
ACEH UTARA, nurulamin.pro - Tiga jenazah korban banjir kembali ditemukan di Kabupaten Aceh Utara, Sabtu (3/1/2026). Penemuan tersebut membuat total korban jiwa bertambah menjadi 229 orang.
Tiga jenazah tersebut ditemukan di Kecamatan Langkahan dan Kecamatan Muara Batu. Kabupaten Aceh Utara menjadi daerah dengan korban jiwa terbanyak dalam bencana banjir Sumatera tersebut.
Hingga kini, sebanyak enam orang dilaporkan masih hilang. Sementara 67.876 jiwa mengungsi di 210 titik penampungan di seluruh kabupaten.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Kabupaten Aceh Utara, Halidi menyatakan, tim gabungan masih terus mencari jenazah.
Titik pengungsian terbanyak berada di Kecamatan Tanah Jambo Aye (54 titik), Langkahan (50 titik), dan Sawang (33 titik).
Kebutuhan mendesak para pengungsi meliputi tenda keluarga, air bersih, perlengkapan dapur, popok bayi, kebutuhan bayi, kebutuhan wanita, dan perlengkapan ibadah.
Operasi SAR Berlanjut
Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil, melalui Halidi, menginstruksikan tim SAR Aceh Utara melanjutkan operasi pencarian jenazah meskipun banjir telah memasuki bulan kedua.
Diyakini masih ada korban yang tertimbun puing-puing kayu dan bangunan akibat banjir yang terjadi pada 26 November 2025.
"Jadi operasi SAR tetap dilakukan walau sudah memasuki dua bulan bencana banjir di Aceh Utara. Setiap hari ditemukan jenazah korban banjir sepanjang 39 hari terakhir ini," beber Halidi.
Sebelumnya, banjir merendam 25 kecamatan di Aceh Utara pada 26 November 2025.
Kabupaten tersebut mengalami kerusakan terparah dibanding daerah lain di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Saat ini, tercatat 226 korban jiwa dan enam orang dilaporkan hilang.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar