5 Fakta Menarik Jarbua Terapon yang Perlu Diketahui

Fakta Menarik tentang Ikan Jarbua Terapon

Ikan adalah salah satu makhluk hidup yang paling beragam di bumi. Dari sekian banyak spesies ikan, ada satu yang cukup unik dan menarik untuk diketahui, yaitu jarbua terapon. Meskipun mungkin masih asing di telinga sebagian orang, ikan ini memiliki keunikan dan sifat-sifat yang patut diperhatikan. Mari kita simak beberapa fakta menarik tentang jarbua terapon.

1. Dideskripsikan pada Tahun 1700an


Jarbua terapon sudah dikenal sejak lama. Pada tahun 1745, ikan ini pertama kali dideskripsikan oleh dua ilmuwan, yaitu Peter Forsskl dan Carsten Niebuhr. Nama ilmiahnya, Terapon jarbua, berasal dari bahasa Arab, yaitu "Djarbua". Awalnya, ikan ini diberi nama Sciaena jarbua. Pada tahun 1816, Georges Cuvier membuat klasifikasi baru dengan genus Terapon dan mengubah nama ilmiah ikan tersebut menjadi seperti yang kita kenal saat ini.

2. Memiliki 1112 Duri di Sirip Punggung


Jarbua terapon merupakan ikan berukuran kecil dengan panjang sekitar 2536 sentimeter. Tubuhnya berwarna putih dengan corak garis hitam putih mirip zebra. Matanya besar dan bulat, serta memiliki duri di sirip atasnya. Ikan ini memiliki 1112 duri di sirip punggung dan beberapa duri lagi di sirip ekornya. Meskipun duri-duri tersebut tidak beracun, mereka bisa menusuk manusia dan menyebabkan luka yang nyeri. Jadi, harus berhati-hati saat menangkap atau memegang ikan ini.

3. Menghuni Laut Merah hingga Jepang


Jarbua terapon memiliki penyebaran yang luas. Ikan ini bisa ditemukan di Afrika, Laut Merah, dan Laut Arab. Selain itu, ia juga menghuni wilayah Asia Selatan dan Asia Tenggara, mulai dari India, Thailand, hingga Indonesia. Penyebarannya meluas lagi hingga ke Australia, Oseania, Cina, Korea, dan Jepang. Di alam liar, ikan ini aktif di siang hari dan sering berkelompok. Ikan ini tidak teritorial, tenang, namun akan agresif jika merasa terancam. Makanannya biasanya ikan kecil dan invertebrata.

4. Bisa Beradaptasi dengan Berbagai Tingkat Salinitas


Jarbua terapon termasuk spesies euryhaline, artinya ia sangat toleran terhadap perubahan salinitas air. Ikan ini bisa hidup di air tawar murni hingga perairan dengan salinitas hingga 70 persen. Karena kemampuan adaptasinya, jarbua terapon bisa tinggal di berbagai habitat, seperti sungai, danau, perairan payau, muara sungai, area karang, pesisir, hingga laut lepas. Ikan ini lebih sering beraktivitas di laut dan hanya sesekali masuk ke perairan air tawar. Habitat favoritnya adalah perairan dangkal yang tenang.

5. Kerap Dijual dalam Keadaan Segar


Jarbua terapon merupakan ikan yang bermanfaat bagi manusia. Ikan ini sering ditangkap, dimakan, dan dijual. Biasanya, ia dijual dalam kondisi segar atau sebagai ikan kering atau asin. Para nelayan menangkap ikan ini menggunakan teknik seperti memancing, menombak, atau menangkap dengan jaring. Selain itu, jarbua terapon juga mulai dipelihara oleh para pecinta ikan. Namun, popularitasnya sebagai ikan peliharaan masih kalah dibandingkan ikan hias lain yang lebih populer.

Kesimpulan

Semua fakta menarik tentang jarbua terapon membuktikan bahwa ikan ini merupakan spesies eksotis yang tidak kalah menarik dari ikan lain. Jangan meremehkan jarbua terapon hanya karena ukurannya kecil atau pamornya yang tidak sebesar ikan lain. Ikan-ikan yang kurang terkenal seperti ini perlu dilestarikan, populasi dan habitatnya harus dijaga agar tetap lestari.

Artikel Terkait

6 Ikan Unik yang Tidak Berenang Tapi Berjalan di Dasar Laut
7 Ikan Unik yang Memiliki Tanduk, Bukan Sekadar Hiasan!

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan