
nurulamin.pro Jamur dapat menempel pada dinding di rumah akibat kelembapan berlebih.
Adanya jamur ini tidak hanya mengotori dinding dan merusak struktur bangunan, tapi juga dapat menimbulkan risiko kesehatan, seperti mengi, gangguan pernapasan, hingga gatal-gatal.
Maka itu, perlu segera menghilangkan jamur dari dinding, tapi ini bisa memakan waktu hingga satu sampai dua minggu, melelahkan, dan berantakan.
Jamur yang terus dibiarkan menempel pada dinding lama-kelamaan bisa memakan biaya perbaikan yang mahal.
Sayangnya, banyak pemilik rumah yang tidak mengetahui keberadaan jamur di dinding rumah mereka. Padahal, ada beberapa tanda yang ditunjukkan.
Dikutip dari The Spruce, Sabtu, (3/1/2026), berikut enam tanda dinding rumah berjamur yang tidak boleh disepelekan.
Bau apak
Coba perhatikan aroma di sekitar dinding ruangan. Jika mencium bau apak yang menyerupai cucian basah, hewan peliharaan yang lembap, atau aroma khas rumah tua, hal ini bisa menjadi tanda kuat adanya pertumbuhan jamur di dalam dinding.
Noda jamur
Selanjutnya, tanda dinding rumah berjamur adalah muncul noda jamur. Namun, ketika jamur menyebar ke dinding gypsum, wallpaper, cat, dan plesteran dinding, jamur akan tampak dalam bentuk bercak-bercak kecil yang menyebar secara luas di permukaan dinding.
Selain itu, noda jamur dapat berwarna hitam, putih, abu-abu kehijauan, atau abu-abu kecoklatan.
Kelembapan
Beberapa aktivitas di rumah, seperti mandi dan memasak, dapat menyebabkan dinding menjadi lembap.
Namun, jika dinding tetap lembap meski aktivitas tersebut telah selesai, kemungkinan besar dinding sudah mengalami insulasi atau rangka di dalamnya basah.
Lapisan dinding kering lunak
Jika dinding di rumah menggunakan bahan gypsum dan dinding tersebut terasa lembek, mengelupas, atau penyok saat disentuh, kemungkinan besar dinding tersebut sudah basah atau lembap serta meningkatkan risiko dinding berjamur.
Noda gelap
Noda gelap pada dinding umumnya menunjukkan adanya kelembapan di dalam dinding.
Selain itu, noda sisa air banjir yang pernah menggenangi dinding dapat dipastikan bahwa jamur sedang tumbuh di dalam dinding.
Hal ini juga berlaku pada hujan, terutama jika air dinding merembes ke lapisan dalam dinding dan memunculkan air yang dapat meningkatkan risiko jamur.
Kesehatan yang memburuk
Terakhir, tanda dinding rumah berjamur adalah kesehatan yang memburuk. Paparan spora jamur yang terjadi terus-menerus dapat menyebabkan berbagai dampak negatif bagi kesehatan penghuni rumah.
Jika anggota keluarga sering mengalami gangguan kesehatan tanpa sebab jelas, coba perhatikan kembali kondisi dan kebersihan lingkungan rumah.
Kapan waktu tepat mengganti dinding?
Berbeda dengan kerusakan furnitur atau desain lainnya di dalam rumah, jamur yang sudah menyebar di dinding ruangan harus segera ditangani, terutama jika kamu menggunakan dinding gypsum.
Sebelum melakukan renovasi dan mengeluarkan biaya tambahan untuk mengganti dinding, sebaiknya mengecek terlebih dahulu tingkat keparahan jamur yang muncul.
Pembasmian jamur dapat menjadi langkah pencegahan, terutama pada dinding gypsum dengan menyemprotkan cairan biosida atau membiarkan area terkena udara dan cahaya matahari agar jamur mati secara alami.
Namun, jika jamur tidak dapat diatasi dengan cairan biosida, dinding terpaksa harus dibuang dan diganti dengan material lebih tahan jamur.
Penggunaan cat tertentu juga dapat mempengaruhi ketahanan dinding dari kemunculan jamur. Maka itu, pastikan menggunakan cat khusus antijamur untuk membantu meningkatkan ketahanan dinding.
Jika ingin merenovasi atau mengganti dinding, pastikan menggunakan jasa pekerja profesional dan berpengalaman agar hasil pengerjaan lebih maksimal.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar