379 Atlet Memeriahkan Kejuaraan Taekwondo Wali Kota Cup 2025 di Banjarmasin

379 Atlet Memeriahkan Kejuaraan Taekwondo Wali Kota Cup 2025 di Banjarmasin

Kejuaraan Taekwondo Wali Kota Cup 2025 Digelar Meriah di Banjarmasin

Kejuaraan Taekwondo Wali Kota Cup 2025 resmi bergulir dan berlangsung meriah di Borneo Indoor Futsal pada 1214 Desember 2025. Ajang bergengsi ini menjadi salah satu kompetisi taekwondo terbesar di Kalimantan Selatan, dengan 379 atlet dari 12 kabupaten/kota ikut ambil bagian.

Pembukaan kejuaraan dilakukan oleh Wali Kota Banjarmasin, HM Yamin, bersama Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Banjarmasin, Ibnu Sabil. Ibnu Sabil menyampaikan bahwa antusiasme atlet tahun ini meningkat signifikan, tidak hanya dari Banjarmasin, tetapi juga dari berbagai daerah lain di Kalsel.

Untuk kategori prestasi terdapat 220 atlet, sementara kategori festival diikuti 159 atlet. Totalnya 379 peserta dari 12 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan. Alhamdulillah pesertanya sangat banyak, bukan hanya atlet dari kota, tetapi juga dari berbagai kabupaten yang berpartisipasi, ujarnya.

Ia menegaskan bahwa penyelenggaraan kejuaraan seperti ini menjadi bukti keseriusan Pemerintah Kota Banjarmasin dalam pembinaan olahraga usia dini.

Harapan kita, kejuaraan-kejuaraan ini menjadi kegiatan rutin. Ini menunjukkan pemerintah kota benar-benar serius dalam pengaderan, pembibitan, dan penyelenggaraan kegiatan olahraga, salah satunya taekwondo, tambahnya.

Peringatan Hari Jadi Kota Banjarmasin

Sementara itu, Technical Delegate Taekwondo Indonesia (TI) Kalsel, Anjar Normatasari, mewakili Ketua TI Kalsel, Prigerhani Agustina, menjelaskan bahwa kejuaraan ini digelar dalam rangka peringatan Hari Jadi Kota Banjarmasin. Meski sempat tertunda karena kesibukan akademik peserta, event akhirnya tetap terlaksana pada Desember.

Awalnya hampir tidak jadi digelar karena banyak peserta ulangan sekolah dan ada yang mengikuti seleksi masuk PTN. Namun Wali Kota sangat berharap event ini tetap dilaksanakan. Bahkan jika sukses, tahun depan direncanakan dibuka untuk seluruh Kalimantan, ujarnya.

Anjar menambahkan bahwa kejuaraan ini digratiskan bagi seluruh peserta, sehingga kuota terbatas. Event ini gratis tanpa pungutan biaya sepeser pun, semua didukung oleh Dispora Kota Banjarmasin dan sponsor, termasuk dukungan besar dari Wali Kota. Hanya Kotabaru yang tidak ikut tahun ini, katanya.

Kategori Kompetisi dan Hadiah

Dalam kejuaraan ini, panitia mempertandingkan dua kategori utama, yaitu poomsae dan kyorugi. Poomsae meliputi kategori festival, kadet, dan prestasi junior. Kyorugi meliputi festival anak-anak, kadet, hingga junior prestasi. Panitia juga menyediakan hadiah untuk juara umum festival dan prestasi.

Harapan Masa Depan Atlet Taekwondo

Anjar berharap kejuaraan ini dapat melahirkan bibit-bibit atlet baru yang mampu bersinar di level lebih tinggi. Pesertanya banyak dari usia 9 tahun hingga junior, sehingga diharapkan lahir generasi baru yang nantinya menjadi atlet senior berprestasi. Apalagi mulai 2026, kejuaraan poomsae diprediksi semakin sering dipertandingkan setelah Indonesia meraih emas pertama di nomor tersebut. Ini momentum besar untuk menumbuhkan lebih banyak taekwondoin muda, pungkas Anjar.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan