6 Peristiwa Mencengangkan yang Menghilangkan Muhammad Dirgantara Al Hafiz di Ngabang

Berita Terpopuler Kalimantan Barat: Hilangnya Bocah 4 Tahun dan Isu Dana Desa

aiotrade, PONTIANAK - Berita terpopuler Kalimantan Barat (Kalbar) hari ini datang dari kasus hilangnya bocah 4 tahun bernama Muhammad Dirgantara Al Hafiz di Desa Hilir Tengah, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak pada Minggu 30 November 2025 sore WIB. Hingga berita ini diturunkan pada Selasa 3 Desember 2025 dini hari, Muhammad Dirgantara Al Hafiz masih belum kunjung ditemukan.

Pencarian melibatkan gabungan tim dari pihak keluarga, kepolisian, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), yang fokus menyisir area sekitar lokasi hilangnya bocah tersebut, terutama di sepanjang aliran Sungai Landak. Kapolsek Ngabang AKP Zuanda membenarkan bahwa insiden hilangnya Muhammad Dirgantara Al Hafiz itu. Informasi di atas termasuk dalam enam berita populer yang terjadi di Kalbar sepanjang 2 Desember 2025 hingga 3 Desember 2025.

Berikut 6 berita terpopuler sepanjang dua hari terakhir di Kalbar:

1. Detik-Detik Bocah 4 Tahun Muhammad Dirgantara Al Hafiz Hilang Misterius Usai Kunjungi Rumah Keluarga


aiotrade, LANDAK - Keluarga Imam Sumindar dan Rinie Mayasari, warga Dusun Keramat, Desa Hilir Tengah, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak tengah dilanda musibah setelah putra mereka, Muhammad Dirgantara Al Hafiz yang baru berusia 4 tahun dilaporkan hilang Minggu 30 November 2025 sore WIB. Hingga Senin 1 Desember 2025, upacara pencarian Muhammad Dirgantara Al Hafiz masih terus dilakukan. Pencarian melibatkan gabungan tim dari pihak keluarga, kepolisian, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), yang fokus menyisir area sekitar lokasi hilangnya bocah tersebut, terutama di sepanjang aliran Sungai Landak. Kapolsek Ngabang AKP Zuanda membenarkan bahwa insiden hilangnya Muhammad Dirgantara Al Hafiz itu. AKP Zuanda menyebut Muhammad Dirgantara Al Hafiz hilang sekitar pukul 15.00 WIB.

2. Kades di Kapuas Hulu Datangi DPRD, Tolak PMK Nomor 81 tahun 2025 Tentang Dana Desa Non Earmark


aiotrade, KAPUASHULU - Dampak dari peraturan menteri keuangan (PMK) nomor 81 tahun 2025, tentang mengatur dana desa non-earmark tidak lagi disalurkan sejak tanggal 17 September 2025. Sejumlah desa dalam organisasi Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) di Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, beraudensi ke DPRD Kapuas Hulu, untuk menyampaikan keluhan dampak dari PMK nomor 81 tahun 2025 tersebut, Senin 1 Desember 2025. Ketua DPC APDESI Merah Putih Kapuas Hulu, Yusuf Basuki menyampaikan bahwa, atas adanya PMK nomor 81 tahun 2025 tentang mengatur dana desa non-earmark, sangat merugikan desa itu sendiri. "Dimana jumlah desa di Kapuas Hulu sebanyak 278 desa, dan sudah cair dana desa tahap dua (non-earmark), hanya 66 desa, dan 212 desa belum cair," ujarnya.

3. UMK Pontianak 2026 Belum Ditetapkan, Disnaker : Kami Tunggu Penetapan dari Provinsi


aiotrade, PONTIANAK - Penetapan Upah Minimum Kota (UMK) Pontianak tahun 2026 belum dilakukan karena Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat masih belum mengeluarkan angka resmi sebagai dasar penetapan. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Pontianak, Iwan Amriyadi, saat ditemui usai penutupan pelatihan satpam, menjahit dan barista di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Pontianak, Jalan Abdul Rahman Saleh, Kecamatan Pontianak Tenggara, pada Senin, 1 Desember 2025. Iwan menjelaskan bahwa sesuai ketentuan dalam Peraturan Pemerintah (PP) tentang Pengupahan, pemerintah kabupaten/kota sudah harus menyampaikan usulan atau ancar UMK paling lambat pada 30 November 2025.

4. Remaja di Semparuk Diduga Jadi Korban Pengeroyokan di Sekolah, Sang Kakak Lapor Polisi


aiotrade, SAMBAS - Polres Sambas melalui Polsek Semparuk menerima laporan dugaan pengeroyokan terhadap seorang siswa berinisial RA (14) di lingkungan MTs Negeri 2 Sambas, Jalan Prestasi Kencana, Desa Semparuk, terjadi Jumat, 28 November 2025 sekira pukul 09.30 WIB. Korban diduga telah mengalami pengeroyokan yang diduga dilakukan dua orang pelaku. Saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan kepolisian. Informasi kejadian ini awalnya diketahui Pelapor yang juga kakak korban dari postingan di media sosial oleh orang tua korban. Kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Semparuk. Kapolres Sambas AKBP Wahyu Jati Wibowo melalui Kasi Humas Polres Sambas AKP Sadoko Kasih menyampaikan bahwa pihak Polres Sambas melalui Polsek Semparuk telah menerima laporan kejadian tersebut dan mendatangi tempat kejadian perkara di Jalan Prestasi Kencana, Desa Semparuk. "Petugas juga telah memeriksa saksi-saksi, melakukan Visum dan mengamankan sejumlah barang bukti untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut," kata AKP Sadoko Kasih, Senin 1 Desember 2025.

5. Anak Usia 5 Tahun di Landak Hilang Misterius, Ibunda : Saya Harap Ditemukan Selamat


aiotrade, LANDAK - Hilangnya anak usia 5 tahun atas nama Muhammad Dirgantara Al Hafiz warga Desa Hilir Tengah, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak sejak Minggu 30 November 2025 hingga Senin 1 Desember 2025 masih belum diketemukan. Hilangnya Hafis terjadi saat ia bersama kedua orangtuanya berkunjung ke kediaman keluarganya yang beralamat di di Dusun Mangguk, Desa Mungguk, Kecamatan Ngabang, atau lebih tepatnya sekitar 20 menit dari kota Ngabang. "Awalnya kami datang ke Mangguk jam 2 siang kemarin, anak-anak saya masih normal main, terus sekitar jam 3 kurang itu anak saya sudah mulai manjat jendela, dua kali masih ketahuan, masih bisa kita tangkap dan turunkan," cerita Ibunda Hafiz yakni Rini Mayasari kepada wartawan di Mangguk pada Senin 1 Desember 2025. Lanjut Rini menceritakan, kemudian yang ketiga kalinya Hafiz bermain lagi dengan adiknya yang masih berusia 3 tahunan. "Saat itu saya masih masak di dapur, saya absen anak saya, sudah tidak ada di rumah, yang terlihat hanya jendela terbuka," katanya.

6. Mahasiswa UPGRI Pontianak Sabet Juara 1 Karate Pra-Porprov 2025


aiotrade, PONTIANAK - Kabar membanggakan datang dari dunia olahraga tingkat Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar). Ilham, mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Fakultas MIPA dan Teknologi (FMIPATEK) Universitas PGRI Pontianak, berhasil mencatatkan prestasi gemilang pada Kejuaraan Provinsi (Pra-Porprov) Karate 2025. Ilham (NIM 252510003) keluar sebagai Juara 1 Kumite -60KG Putra, salah satu kategori paling ketat dan penuh persaingan. Ajang yang digelar pada 14- 16 November 2025 itu menjadi babak kualifikasi resmi menuju pesta olahraga terbesar Kalbar, Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) 2026. Dalam pertandingan yang berlangsung sengit, Ilham sukses menyingkirkan atlet-atlet berpengalaman dari berbagai daerah. Kecepatan reaksi, kendali teknik, dan mental bertanding yang matang menjadi kunci kemenangannya hingga mencapai podium tertinggi. Raihan ini memastikan Ilham tampil sebagai wakil kabupaten/kota di PORPROV 2026. Kemenangan tersebut juga menegaskan peran FMIPATEK UPGRI sebagai fakultas yang tidak hanya menekankan capaian akademik, tetapi juga mendorong pengembangan bakat serta kecakapan abad 21 para mahasiswanya.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan