30 Ribu Orang dan 7.190 Kendaraan Pergi, Libur Nataru Berakhir

Arus Balik Wisatawan dari Bali Mulai Meningkat

Banyak wisatawan domestik yang menikmati liburan di Bali mulai kembali ke kampung halaman mereka. Mereka memilih untuk pulang karena pada Senin (5/1) nanti, banyak dari mereka akan kembali bekerja, sementara pelajar harus segera masuk sekolah.

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat bahwa pada awal 2026, sebanyak 30.600 orang penumpang dan 7.190 kendaraan menyeberang dari Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, ke Ketapang, Banyuwangi. Pergerakan penumpang dan kendaraan mulai ramai pada Kamis (1/1), yang menunjukkan kembalinya masyarakat untuk beraktivitas setelah libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 berakhir.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry, Heru Widodo, menjelaskan bahwa ASDP terus menjaga kesiapsiagaan operasional untuk mengantisipasi potensi peningkatan arus balik. Ia menambahkan bahwa awal Januari 2026 tidak hanya diwarnai arus balik wisatawan dari Bali ke Jawa, tetapi juga mulai meningkatnya pergerakan angkutan logistik.

"Kami memastikan kesiapan armada kapal feri dan optimalisasi pola operasional. Perlu penguatan layanan di lintasan utama Ketapang-Gilimanuk, agar arus kendaraan tetap terkendali, khususnya pada puncak arus balik Natal dan tahun baru," kata Heru Widodo.

Sekretaris PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Windy Andale, menyampaikan bahwa secara kumulatif sejak H-10 hingga H+7 libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, total penumpang dari Bali ke Jawa tercatat sebanyak 427.910 orang, dengan total kendaraan 121.364 unit. Sementara itu, total penumpang dari Jawa ke Bali mencapai 413.839 orang, dengan kendaraan 110.193 unit.

Menurut Windy Andale, kedisiplinan terhadap jadwal keberangkatan, kesiapan perjalanan serta kepatuhan terhadap arahan petugas menjadi kunci kelancaran arus balik Natal dan tahun baru. "Pengguna jasa juga kami imbau mewaspadai potensi cuaca ekstrem di lintasan Ketapang-Gilimanuk, demi keselamatan bersama," ujar Windy Andale.

Kesiapan Operasional untuk Menghadapi Arus Balik

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) telah melakukan persiapan yang matang untuk menghadapi arus balik. Dengan meningkatnya jumlah penumpang dan kendaraan, perusahaan ini terus memastikan kesiapan armada kapal feri dan pengoptimalan pola operasional. Hal ini dilakukan agar arus lalu lintas tetap lancar, terutama pada masa puncak arus balik.

Selain itu, pihak ASDP juga memberikan informasi penting kepada pengguna jasa tentang potensi cuaca ekstrem di lintasan Ketapang-Gilimanuk. Cuaca yang tidak menentu bisa berdampak pada keselamatan dan kelancaran perjalanan, sehingga pengguna jasa diminta untuk selalu waspada dan mematuhi arahan petugas.

Peningkatan Pergerakan Angkutan Logistik

Tidak hanya wisatawan yang kembali ke kampung halaman, pergerakan angkutan logistik juga mulai meningkat. Hal ini menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi dan perdagangan kembali pulih pasca-liburan. ASDP berupaya untuk memastikan bahwa layanan di lintasan utama tetap optimal, sehingga semua kendaraan dapat melintasi jalur tersebut dengan aman dan lancar.

Rekomendasi untuk Pengguna Jasa

Pengguna jasa diimbau untuk tetap memperhatikan jadwal keberangkatan dan menjaga kesiapan perjalanan. Selain itu, kepatuhan terhadap arahan petugas sangat penting dalam memastikan kelancaran arus balik. Dengan demikian, semua pengguna jasa dapat tiba di tujuan dengan aman dan nyaman.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan