5 Kebiasaan Sore yang Bisa Gagalkan Diet


Pada suatu sore, saya pulang kerja dengan perut kosong. Rasa lapar membuat saya ingin memakan semua makanan yang ada di meja. Tanpa sadar, saya makan berlebihan dan keesokan harinya merasa bersalah karena berat badan naik. Fenomena ini ternyata dialami banyak orang, terutama mereka yang sedang berusaha menurunkan berat badan.

Ahli diet menjelaskan bahwa ada beberapa kebiasaan setelah jam 5 sore yang bisa mengganggu proses diet. Kebiasaan ini tampak sepele, tetapi memiliki dampak besar terhadap metabolisme dan kontrol kalori harian. Berikut adalah lima kebiasaan yang sering dilakukan dan efeknya terhadap tubuh:

Makan Berlebihan di Sore Hari

Ketika tubuh terlalu lapar, kita cenderung makan tanpa sadar hingga perut kenyang. Nicole Stefanow, MS, RDN menekankan pentingnya makan cukup di siang hari agar tidak terjadi overeating di malam hari. Refleksinya sederhana: jangan biarkan tubuh kelaparan, karena rasa lapar sering kali membuat kita kehilangan kendali.

Menghindari Karbohidrat Saat Makan Malam

Banyak orang takut pada karbohidrat, padahal yang penting adalah porsinya. Judy Barbe, MS, RD menyebut bahwa melewatkan karbohidrat justru bisa membuat kita mencari makanan lain yang lebih tinggi kalori. Karbohidrat bukan musuh, ia adalah bahan bakar otak dan tubuh, asalkan dikonsumsi dengan bijak.

Ngemil Langsung dari Bungkusnya

Kebiasaan ini membuat kita tidak sadar berapa banyak yang sudah dimakan. Ruth Houston menyarankan untuk selalu menyajikan camilan di piring agar lebih terkontrol. Saya sendiri pernah menghabiskan sebungkus keripik tanpa sadar saat menonton film. Sejak itu, saya belajar untuk menuangkan camilan secukupnya.

Begadang

Semakin larut kita terjaga, semakin besar peluang untuk ngemil. Melissa Mitri, MS, RDN menjelaskan bahwa kurang tidur membuat tubuh lebih mudah lapar dan cenderung makan berlebihan. Refleksinya jelas: tidur tepat waktu bukan hanya soal energi, tapi juga strategi menjaga berat badan.

Membuka Lemari Makanan Karena Bosan

Andrew Akhaphong, MS, RD, LD mengingatkan bahwa makan karena stres atau kebosanan bisa berujung pada konsumsi makanan tinggi kalori. Saya pernah melakukannya saat merasa jenuh bekerja. Padahal, rasa bosan bisa diatasi dengan aktivitas lain seperti membaca atau berjalan sebentar.

Melihat semua kebiasaan ini, saya jadi sadar bahwa diet bukan hanya soal apa yang kita makan. Lebih dari itu, diet adalah soal bagaimana kita mengatur rutinitas dan kebiasaan kecil sehari-hari. Sering kali kegagalan diet bukan karena makanan utama, melainkan karena camilan, begadang, atau rasa bosan yang tidak terkelola.

Menjaga tubuh bukan sekadar menahan lapar atau menghitung kalori. Ia adalah seni mengatur kebiasaan, memahami diri, dan melatih kesadaran. Dengan menghindari lima hal setelah jam 5 sore, kita sedang belajar disiplin sekaligus menghargai tubuh sebagai rumah yang harus dirawat.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan