat menyimpulkan penyebab kematian dan dugaan keracunan masih dalam tahap pendalaman.
Jenazah Sudah Diotopsi
Jenazah ibu dan dua anaknya yang ditemukan tewas di sebuah rumah kontrakan di Jalan Warakas VIII Gang 10, Kelurahan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, telah selesai diotopsi.
Hal ini dikonfirmasi Kepala Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Brigjen Pol Prima Heru, pada Sabtu (3/1/2026).
“Jenazah sudah diautopsi dan sudah diserahkan,” ujar Heru saat dikonfirmasi.
Meski demikian, Heru belum bisa menjelaskan penyebab pasti kematian ketiga korban. Ia menyebut pihak rumah sakit masih menunggu hasil pemeriksaan toksikologi untuk menentukan penyebab tewasnya.
(nurulamin.pro/Talitha)
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar