
Kejadian Mengancam Nyawa di Sulawesi Utara, Mulai dari Kecelakaan hingga Balap Liar
Sepekan terakhir, wilayah Sulawesi Utara (Sulut) kembali dihebohkan oleh sejumlah kejadian mengancam nyawa. Berbagai insiden yang terjadi menarik perhatian warga setempat dan menjadi topik pembicaraan hangat di media sosial. Berikut adalah rangkuman berita mengenai kejadian-kejadian tersebut.
1. Jalan Provinsi di Kabupaten Minut Rusak, Seorang Siswa Alami Kecelakaan hingga Warga Mengeluh
Beberapa titik jalan provinsi di Kabupaten Minahasa Utara (Minut), khususnya di ruas Ir Soekarno, mengalami kerusakan parah. Lubang-lubang besar yang ada di jalan tersebut menimbulkan kecelakaan, salah satunya menimpa seorang siswa SD. Kecelakaan terjadi pada Senin (8/12/2025) di Kelurahan Airmadidi Atas, Kecamatan Airmaidi, dekat Cafe Haruka.
Dua lubang besar terpantau di lokasi kejadian. Satu di antaranya ditutup dengan ranting pohon pasca kecelakaan, sementara yang lain masih tergenang air. Warga sekitar mengeluhkan kondisi jalan yang tidak diperbaiki dan sangat berbahaya bagi pengguna jalan.
2. Kecelakaan di Jalan Raya AKD Kotamobagu Sulawesi Utara, Mobil Mikro Terjun ke Jurang 30 Meter
Pada Rabu (10/12/2025), sebuah mobil angkutan penumpang jenis mikro dengan nomor polisi DB 1520 DK mengalami kecelakaan serius. Mobil tersebut terjun ke jurang dengan kedalaman lebih dari 30 meter di Jalan Raya AKD, Kotamobagu, Sulawesi Utara.
Kondisi kendaraan terlihat rusak parah dan terbalik. Dugaan sementara menyebutkan bahwa kecelakaan terjadi pada pagi hari. Banyak warga dan pengendara yang melintas berhenti untuk melihat kondisi mobil dan mengambil foto. Beberapa warga juga memberikan dugaan tentang arah datangnya kendaraan sebelum kejadian.
3. Kronologi Kecelakaan Maut di Boulevard Tondano, 1 Orang Tewas 2 Luka-luka, Diduga Hendak Balap Liar
Pada Kamis (11/12/2025) sekitar pukul 01.00 WITA, terjadi kecelakaan lalu lintas berujung maut di Jalan Boulevard Tondano, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Lokasi kejadian berada di perempatan antara Jalan Boulevard wilayah Kelurahan Koya dan Roong Tondano.
Insiden ini melibatkan tiga sepeda motor dan menewaskan satu pemuda, sementara dua orang lainnya luka-luka. Kasat Lantas Polres Minahasa, AKP Sumaaty Pontoan, membenarkan kejadian ini melalui Kasi Humas Iptu Michael Siwu. Diduga kuat kecelakaan ini disebabkan oleh aksi balap liar sekelompok anak muda.
4. Warga Mengeluh, Jalur Pedestarian di Depan Polresta Manado Makan Korban, Sudah Ada yang Masuk Lubang
Warga Manado, Sulawesi Utara, mengeluhkan adanya lubang di jalur pedestrian di depan kantor Polresta Manado. Lubang-lubang tersebut telah memakan korban, dengan beberapa warga pernah terjatuh saat malam hari.
Menurut amatan Tribunmanado.com, Jumat (12/12/2025), jalur pedestrian itu masih memiliki beberapa lubang yang belum ditutup. Tidak ada tanda peringatan atau tali pengaman, sehingga sangat berisiko bagi pejalan kaki. Salah satu pedagang di sekitar area tersebut, Irlen, mengatakan bahwa sudah ada warga yang jatuh waktu malam.
Kesimpulan
Banyaknya kejadian mengancam nyawa di Sulawesi Utara dalam seminggu terakhir menunjukkan pentingnya penanganan infrastruktur jalan dan pengawasan lalu lintas. Dari kecelakaan akibat jalan rusak hingga balap liar, semua ini menjadi peringatan agar masyarakat lebih waspada dan pihak berwenang segera melakukan tindakan.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar