4 destinasi wisata di Malinau Kaltara, sempurna untuk liburan akhir pekan

Wisata Alam Malinau: Empat Destinasi yang Cocok untuk Liburan Akhir Pekan

Kabupaten Malinau, yang terletak di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), berjarak sekitar 205 km dari Tanjung Selor, ibu kota provinsi tersebut. Perjalanan darat dari Tanjung Selor ke Malinau memakan waktu sekitar 6–7 jam, bisa menggunakan kendaraan pribadi atau bus DAMRI reguler. Di momen libur akhir pekan, ada beberapa objek wisata yang bisa menjadi pilihan bagi pengunjung yang ingin menikmati alam dan ketenangan.

Berikut ini empat destinasi wisata di Malinau yang cocok untuk dikunjungi:

1. Sungai Belayan


Lokasi pertama yang mudah dijangkau adalah Sungai Belayan di Kecamatan Malinau Utara. Berjarak sekitar 30 menit dari pusat kota, akses jalan ke tempat ini sudah cukup memadai untuk kendaraan roda dua maupun roda empat. Sungai Belayan menawarkan aliran air yang jernih dan landai, sehingga aman untuk anak-anak bermain air.

Fasilitas seperti gazebo, toilet, dan ruang ganti tersedia lengkap, dengan retribusi masuk yang terjangkau. Pengunjung dapat membayar Rp5.000 untuk motor dan Rp10.000 untuk mobil. Menurut Kepala Desa Belayan, Midun Haris, objek wisata ini masih relatif baru, sehingga pengelola akan terus menyempurnakan fasilitas agar nyaman bagi pengunjung.

2. Tane’ Olen Setulang


Bagi pecinta suasana hutan primer, Tane’ Olen Setulang di Kecamatan Malinau Selatan Hilir adalah pilihan tepat. Berjarak sekitar 35 kilometer atau satu jam perjalanan dari kota, kawasan ini merupakan hutan cadangan tradisional masyarakat Dayak Kenyah Oma Lung.

Daya tarik utama di lokasi ini adalah memberi makan ribuan ikan sungai serta trekking di bawah naungan pohon-pohon raksasa. Pengunjung juga bisa melihat langsung praktik konservasi hutan yang dijaga turun-temurun oleh masyarakat adat. Menurut pramuwisata Tane Olen, Yan, jumlah pengunjung pada momen Natal lalu mencapai 5 ribu orang.

3. Air Terjun Warod

Destinasi berikutnya adalah Air Terjun Warod di Desa Sembuak Warod. Tempat ini dikenal sebagai pemandian sungai alami dengan suasana tenang di bawah rimbunan pepohonan hutan. Karakter sungai berbatu dengan air jernih menjadikan lokasi ini cocok untuk piknik bersama keluarga.

Namun, karena fasilitas kuliner masih terbatas, pengunjung disarankan membawa bekal sendiri dari kota.

4. Air Terjun Seklibon

Bagi wisatawan berjiwa petualang, Air Terjun Seklibon di Kecamatan Mentarang layak dicoba. Meski perlu trekking hutan, rasa lelah terbayar dengan pemandangan kolam alami berwarna kehijauan yang dikelilingi tebing batu megah. Lokasi Air Terjun Seklibon kerap disebut surga tersembunyi karena keasriannya masih sangat terjaga.

Pengunjung disarankan menggunakan jasa pemandu lokal dari Desa Wisata Pulau Sapi agar perjalanan lebih aman.

Catatan Penting

Pengelola wisata di Malinau mengimbau masyarakat memperhatikan faktor cuaca sebelum berkunjung. Karena destinasi berbasis air, kewaspadaan terhadap debit sungai saat hujan deras di hulu menjadi kunci keselamatan.

Selain empat rekomendasi ini, masih banyak destinasi menarik lain di Malinau. Namun, jaraknya relatif lebih jauh dari pusat kota, sehingga pengunjung perlu menyesuaikan rencana perjalanan dengan kondisi cuaca dan waktu liburan.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan