3 berita populer Padang: Kabau Sirah tumbang, kucing terjebak dan buka tutup Sitinjau Lauik

nurulamin.pro, PADANG –Simak sejumlah informasi menarik seputar Kota Padang yang dirangkum dalam populer Padang setelah tayang 24 jam terakhir di nurulamin.pro.

Pertama, Semen Padang FC harus menelan pil pahit setelah takluk 2-3 dari tamunya, Persis Solo, pada lanjutan pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026, Minggu (11/1/2026).

Bermain di hadapan pendukung sendiri, Kabau Sirah gagal memaksimalkan sejumlah peluang emas.

Kedua, Damkar Kota Padang mengevakuasi seekor kucing yang terjebak di rolling door di sebuah toko di Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat, Minggu (11/1/2026) pagi.

Diketahui bahwa petugas mengevakuasi kucing tersebut menggunakan tongkat jerat di area sempit dalam rolling door di Jalan Damar Nomor 52, Kelurahan Banda Olo.

Ketiga, arus lalu lintas di kawasan Sitinjau Lauik, jalur penghubung Kota Padang dan Kota Solok, pada Minggu (11/1/2026) dilaporkan ramai lancar meski di beberapa titik masih diberlakukan sistem buka tutup jalan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun nurulamin.pro, kendaraan dari arah Padang menuju Solok maupun sebaliknya sudah bisa melintas dua arah.

Simak selengkapnya berikut ini:

1. Semen Padang FC Tumbang di Kandang, Dejan Antonic: Kami Harus Malu

Semen Padang FC harus menelan pil pahit setelah takluk 2-3 dari tamunya, Persis Solo, pada lanjutan pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026, Minggu (11/1/2026).

Bermain di hadapan pendukung sendiri, Kabau Sirah gagal memaksimalkan sejumlah peluang emas.

Dua kesempatan penalti yang diperoleh pada babak pertama tak mampu dimanfaatkan secara optimal, hingga akhirnya tiga poin jatuh ke tangan tim tamu.

Pelatih Semen Padang FC, Dejan Antonic, tak menutupi rasa kecewanya seusai pertandingan.

Ia bahkan menyebut kekalahan tersebut sebagai hasil yang memalukan, terutama karena performa tim menurun drastis pada babak kedua.

“Dari saya pribadi, saya sangat kecewa dengan hasil pertandingan tadi. Kita semua harus malu dengan hasil kali ini,” tegas Dejan dalam sesi jumpa pers usai laga.

Dejan menilai, pada babak pertama anak asuhnya sebenarnya tampil cukup baik dan mampu menciptakan sejumlah peluang berbahaya.

Namun, kegagalan mengeksekusi penalti membuat momentum kemenangan gagal diamankan.

“Di babak pertama kita dapat penalti, yang pertama tidak gol, yang kedua hampir tidak gol. Selain itu masih ada beberapa kesempatan lain yang juga tidak bisa kita optimalkan,” ujarnya.

Situasi justru memburuk pada babak kedua.

Dejan menyebut para pemain tampil di luar rencana yang telah disepakati di ruang ganti.

Ia menyoroti banyaknya kesalahan individu serta minimnya kerja sama antarpemain.

“Di babak kedua kita tidak bermain seperti yang sudah direncanakan. Ada beberapa keputusan yang dibuat sendiri oleh pemain. Banyak kesalahan dan lebih mementingkan diri sendiri,” kata Dejan.

Ia mengaku terkejut dengan sikap pemain setelah turun minum.

Menurutnya, permainan Semen Padang FC di babak pertama sudah berada di jalur yang benar, namun berubah drastis pada paruh kedua.

“Babak pertama saya rasa permainan kita sangat baik. Tapi di babak kedua kita masuk terlalu santai, seperti tidak ada semangat. Gol kedua dan ketiga itu sangat mudah, bahkan gol ketiga seperti dibiarkan saja,” ungkapnya.

Terkait eksekusi penalti, Dejan menegaskan bahwa penendang sudah ditentukan sebelum pertandingan dimulai dan tidak ada paksaan dari tim pelatih.

“Sebelum pertandingan sudah ditentukan siapa penendang penalti. Stewart mengajukan diri pertama, kemudian Irsyad. Saya tidak pernah memaksakan,” jelasnya.

Meski demikian, Dejan menolak anggapan kegagalan penalti memengaruhi mental pemain.

Ia menegaskan seluruh pemain adalah profesional, namun menilai sikap dan mental bertanding pada babak kedua jauh dari harapan.

“Kegagalan penalti tidak membuat mental pemain turun. Mereka profesional. Tapi saya sangat tidak suka dengan performa tim, terutama di babak kedua,” katanya.

Dejan juga mengirimkan pesan tegas kepada para pemain agar menunjukkan komitmen penuh dalam membela Semen Padang FC di tengah situasi sulit yang dihadapi tim.

“Kalau tidak punya hati bermain di Semen Padang FC, lebih baik cari tim lain. Situasi kita sangat parah dan sulit. Kita butuh pemain yang kuat di sini,” ujarnya.

Sementara itu, pemain Semen Padang FC, Zidane, mengakui kekecewaan mendalam atas hasil tersebut.

Ia menyebut seluruh tim tidak puas dengan performa yang ditampilkan.

“Kita belum mendapatkan hasil maksimal. Saya kecewa, rekan-rekan kecewa, staf pelatih juga kecewa. Ini bukan hasil yang kita harapkan,” kata Zidane.

Usai kekalahan ini, Dejan memastikan timnya akan segera melakukan evaluasi menyeluruh sebagai persiapan menghadapi putaran kedua kompetisi.

“Besok kita harus evaluasi dan bicara dengan semua yang bekerja di sini. Kita harus perbaiki secepatnya,” pungkasnya.

Kekalahan tersebut kian memperberat langkah Semen Padang FC di klasemen sementara BRI Super League 2025/2026 dan menjadi pekerjaan rumah besar bagi Kabau Sirah untuk bangkit pada laga-laga berikutnya.

2. Damkar Kota Padang Evakuasi Kucing Terjebak Rolling Door di Banda Olo

Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang mengevakuasi seekor kucing yang terjebak di rolling door di sebuah toko di Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat, Minggu (11/1/2026) pagi.

Diketahui bahwa petugas mengevakuasi kucing tersebut menggunakan tongkat jerat di area sempit dalam rolling door di Jalan Damar Nomor 52, Kelurahan Banda Olo.

Petugas Damkar tidak hanya menindaklanjuti terkait kejadian kebakaran.

Akan tetapi juga melakukan penyelamatan penyelamatan nonkebakaran atau membantu masyarakat dalam kondisi darurat.

Berdasarkan laporan yang diterima, saksi melihat seekor kucing berada di bagian area sempit antara dinding dan rolling door toko.

Saksi kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk meminta bantuan evakuasi.

Menindaklanjuti laporan tersebut, satu unit armada Damkar langsung diberangkatkan petugas.

Kepala Bidang Sarana dan Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Rinaldi, mengatakan petugas berangkat pada pukul 08.29 WIB dan tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 08.35 WIB.

"Proses evakuasi berlangsung lancar dan selesai pada pukul 09.05 WIB," ujar Rinaldi.

Sebanyak sembilan personel Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penyelamatan.

"Kucing berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat tanpa terluka," sebutnya.

Saksi sekaligus pelapor dalam kejadian ini bernama Riko Primadona (31), seorang pegawai toko yang berada di lokasi saat kejadian.

Petugas menyebutkan, situasi di lokasi relatif aman dan tidak terdapat kendala berarti selama proses evakuasi berlangsung.

Damkar Kota Padang mengimbau masyarakat untuk tidak ragu menghubungi layanan darurat Padang Sigap 112 apabila membutuhkan bantuan penyelamatan, baik terkait kebakaran maupun kejadian darurat lainnya.

3. Kondisi Arus Lalu Lintas di Sitinjau Lauik Ramai Lancar, Diberlakukan Buka Tutup di Sejumlah Titik

Arus lalu lintas di kawasan Sitinjau Lauik, jalur penghubung Kota Padang dan Kota Solok, pada Minggu (11/1/2026) dilaporkan ramai lancar meski di beberapa titik masih diberlakukan sistem buka tutup jalan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun nurulamin.pro, kendaraan dari arah Padang menuju Solok maupun sebaliknya sudah bisa melintas dua arah.

Namun, arus lalu lintas mengalami perlambatan akibat adanya aktivitas crane yang parkir di salah satu titik jalan, tepatnya setelah Kelok Banto dari arah Padang.

Salah seorang pengendara, Roby, mengatakan bahwa kendala utama terjadi di lokasi crane tersebut sehingga menyebabkan antrean kendaraan cukup panjang, khususnya dari arah Solok menuju Padang. 

“Untuk jalur Sitinjau sebenarnya sudah bisa dilewati dua arah. Tapi di titik crane itu masih buka tutup, jadi antreannya lumayan panjang dari dua arah,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota Satuan Lalu Lintas Polda Sumatera Barat, Iptu Yasliman, menjelaskan bahwa secara umum kondisi lalu lintas di Sitinjau Lauik pada pagi hari terpantau ramai lancar. 

Petugas kepolisian tetap disiagakan di sejumlah titik rawan untuk mengatur arus kendaraan dan memastikan keselamatan pengguna jalan.

“Pada pagi hari ini, arus lalu lintas dari Padang menuju Solok dan dari Solok menuju Padang terpantau ramai lancar," katanya.

"Meski demikian, di beberapa lokasi masih dilakukan pengaturan buka tutup,” tambahnya.

Ia mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati, mematuhi rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas yang bertugas di lapangan. 

Pengendara juga diminta untuk mengutamakan keselamatan mengingat kondisi jalan Sitinjau Lauik yang memiliki medan berkelok dan rawan kecelakaan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dan selalu mengutamakan keselamatan selama berkendara,” pungkasnya.(*)

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan