6 Film Animasi Luar Jepang yang Harus Ditonton, Ada Jumbo!

Daftar Film Animasi Non-Jepang yang Wajib Ditonton

Animasi telah menjadi salah satu bentuk hiburan yang sangat diminati oleh banyak orang. Meskipun Jepang dikenal sebagai negara dengan karya animasi yang luar biasa, tidak berarti hanya negara ini yang memiliki film animasi berkualitas. Banyak negara lain juga telah menciptakan film animasi yang sukses dan mendapatkan pengakuan internasional. Berikut adalah beberapa film animasi non-Jepang yang patut kamu tonton.

1. Avatar: The Last Airbender (Amerika Serikat)


Avatar: The Last Airbender adalah salah satu film animasi yang sangat populer di dunia. Dibuat oleh Michael Dante DiMartino dan Bryan Konietzko, film ini menceritakan petualangan Aang, seorang bocah pengendali udara terakhir. Bersama teman-temannya, Katara dan Sokka, Aang belajar menguasai empat elemen untuk menjadi avatar sejati. Mereka harus melawan ancaman dari negara api, bahkan sampai kehilangan orang terkasih dalam perjalanan mereka.

Tidak hanya versi animasinya yang sukses, versi live action juga mendapat respons positif dari penonton. Film ini menawarkan cerita yang penuh aksi dan pesan moral yang dalam.

2. Up (Amerika Serikat)


Up adalah film animasi yang diproduksi oleh Pixar dan Disney. Dirilis pada Mei 2009 dalam bentuk 3D, film ini berhasil meraih pendapatan lebih dari 700 juta dolar di box office dunia. Selain itu, Up juga memenangkan penghargaan film animasi terbaik Oscar.

Cerita dimulai dengan interaksi lucu antara anak laki-laki bernama Russel dan kakeknya. Namun, bagian yang paling menyentuh adalah masa lalu kakek dan istrinya yang tidak bisa memiliki anak. Kepergian istrinya menjadi luka yang mendalam bagi sang kakek.

3. Lookism (Korea Selatan)


Sebelum dibuat menjadi film animasi, Lookism adalah cerita webtoon populer karya Park Tae Jun. Isu bullying yang diangkat dalam ceritanya membuat film ini sangat dicintai oleh penonton. Park Tae Jun sendiri pernah menjadi korban bullying selama masa sekolahnya.

Selain itu, karakter bernama Vasco terinspirasi dari seorang rapper dengan nama yang sama. Sementara DG terinspirasi dari member Big Bang, G-Dragon. Berbeda dengan webtoon, film animasi Lookism menyajikan plot yang lebih kompleks, bukan hanya tentang bullying tetapi juga isu kenakalan remaja lainnya.

4. Trese (Filipina)


Trese adalah film animasi bergenre kriminal yang berasal dari Filipina. Film ini diangkat dari novel grafis populer karya Budjette Tan dan KaJO Baldisimo. Diproduser oleh Shanty Harmayn dan Tanya Yuson dari BASE Entertainment, Trese tayang di Netflix pada Juni 2021.

Film ini mengisahkan seorang detektif bernama Alexandra Trese yang melakukan investigasi terhadap kasus kriminal yang melibatkan makhluk supranatural. Banyak orang di Manila yang terbunuh secara misterius, dan Trese bersama rekan-rekannya harus mengungkap rahasia di balik kejadian tersebut.

5. KPop Demon Hunters (Korea Selatan)


KPop Demon Hunters awalnya diragukan, tetapi kini melejit dan mendulang banyak prestasi. Baru-baru ini, film ini memenangkan penghargaan Film Animasi Terbaik di New York Film Critics Circle Awards 2025. Bahkan, film ini masuk ke dalam tiga kategori nominasi di Golden Globes 2026.

KPop Demon Hunters menceritakan tentang sekelompok idol KPop yang terdiri dari Rumi, Mira, dan Zoey. Mereka memiliki kekuatan khusus untuk melawan kejahatan. Tugas mereka adalah menjaga Honmoon dari ancaman iblis sambil menghadapi rasa ragu, ketakutan, dan konflik batin yang menguji timnya.

6. Jumbo (Indonesia)


Indonesia juga memiliki film animasi yang tidak kalah keren dari negara lainnya. Jumbo yang digarap oleh Visinema Pictures telah ditonton sekitar 4 juta orang dalam dua pekan sejak tayang pertama kali di bioskop. Jumlah ini membuat Jumbo menjadi film animasi terlaris di Asia Tenggara dengan pendapatan sekitar Rp134 miliar.

Jumbo mengisahkan tentang seorang anak yatim piatu bernama Don. Buku dongeng menjadi satu-satunya kenangan dari orangtuanya. Namun, buku tersebut dicuri oleh salah satu temannya. Di tengah usaha Don mendapatkan buku dongeng, ia bertemu dengan Meri yang sedang mencari orangtuanya. Akhirnya, mereka saling membantu satu sama lain.

Kesimpulan

Enam judul di atas adalah sebagian kecil dari banyaknya film animasi non-Jepang yang layak ditonton. Film-film ini tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan pesan mendalam tentang kehidupan. Dari keenam film tersebut, mana yang menjadi favoritmu?

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan