5 Kota Metropolitan Terkini: Keluarga Tewas Diduga Keracunan - Viral PKL Dianiaya Preman

Berita Populer Metropolitan: Kematian Diduga Keracunan, Tabrakan Beruntun, dan Teror di Rumah DJ Donny

Berikut rangkuman berita populer metropolitan selama 24 jam terakhir:

1. Satu Keluarga Tewas Diduga Keracunan di Jakarta Utara, Kondisi Korban Mengeluarkan Busa

Sebuah insiden tragis terjadi di Kelurahan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Sebuah keluarga ditemukan tewas dalam kondisi yang mengkhawatirkan. Dugaan sementara menyebutkan bahwa para korban tewas karena keracunan, dengan kondisi mulut mengeluarkan busa.

Korban yang meninggal dunia adalah Siti Solihah (50), Afiah Al Adilah Jamaludin (27), dan Adnan Al Jabrar Jamaludin (13). Sedangkan satu anggota keluarga lainnya, Abdullah Syauqi Jamaludin (22), masih dalam kondisi kritis dan saat ini dirawat di RSUD Koja, Jakarta Utara.

Menurut informasi dari Kasi Humas Polres Metro Jakarta Utara Ipda Maryati Jonggi, penyelidikan sedang dilakukan oleh Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara dan Polsek Tanjung Priok. Kanit Resmob Iptu Seno Adji Pradana menjelaskan bahwa ketiga korban merupakan ibu dan dua anaknya. Insiden pertama diketahui saat salah satu anak korban pulang kerja dan menemukan ibunya dalam keadaan tidak sadarkan diri di dalam rumah.

2. 5 Kendaraan Tabrakan Beruntun di BSD City Dipicu Pertikaian Sepasang Kekasih

Insiden tabrakan beruntun melibatkan lima kendaraan terjadi di kawasan BSD City Jalan Letnan Sutopo, Serpong, Tangerang Selatan. Rekaman video menunjukkan beberapa mobil mengalami kerusakan parah. Sopir dan penumpang tampak terlibat cekcok di lokasi kejadian.

Kasat Lantas Polres Tangerang Selatan, Danny Trisespianto Arief Sutarman, membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Menurut keterangan AM (24), pengemudi Nissan Grand Livina, kecelakaan terjadi karena kurangnya konsentrasi akibat pertikaian kecil dengan kekasihnya di dalam mobil. Hal ini menyebabkan dia tidak melihat ke depan dan akhirnya terjadi kecelakaan beruntun.

3. DJ Donny Diteror Bangkai Ayam dan Bom Molotov, CCTV Ungkap Pelaku Selalu Dua Orang

DJ Donny, konten kreator sekaligus aktivis sosial, mengalami teror di rumahnya di Jakarta Timur. Rekaman CCTV menunjukkan bahwa pelaku selalu datang berdua. Aksi teror pertama terjadi pada 29 Desember 2025, saat istri DJ Donny menemukan paket mencurigakan di teras rumah.

Paket tersebut berisi bangkai ayam berwarna hitam dengan gorokan di leher, disertai kertas bertinta merah bernada ancaman. Isi pesan paling kuat berbunyi: “Kau akan jadi seperti ayam ini jika mulut dan medsosmu kelakuannya seperti binatang, jangan main-main.”

4. Penumpang Transjakarta Diduga Alami Pelecehan Seksual, Analis: Perlu Perhatian Khusus, Lapor Polisi

Seorang penumpang perempuan mengaku mengalami pelecehan seksual saat tertidur di bus Transjakarta rute Balai Kota-Pantai Maju. Saat itu, ia duduk bersebelahan dengan seorang penumpang pria bertopi yang tidak dikenalnya.

Melalui akun Instagram pribadinya, korban mengaku terkejut dan terbangun setelah merasakan bagian pahanya disentuh dan dielus oleh pria yang duduk di sebelahnya. Video yang diunggah kemudian viral dan memicu respons publik terhadap isu keamanan penumpang perempuan di transportasi umum.

Analis Kebijakan Transportasi, Azas Tigor Nainggolan, menegaskan bahwa tindakan kekerasan seksual seperti pelecehan seksual dalam layanan transportasi umum harus mendapat perhatian serius dari para operator atau pengelola layanan transportasi umum.

5. Viral PKL di BKT Jaktim Dianiaya dan Diintimidasi Preman, Korban Sempat Tangkis Pisau Pelaku

Viral di media sosial, seorang pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Banjir Kanal Timur (BKT), Duren Sawit, Jakarta Timur, dianiaya oleh sekelompok preman. Dalam video yang beredar, korban terlihat terluka di bagian hidungnya hingga mengeluarkan darah.

Korban juga diintimidasi oleh sekelompok pria yang diduga kuat sebagai preman. Kakak kandung korban, Suryanto, mengatakan bahwa adiknya juga terluka di bagian tangan setelah menangkis pisau yang hendak ditusukkan oleh pelaku. Ia telah melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan