
Pembinaan Atlet Muda di Buleleng Melalui Kejuaraan Renang Nasional
Pengkab Akuatik Buleleng terus berupaya meningkatkan kualitas atlet muda melalui berbagai program pembinaan. Salah satu bentuknya adalah penyelenggaraan Kejuaraan Renang Bupati Buleleng Cup (BBC) ke-V, yang menjadi ajang kompetisi renang berskala nasional.
Kompetisi ini dibuka pada Jumat 12 Desember 2025 dan akan berlangsung hingga Minggu 14 Desember 2025. Seluruh aktivitas berpusat di Kolam Renang Nirmala Asri Singaraja, yang menjadi tempat utama untuk pertandingan.
Ketua Pengkab Akuatik Buleleng, Made Sumarga Jaya, menjelaskan bahwa kejuaraan ini telah dipersiapkan sejak Agustus 2025 dan disosialisasikan ke seluruh Indonesia sejak September. Meski target awal sebanyak 700 peserta tidak tercapai akibat tumpang tindih dengan lomba serupa di Jawa dan NTB, jumlah peserta mencapai 576 atlet, jauh lebih tinggi dibanding Gubernur Cup tahun lalu yang hanya diikuti 400 peserta.
"Kami bangga sekali, karena dengan event ini atlet-atlet muda Buleleng bisa menambah jam terbang dan pengalaman berharga. Ini penting untuk pembinaan jangka panjang," ujar Sumarga.
Menurutnya, pembinaan atlet tidak hanya tentang latihan intensif, tetapi juga memberikan kesempatan bagi mereka untuk menguji kemampuan di kompetisi nyata. Buleleng sendiri sudah mulai menunjukkan hasil pembinaan dengan munculnya atlet-atlet potensial seperti Gusti Bagus Pramana Daniswara atau Gus Pram yang meraih perak pada kejuaraan di Thailand dan emas di Brunei Darussalam.
Adapula atlet muda lainnya, Gusti Bagus Radityasa Paramjiyoti dan Gusti Ayu Made Budiarti yang mendapatkan medali perak pada ajang Indonesia Open Aquatic Championship (IOAC).
Selain prestasi, Sumarga menyebut bahwa kejuaraan nasional ini memberikan multiplier effect bagi perputaran ekonomi daerah. Mulai dari UMKM hingga sektor transportasi dan pariwisata, yang tentunya berdampak pula pada Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Dukungan Pemerintah Daerah
Sementara itu, Asisten I Setda Buleleng, Putu Ariadi Pribadi, menilai antusiasme lebih dari 500 peserta ini menunjukkan bahwa Buleleng semakin diperhitungkan sebagai pusat olahraga akuatik di Bali. Pemerintah daerah, kata dia, mendukung penuh ruang pembinaan yang diberikan kepada pelajar dan klub.
Namun Ariadi mengakui masih ada kekurangan pada sarana dan prasarana kolam renang. Ia memastikan fasilitas tersebut segera ditingkatkan, terlebih Buleleng sedang bersiap menghadapi Porprov 2027.
"Kami optimis ke depan fasilitas akan dilengkapi. Ini demi mendukung pembinaan atlet muda kita," ujar Ariadi.
Kesiapan Menuju Porprov 2027
Dengan adanya kompetisi seperti BBC ke-V, Buleleng semakin memperkuat posisinya sebagai pusat pembinaan atlet akuatik. Kompetisi ini bukan hanya menjadi ajang untuk menunjukkan bakat, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan atlet-atlet unggulan untuk kompetisi yang lebih besar, seperti Porprov 2027.
Selain itu, kejuaraan ini juga menjadi momentum untuk memperkenalkan Buleleng sebagai destinasi olahraga yang layak diperhitungkan. Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan masyarakat, Buleleng siap menjadi salah satu provinsi yang memiliki sumber daya manusia berkualitas dalam bidang renang.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar