5.761 Calon Jemaah Haji Sulsel Dinyatakan Layak, Data Per Kabupaten Ini!

5.761 Calon Jemaah Haji Sulsel Dinyatakan Layak, Data Per Kabupaten Ini!

Proses Pemeriksaan Kesehatan Jemaah Haji

Jemaah haji wajib menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum berangkat ke tanah suci. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa jemaah dalam kondisi yang baik dan mampu menjalankan ibadah haji tanpa bantuan eksternal. Istitha’ah, yang secara harfiah berarti kemampuan, kesanggupan, atau kekuatan, menjadi syarat utama bagi jemaah haji agar dapat melanjutkan proses pelunasan hingga berangkat.

Proses pemenuhan syarat istitha’ah kesehatan melalui pemeriksaan medis menyeluruh. Pemeriksaan ini mencakup pemeriksaan fisik, kognitif, mental, dan kemampuan menjalankan aktivitas harian. Aturan istitha’ah kesehatan jemaah haji tercantum dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 15 Tahun 2016. Pasal 10 Permenkes menjelaskan bahwa syarat istitha’ah kesehatan bagi jemaah adalah memiliki kemampuan mengikuti proses ibadah haji tanpa bantuan obat, alat, dan atau orang lain dengan tingkat kebugaran jasmani.

Penentuan tingkat kebugaran jasmani dilakukan dengan menjalankan pemeriksaan kebugaran yang disesuaikan dengan karakteristik individu jemaah. Di Sulawesi Selatan (Sulsel), jumlah jemaah yang dinyatakan istitha’ah telah mencapai 59,6 persen. "5.761 jemaah sudah istithaah," kata Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sulsel Ikbal Ismail pada Minggu (14/12/2025) malam.

Presentase istitha’ah terendah di Makassar, dari 468 jemaah, hanya 116 yang dinyatakan istitha’ah atau sekitar 24 persen. Di Jeneponto juga baru 25 persen, dari 56 jemaah, hanya 14 yang dinyatakan istitha’ah. Sementara itu, di Bone dari 1.865 jemaah, ada 1.301 yang dinyatakan istitha’ah. Di Wajo, dari 1.900 jemaah, 837 dinyatakan istitha’ah.

Ikbal Ismail menyebut bahwa pemerintah Arab Saudi sudah memberikan peringatan terkait pemeriksaan kesehatan. Nantinya, pemeriksaan kesehatan akan dilakukan oleh pemerintah Arab Saudi di Bandara Internasional. "Jadi begitu jemaah tiba di King Abdul Aziz ada tim mereka ambil sampel memeriksa kesehatan," kata Ikbal Ismail. Pemeriksaan kesehatan akan diperketat oleh pemerintah Arab Saudi. Jemaah yang dinyatakan tidak lolos, maka akan dipulangkan.

"Informasi kami terima jemaah tersebut akan dipulangkan. Makanya pemeriksaan kesehatan di daerah diperketat," ujar Ikbal Ismail. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Maros, Ahmad Ihyadin, terus mengimbau jemaah melakukan pemeriksaan kesehatan lalu pelunasan. Biaya yang harus dituntaskan sekitar Rp 30 juta per orang.

"Untuk embarkasi Makassar total Bipih jemaah haji sebesar Rp55.893.179," kata Ahmad Ihyadin. Embarkasi Makassar urutan kelima biaya haji termahal di Indonesia untuk tahun 2026. Embarkasi Makassar melayani 8 provinsi di Indonesia Timur, yaitu Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Papua, Papua Barat, Gorontalo, dan Maluku. Calon jemaah dari provinsi-provinsi ini akan menjalani proses persiapan akhir sebelum berangkat ke tanah suci melalui bandara embarkasi dan debarkasi di Makassar.

Embarkasi Makassar memiliki biaya haji sebesar Rp 55.893.179. Biaya haji sesuai embarkasi ini sudah disetujui Presiden Prabowo Subianto.

Daftar Jumlah Istitha’ah

  • Bantaeng : 191 Jemaah (57 persen)
  • Barru : 79 Jemaah (52 % )
  • Bone : 1.301 Jemaah (69 % )
  • Bulukumba : 82 Jemaah (57 % )
  • Enrekang : 21 Jemaah (87 % )
  • Gowa : 1.159 Jemaah (82 % )
  • Jeneponto : 14 Jemaah (25 % )
  • Luwu : 31 Jemaah (79 % )
  • Luwu Timur : 13 Jemaah (41 % )
  • Luwu Utara : 31 Jemaah (51 % )
  • Maros : 445 Jemaah (74 % )
  • Palopo : 14 Jemaah (70 % )
  • Pangkep : 75 Jemaah (50 % )
  • Pinrang : 335 Jemaah (70 % )
  • Selayar : 4 Jemaah (80 % )
  • Sidrap : 405 Jemaah (55 % )
  • Sinjai : 22 Jemaah (64 % )
  • Soppeng : 509 Jemaah (54 % )
  • Takalar : 10 Jemaah (14 % )
  • Tana Toraja : 5 Jemaah (62 % )
  • Toraja Utara : 0 Jemaah (0 % )
  • Wajo : 837 Jemaah (44 % )
  • Makassar : 116 Lunas (24 % )
  • Parepare : 62 Lunas (68 % )

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan