54 Aplikasi Banyumas, Bupati Sadewo Minta Evaluasi Menyeluruh

54 Aplikasi Banyumas, Bupati Sadewo Minta Evaluasi Menyeluruh

Pemkab Banyumas Dorong Pengembangan Aplikasi yang Efektif dan Terintegrasi

Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, mengajak seluruh perangkat daerah untuk memiliki satu aplikasi utama yang benar-benar digunakan, berfungsi optimal, dan terhubung dengan sistem lainnya. Pernyataan ini disampaikan saat Rapat Koordinasi Penguatan Smart City Kabupaten Banyumas dengan tema Evaluasi Aplikasi, yang berlangsung pada Kamis (18/12/2025) di Aula Dinkominfo Banyumas. Acara ini dihadiri oleh pejabat pengelola aplikasi dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah di Banyumas.

Salah satu inisiatif yang telah dilakukan oleh Pemkab Banyumas adalah pengembangan portal Banyumas Pas, yang kini menjadi rumah bagi 54 aplikasi yang dapat diakses oleh masyarakat maupun internal pemerintahan. Bupati Sadewo menyampaikan bahwa fakta ini menunjukkan kerja keras dan semangat inovasi yang dimiliki oleh semua pihak. Namun, ia juga menekankan bahwa smart city tidak hanya diukur dari banyaknya aplikasi yang dimiliki.

“Yang jauh lebih penting adalah bagaimana aplikasi tersebut benar-benar digunakan, saling terhubung, mudah diakses, dan memberikan manfaat nyata,” ujarnya.

Dalam rapat koordinasi tersebut, Bupati Sadewo mengajak seluruh pihak untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap berbagai aplikasi yang telah dikembangkan. Evaluasi ini bertujuan untuk mengetahui aplikasi yang efektif dan berdampak, yang masih perlu diperkuat, serta mana yang justru tumpang tindih atau belum dimanfaatkan secara optimal.

Menurut Bupati, upaya pengembangan dan evaluasi aplikasi harus berfokus pada satu tujuan utama, yaitu menghadirkan layanan publik yang lebih sederhana, cepat, dan bermanfaat.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Banyumas Menjelaskan Langkah-Langkah dalam Mewujudkan Smart City

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Banyumas, Budi Nugroho, menyampaikan bahwa Banyumas terpilih sebagai salah satu pilot project Gerakan Menuju 100 Smart City Kabupaten/Kota pada 2019. Saat ini, penyusunan masterplan Smart City 2025-2029 tengah berlangsung.

Ia menekankan bahwa prinsip Smart City bukan hanya soal teknologi, tetapi bagaimana teknologi memberikan solusi nyata, meningkatkan kualitas layanan publik, mempercepat proses birokrasi, mendukung pengambilan keputusan berbasis data, dan mendorong efisiensi anggaran melalui integrasi sistem.

Sejalan dengan upaya mewujudkan smart city, khususnya pada dimensi smart governance, Dinkominfo Banyumas telah melakukan desk review ke seluruh perangkat daerah untuk meninjau kembali aplikasi-aplikasi yang telah dikembangkan. Dari hasil tersebut, pihaknya akan menindaklanjuti aplikasi yang dinilai tidak berjalan optimal.

Langkah-Langkah yang Dilakukan untuk Meningkatkan Kualitas Aplikasi

Beberapa langkah yang dilakukan oleh Pemkab Banyumas antara lain:

  • Evaluasi menyeluruh terhadap semua aplikasi yang ada agar dapat mengetahui mana yang efektif dan mana yang perlu diperbaiki.
  • Peningkatan integrasi antar sistem agar aplikasi bisa saling terhubung dan bekerja secara efisien.
  • Fokus pada manfaat nyata bagi masyarakat dan pemerintahan, sehingga setiap aplikasi yang dikembangkan memiliki tujuan jelas dan relevan.
  • Peningkatan partisipasi masyarakat dalam penggunaan aplikasi, sehingga layanan publik bisa lebih mudah diakses dan lebih efektif.

Tantangan dan Peluang dalam Mewujudkan Smart City

Meskipun Banyumas telah mencapai beberapa kemajuan dalam pengembangan aplikasi, masih terdapat tantangan yang perlu diatasi. Salah satunya adalah memastikan bahwa semua aplikasi yang ada benar-benar digunakan dan tidak hanya menjadi "koleksi" tanpa fungsi nyata. Selain itu, integrasi antar sistem juga menjadi hal penting yang perlu diperhatikan agar tidak terjadi tumpang tindih atau duplikasi.

Namun, dengan komitmen dari seluruh pihak, Banyumas memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu kabupaten yang sukses dalam menerapkan konsep smart city. Dengan pendekatan yang tepat dan kolaborasi yang kuat, Banyumas dapat menciptakan sistem pemerintahan yang lebih efisien dan layanan publik yang lebih baik.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan