Informasi Menarik Seputar Kota Padang
Kota Padang, yang terletak di Sumatera Barat, kembali menjadi pusat perhatian masyarakat menjelang pergantian Tahun Baru 2026. Berikut beberapa informasi menarik yang telah dirangkum.
Suasana Pantai Padang Saat Pergantian Tahun
Pantai Padang mulai dipadati oleh warga sejak pukul 18.00 WIB pada malam pergantian tahun. Mereka datang bersama keluarga dan anak-anak untuk menikmati suasana sore hingga malam di sepanjang bibir pantai. Namun, arus lalu lintas menuju kawasan Pantai Padang diberlakukan sistem satu arah oleh pihak kepolisian. Banyak persimpangan ditutup, termasuk di sepanjang Jalan Masjid Al-Hakim di Samudera hingga pintu keluar di Simpang Hotel Pangeran.
Di sisi lain, masyarakat terlihat duduk santai di bibir pantai, sebagian bermain bersama anak-anak mereka. Meski demikian, keramaian tidak sebesar tahun sebelumnya karena tidak ada perayaan resmi dari pemerintah. Salah seorang pedagang, Indra Syafar, mengungkapkan bahwa suasana lebih sepi dibandingkan Tahun Baru 2025 lalu.
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, mengimbau masyarakat agar menyambut malam pergantian Tahun Baru 2026 dengan penuh kesederhanaan dan empati. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sumbar akan menggelar doa dan zikir bersama di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi pada malam pergantian tahun.
Warga Terdampak Banjir Meminta Penanganan Segera
Warga terdampak banjir bandang di Kelurahan Tabing Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo, meminta pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi banjir yang terus berulang sejak akhir November 2025 lalu. Salah seorang warga, Ibet (50), mengaku rumahnya telah terendam banjir sebanyak lima kali sejak peristiwa banjir bandang pada 27 November 2025 lalu.
Menurutnya, sedikitnya lebih dari 60 rumah di kawasan tersebut terdampak setiap kali hujan lebat mengguyur Kota Padang selama satu hingga dua jam. Ketika air kembali naik, Ibet dan keluarganya tidak sempat mengungsi ke tempat lebih tinggi dan memilih bertahan di atas plafon rumah.
Warga juga mengungsi ke atap rumah saat banjir kembali melanda. Hingga kini, Ibet dan sejumlah warga terdampak lainnya belum mendapatkan hunian sementara (huntara) meski banjir terus berulang.
Arang Laris di Akhir Tahun 2025
Menjelang pergantian tahun 2025 menuju 2026, permintaan arang di Pasar Raya Padang meningkat signifikan. Para pedagang bahkan memilih buka hingga malam hari demi melayani warga yang bersiap menggelar bakar-bakar pada malam pergantian tahun.
Pedagang di Blok I Pasar Raya Kota Padang, Raful, mengatakan pihaknya menyediakan arang siap pakai, yang dijual per kantong. Ia memprediksi penjualan arang akan meningkat hingga malam jelang tahun baru 2026 nanti. Untuk harga, ia menegaskan tetap sama dengan hari biasa, yaitu Rp10.000 per kantong.
Raful menyebut penjualan arangnya kembali meningkat jelang pergantian tahun dari 2025 menuju 2026. Ia sudah berhasil menjual sebanyak 200 kantong plastik arang siap pakai.



Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar