
berita
, JAKARTA - Selamat pagi pembaca setia. Pada hari ini, kami sajikan berita terpopuler sepanjang Jumat (12/12) yang mencakup pengangkatan R1 hingga R5 yang sudah selesai tuntas, jumlah PPPK paruh waktu yang melebihi PNS, serta ada usulan tambahan dari Pemda. Simak selengkapnya!
Pengangkatan R1 hingga R5 di Jawa Tengah Selesai Tuntas
Pengangkatan R1, R2, R3, R4, dan R5 di provinsi Jawa Tengah (Jateng) telah selesai dilakukan. Hal ini terjadi setelah pemprov Jateng melantik sebanyak 13.111 honorer R1 hingga R5 menjadi PPPK paruh waktu pada Kamis, 11 Desember 2025.
Ketua Forum Guru Lulus Passing Grade Pendidikan Menengah (FGLPG Dikmen) Jateng, Nadzif Eko Nugroho, menyatakan kelegaannya setelah pemprov memutuskan mengangkat seluruh R1, R2, R3, R4, dan R5 yang tidak mendapatkan formasi PPPK penuh waktu menjadi PPPK paruh waktu.
Kebijakan pemprov Jateng ini, menurut Nadzif Eko, telah membantu honorer atau non-ASN dari ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK).
Jumlah PPPK Paruh Waktu Melebihi PNS di Jawa Tengah
Di lingkungan Pemprov Jawa Tengah (Jateng), jumlah Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan PPPK Paruh Waktu sudah melampaui PNS. Fakta tersebut terjadi setelah Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menyerahkan SK pengangkatan kepada 13.111 PPPK Paruh Waktu di Stadion Jatidiri, Semarang pada Kamis, 11 Desember 2025.
Sebelum adanya PPPK Paruh Waktu 2025, komposisi ASN di Pemprov Jateng lebih banyak PNS dibanding PPPK. Jumlah PPPK saat itu adalah 20.089, sedangkan jumlah PNS sebesar 29.849.
Shulhi Mengungkapkan Target Sertifikasi Guru Madrasah di NTB
Sebanyak 12 ribu guru madrasah negeri maupun swasta di bawah naungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), telah mendapatkan sertifikasi.
Kepala Kementerian Agama Kabupaten Lombok Timur, Shulhi, menyatakan bahwa pihaknya menargetkan seluruh guru madrasah sudah mendapatkan sertifikasi pada 2026. "Guru-guru madrasah tidak akan lagi merasa dianaktirikan dalam hal peningkatan kesejahteraan. Pemerintah berkomitmen menyelesaikan sertifikasi bagi seluruh guru madrasah, baik negeri maupun swasta di 2026 mendatang," ujar Shulhi di Lombok Timur, Kamis (10/12).
Pemda Pasaman Barat Usulkan Pengangkatan PPPK Paruh Waktu di Akhir Masa
Ternyata masih ada pemerintah daerah (pemda) yang baru mengusulkan pengangkatan honorer menjadi PPPK Paruh Waktu kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) pada Kamis 11 Desember 2025.
Pemda yang dimaksud adalah Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat. Bupati Pasaman Barat Yulianto menjelaskan bahwa pengajuan terbaru ini dilakukan setelah usulan sebelumnya tidak terverifikasi di aplikasi Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara (ASN) akibat ketidaklengkapan dokumen administrasi.
Gus Yahya Gagal Gelar Pleno Tandingan di PBNU
Kubu KH Yahya Cholil Staquf gagal menggelar rapat pleno di Kantor PBNU, Jakarta Pusat, Kamis (11/12). Sesuai undangan rapat dijadwalkan dimulai pukul 13.00 WIB, tetapi hanya beberapa orang yang tampak di lokasi.
Terlihat, terpasang banner bertuliskan Rapat Pleno PBNU di Aula Lantai 8. Akhirnya, panitia menurunkan banner tersebut dan menggantinya dengan bertuliskan Rapat Koordinasi.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar