5 Hal Teratas: Australia Larang Anak Gunakan Media Sosial hingga Korban Bencana Sumatra 964

5 Hal Teratas: Australia Larang Anak Gunakan Media Sosial hingga Korban Bencana Sumatra 964

Berita Terkini yang Menarik untuk Diketahui

Pada Rabu (10/12/2025), berbagai berita menarik disajikan dalam rangkaian Top 5 News. Berikut adalah beberapa topik yang menjadi perhatian utama.

Australia Mengeluarkan Peraturan Baru Larangan Penggunaan Media Sosial bagi Anak di Bawah 16 Tahun

Australia mencatat sejarah baru dengan menjadi negara pertama di dunia yang memberlakukan larangan penggunaan media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun. Kebijakan tersebut resmi berlaku pada Rabu (10/12/2025) pukul 00.00 waktu setempat, dan memicu perubahan besar dalam tata kelola ruang digital negara itu.

Pemerintah menegaskan, langkah ini diambil untuk menekan risiko yang dihadapi anak-anak di dunia maya, termasuk paparan konten berbahaya dan pelacakan data. Platform besar seperti Facebook, Instagram, X, TikTok, YouTube, dan Snapchat diwajibkan memblokir pengguna di bawah 16 tahun atau berpotensi menghadapi denda yang sangat besar.

Jumlah Korban Tewas Perang Gaza Capai 70.366 Jiwa

Kementerian Kesehatan Gaza menyatakan, setidaknya 70.366 warga Palestina tewas dan 171.064 luka-luka hingga Selasa (9/12/2025). Jumlah itu akibat perang genosida Israel sejak Oktober 2023.

Pernyataan kementerian menyebutkan, enam warga Palestina yang terluka meninggal dunia dalam 24 jam terakhir di Gaza.

Update: Korban Meninggal Bencana Sumatra Mencapai 964 Jiwa

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan, berdasarkan data terbaru per Rabu (10/12/2025) sore, jumlah korban meninggal dunia akibat bencana di Sumatra Barat (Sumbar), Sumatra Utara (Sumut), dan Aceh menjadi 969 orang.

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengungkapkan terdapat penambahan jumlah korban meninggal dunia dibandingkan data sehari sebelumnya.

Bupati Lampung Tengah Terjaring OTT KPK

Bupati Lampung Tengah Ardito terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia pun sudah tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.

Ia tiba sekitar pukul 20.14 WIB. Sambil senyum-senyum, Ardito terlihat memakai topi putih sambil menjinjing koper besar dan tas kecil.

Aceh Menerima Bantuan dari Malaysia, Menhan: Itu Bukan Bantuan Negara Asing

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan, bantuan dari Malaysia dan China yang diterima Pemprov Aceh bukan termasuk bantuan dari negara asing. Bantuan tersebut, kata Sjafrie, bersifat personal dan ditujukan kepada Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem.

"Sebenarnya yang dimaksud itu adalah (bantuan) personal. Termasuk bantuan personal dari China kepada Mualem yang ingin mencari jasad-jasad dari para korban bencana," ujar Sjafrie ketika dikutip dari keterangan video, Rabu (10/12/2025).

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan