Perpaduan Antara Neo-Noir dan Romance dalam Sinema Asia
Perpaduan antara genre neo-noir dan romance ternyata tidak terlalu sulit ditemukan dalam industri film. Dalam konteks semesta sinematik Asia, kombinasi ini cukup umum digunakan dalam penulisan naskah film. Beberapa film bahkan menjadi legenda, seperti Chungking Express (1994), Oldboy (2013), dan Decision to Leave (2022). Namun, jika kamu ingin mencari judul lain yang mungkin terlewat dari ingatan atau radar, berikut beberapa film yang layak kamu tonton.
1. Fallen Angels (1995)

Meskipun Fallen Angels tidak bisa disebut sebagai film yang diabaikan, kepopuleran Chungking Express yang lebih dahulu dirilis membuat film karya Wong Kar Wai ini seringkali tersisih. Meski memiliki kesamaan dalam genre, struktur plot paralel, dan sudut kamera yang unik, Fallen Angels memiliki nuansa neo-noir yang lebih kuat. Sebagian besar latarnya adalah malam hari dengan lampu neon yang menghiasi jalanan Hong Kong. Plotnya juga lebih kuat dalam hal kriminal dan aksi. Salah satu karakter utamanya adalah seorang pembunuh bayaran yang terlibat dalam cinta segitiga dengan atasannya. Sementara itu, protagonis satunya adalah seorang pemuda yang bertahan hidup dengan cara yang tidak etis tetapi lucu.
Genre: neo-noir, komedi, romantis
Pemain: Charlie Yeung, Takeshi Kaneshiro, Leon Lai
Sutradara: Wong Kar Wai
2. Sleepless Town (1998)

Jika Fallen Angels masih bernuansa komedi, maka Sleepless Town tidak menawarkan hal tersebut. Film ini adalah proyek kerja sama antara Hong Kong dan Jepang yang berhasil memotret area Kabukichō di Shinjuku, Jepang. Film ini fokus pada Kenichi, anggota geng kriminal berlatarbelakang Jepang-Taiwan yang menemukan dirinya dalam bahaya setelah salah satu kawan dekatnya berkhianat. Film ini seru dengan banyak plot twist dan dilengkapi konteks budaya serta sejarah yang menarik.
Genre: neo-noir, romantis
Pemain: Takeshi Kaneshiro, Mirai Yamamoto, Kippei Shiina
Sutradara: Lee Chi-ngai
3. First Love (2019)

Bagaimana jadinya ketika kisah cinta terjalin di tengah sengitnya perang Yakuza? Ini pengalaman yang ditawarkan oleh film neo-noir Jepang First Love. Film ini dimulai dengan memperkenalkan kita pada seorang petinju muda yang didiagnosa mengidap tumor otak. Depresi dan kesepian, ia justru tak sengaja berpapasan dengan seorang perempuan yang juga dalam situasi sulit karena terlibat dalam perang antarkelompok kriminal. Bersama, mereka berusaha keluar dari masalah ini. Latarnya hanya semalam, tapi ceritanya kocak, seru, dan manis.
Genre: neo-noir, romantis
Pemain: Sakurako Konishi, Masataka Kubota, Shota Sometani
Sutradara: Takashi Miike
4. Dust of Angels (1992)

Dust of Angels berfokus pada dua sahabat bernama A-Guo dan A-Dou. Mereka adalah remaja yang tumbuh di tengah masyarakat Taiwan yang belum sepenuhnya menikmati perkembangan ekonomi pesat. Keduanya mudah terjebak dalam kriminalitas. Suatu hari, sebuah insiden menimpa salah satu teman atau mentor mereka, yang membuat keduanya terpaksa masuk lebih dalam ke skena kriminal bawah tanah Taiwan. Pertemanan dan aksi menjadi fokus utama film ini, tetapi ada juga subplot romantis yang mewarnai cerita.
Genre: neo-noir, coming-of-age, romantis
Pemain: Yen Cheng-kuo, Tan Chih-kang, Vicky Wei
Sutradara: Hsu Hsiao-ming
5. Ash is the Purest White (2018)

Cerita film neo-noir romantis ini membentang selama beberapa tahun dari 2001 hingga 2017. Fokusnya adalah Qiao dan Bin, duo petinggi geng kriminal yang juga pasangan romantis. Sayangnya, saat mereka terlibat masalah, Qiao yang mengorbankan dirinya untuk dipenjara demi menyelamatkan Bin justru tidak mendapatkan apresiasi yang seharusnya. Ironisnya, ini tidak membuat Qiao menyerah begitu saja untuk meminta penjelasan mantannya itu.
Genre: neo-noir, romantis
Pemain: Zhao Tao, Liao Fan
Sutradara: Jia Zhangke
6. Black Coal, Thin Ice (2014)

Black Coal, Thin Ice adalah kisah seorang polisi yang keluar dari pekerjaannya setelah misinya menangkap terduga pelaku kasus pembunuhan gagal total. Lima tahun setelah insiden itu, memori kelam soal kasus itu seolah dibangkitkan kembali ketika sebuah kasus baru muncul dengan pola serupa. Meski tidak lagi bertugas, kasus ini membuatnya penasaran. Apalagi salah satu petunjuknya adalah janda yang menurutnya punya lore tak biasa.
Genre: neo-noir, romantis
Pemain: Liao Fan, Gwei Lun-mei
Sutradara: Diao Yinan
Keistimewaan Perpaduan Neo-Noir dan Romance
Perpaduan neo-noir dengan romance ternyata sangat ampuh dalam sebuah film. Ia membuat intrikasi ceritanya makin tinggi. Elemen cinta membuat karakter dalam film-film noir menjadi lebih hidup dan realistis, karena manusia juga punya sisi rentan yang tak bisa terelakkan terlepas dari profesi mereka yang dekat dengan risiko dan bahaya.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar