51 rumah rusak akibat hujan deras dan angin kencang di Tulungagung, ini pernyataan BPBD

51 rumah rusak akibat hujan deras dan angin kencang di Tulungagung, ini pernyataan BPBD

Bencana Cuaca Ekstrem di Tulungagung, Puluhan Rumah Rusak

Pada Kamis sore, sejumlah wilayah di Kabupaten Tulungagung mengalami kerusakan pada puluhan rumah akibat hujan deras yang disertai angin kencang. Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyebutkan bahwa sedikitnya 51 rumah warga terdampak kerusakan. Kepala Pelaksana BPBD Tulungagung, Sudarmadji, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan asesmen awal untuk pendataan kerusakan dan penyaluran bantuan lanjutan.

Wilayah Terdampak

Dampak angin kencang tercatat terjadi di empat kecamatan, yaitu Besuki, Bandung, Kalidawir, dan Tanggunggunung. Hujan deras dengan intensitas tinggi terjadi pada pukul 17.00 WIB, yang memicu laporan bencana hidrometrologi dari beberapa wilayah. Total ada 51 rumah warga yang terdampak dengan kategori kerusakan ringan, terutama pada bagian atap yang terbuat dari asbes maupun genteng.

Di Desa Besole, Kecamatan Besuki, angin kencang merusak 30 rumah warga. Sementara di Desa Suruhan Lor, Kecamatan Bandung, tercatat dua rumah terdampak. Di Kecamatan Kalidawir, kerusakan terjadi pada empat rumah di Desa Kalibatur. Adapun di Kecamatan Tanggunggunung, angin kencang merusak tiga rumah di Desa Ngrejo dan 12 rumah di Desa Tenggarejo.

Proses Asesmen dan Bantuan Darurat

Sudarmadji menjelaskan bahwa hingga Jumat pagi, BPBD Tulungagung telah melakukan asesmen awal terhadap 26 rumah terdampak, sementara sisanya masih dalam proses pendataan lanjutan. "Petugas kami turun langsung ke lapangan untuk memastikan tingkat kerusakan sebagai dasar pengusulan bantuan. Proses asesmen masih berjalan," ujarnya.

Sebagai langkah penanganan awal, BPBD Tulungagung telah menyalurkan bantuan darurat berupa terpal dan sembako kepada warga terdampak. Terpal digunakan untuk menutup bagian atap rumah yang rusak guna mencegah kebocoran saat hujan. "Penanganan saat ini masih bersifat sementara. Bantuan lanjutan akan diusulkan setelah asesmen selesai," kata Sudarmadji.

Imbauan untuk Masyarakat

BPBD Tulungagung mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama hujan lebat yang disertai angin kencang, serta segera melaporkan kejadian kebencanaan kepada petugas setempat. Dengan adanya imbauan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih siap menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu.

Langkah-Langkah Penanganan Bencana

Beberapa langkah penanganan bencana telah dilakukan oleh BPBD Tulungagung, antara lain:

  • Asesmen Awal: Petugas turun langsung ke lokasi bencana untuk mengevaluasi tingkat kerusakan.
  • Bantuan Darurat: Penyaluran terpal dan sembako diberikan untuk membantu warga terdampak.
  • Pendataan Lanjutan: Proses pendataan kerusakan masih berlangsung agar bisa dipergunakan sebagai dasar pengajuan bantuan lebih lanjut.
  • Koordinasi dengan Pihak Terkait: BPBD bekerja sama dengan instansi lain untuk memastikan penanganan bencana yang efektif dan cepat.

Dengan upaya-upaya tersebut, diharapkan masyarakat dapat segera pulih dari dampak bencana dan kembali menjalani kehidupan normal.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan