
Berita Populer Sulawesi Utara yang Membuat Heboh
Berikut adalah tiga berita populer di Sulawesi Utara yang menjadi perhatian masyarakat. Berita-berita ini mencerminkan situasi terkini dan masalah yang sedang dibahas oleh warga setempat.
1. Kisah Cinta Evia Maria Mangolo, Mahasiswi Unima yang Meninggal di Tomohon
Evia Maria Mangolo, mahasiswi Universitas Negeri Manado (Unima) yang meninggal secara tak wajar di kos Tomohon, Sulawesi Utara (Sulut), ternyata memiliki tambatan hati. Ketsia, tante korban, mengungkapkan bahwa Evia sudah memiliki pacar. Sang pacar saat ini bertugas di Papua. Keduanya direncanakan akan tunangan setelah Evia lulus kuliah.
Menurut Ketsia, Evia pernah mengantar pacarnya naik kapal di Bitung. Selain itu, ia juga pernah membagikan foto sang pacar di media sosial. Informasi ini menunjukkan bahwa Evia memiliki hubungan cinta yang serius dengan kekasihnya.
2. Perbedaan Keterangan antara Unima dan Polisi Mengenai Danny Masinambow
Universitas Negeri Manado (Unima) Tondano, Minahasa, Sulawesi Utara, membebastugaskan Danny Masinambow sebagai dosen di kampus tersebut. Danny Masinambow dibebastugaskan menyusul viralnya dugaan kasus kekerasan seksual terhadap mahasiswi bernama Evia Maria (21). Evia merupakan mahasiswi Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) Unima asal Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara.
Evia Maria ditemukan meninggal dunia secara tidak wajar di kamar indekosnya di Kelurahan Matani Satu, Kecamatan Tomohon Tengah, Kota Tomohon, pada Selasa (30/12/2025). Peristiwa ini sontak menjadi sorotan warga Sulut. Bukan hanya soal kematian tak wajar Evia Maria, namun juga terkait dugaan kasus pelecehan yang menyeret nama Unima.
Menanggapi kasus tersebut, Unima menyatakan telah mengambil langkah cepat dengan melakukan pemeriksaan internal terhadap Danny Masinambow. Pemeriksaan dilakukan pada Rabu (31/12/2025), sebelum akhirnya pihak kampus memutuskan untuk membebastugaskan Danny Masinambow dari aktivitas mengajar.
3. Sebelas Tahanan Kasus Penembakan di PETI Ratatotok Minahasa Tenggara Dilimpahkan ke Polda Sulut
Sebelas orang tahanan terkait kasus penembakan di lokasi Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Nibong, Kecamatan Ratatotok, telah dilimpahkan oleh Polres Minahasa Tenggara kepada Polda Sulawesi Utara. Hal itu diungkap oleh Kapolres Minahasa Tenggara AKBP Handoko Sanjaya, Jumat (2/1/2026).
“Hari ini (kemarin) Polres Minahasa Tenggara melimpahkan 11 tahanan kasus penembakan di Ratatotok ke Polda Sulut,” kata AKBP Handoko Sanjaya. Tahanan diberangkatkan dari Polres Minahasa Tenggara menuju Polda Sulawesi Utara pada pukul 15.00 Wita. Saat itu, ada pengawalan ketat oleh personel Sat Brimob Polda Sulut dan personel Sat Reskrim Polres Minahasa Tenggara.
Pada kesempatan tersebut, Polres Mitra juga melaksanakan pelepasan Pasukan BKO Sat Brimob dan Samapta ke Polda Sulawesi Utara. AKBP Handoko Sanjaya mengapresiasi seluruh personel BKO Sat Brimob dan Dit Samapta Polda Sulut. “Terima kasih kepada seluruh personel BKO Sat Brimob dan Dit Samapta Polda Sulut yang telah bersinergi bersama personel Polres Minahasa Tenggara dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Minahasa Tenggara,” lanjut Kapolres.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar