
Daftar Artis Keturunan Aceh yang Sigap Bantu Korban Banjir Bandang
Banyak artis ternama Indonesia yang memiliki keterkaitan dengan Aceh, baik sebagai keturunan maupun pernah tinggal di sana. Mereka tidak tinggal diam saat melihat bencana banjir bandang yang menimpa wilayah Aceh dan Sumatera Utara. Berikut ini adalah daftar 7 artis yang turut serta dalam membantu para korban bencana.
1. Ariel Noah
Ariel Noah memiliki kedekatan emosional dengan Aceh karena pernah tinggal di sana sebelum pindah ke Bandung pada masa kecilnya. Meski kesibukannya membuatnya belum bisa langsung terjun ke lokasi bencana, ia tetap memberikan bantuan dan memantau kondisi Aceh melalui berbagai pembaruan informasi. Ia mengatakan bahwa upaya membantu tidak selalu harus terlihat oleh publik.
2. Cut Syifa
Cut Syifa merupakan artis asal Aceh. Namun, hingga saat ini belum terlihat adanya aktivitas bantuan dari akun media sosial pribadinya untuk korban bencana alam.
3. Teuku Ryan
Teuku Ryan juga menjadi salah satu korban bencana alam yang terjadi di Aceh. Ia menceritakan kondisi keluarganya yang tinggal di Langsa, Aceh, yang rumahnya rusak berat akibat material lumpur. Ryan kemudian menggalang dana untuk membantu warga Aceh yang terdampak bencana, termasuk keluarga dan warga yang masih kesulitan logistik.
4. Enzy Storia
Enzy Storia, yang juga berdarah Aceh, sempat menjadi sorotan karena menulis cuitan tentang bencana banjir. Ia menulis, “Karma tuh ada banget ya. Allah yang bales kalau memang bener zalim.” Cuitan tersebut mendapat banyak perhatian dan diduga berkaitan dengan respons pemerintah terhadap bencana.
5. Teuku Wisnu
Sebagai keturunan Aceh, Teuku Wisnu tidak tinggal diam. Ia turun langsung ke lokasi bencana untuk memberikan bantuan, meskipun keluarganya tidak mengalami dampak bencana tersebut. Bersama tim sukarelawan lainnya, ia menyalurkan berbagai bantuan untuk warga yang tinggal di pengungsian.
6. Beby Tsabina
Beby Tsabina, yang juga merupakan artis keturunan Aceh, turut membuka penggalangan dana untuk masyarakat Aceh yang terkena bencana. Hal ini terlihat dari akun media sosialnya.
7. Zikri Daulay
Zikri Daulay, putra daerah Aceh, menilai dampak bencana kali ini sangat luas dan menyayat hati. Ia menceritakan kondisi memprihatinkan yang dialami warga di daerah terisolir. Ia juga mengungkapkan bahwa beberapa warga terpaksa minum air dari banjir hanya dengan bubuk teh agar tidak bau. Zikri pernah mengalami musibah Tsunami Aceh 2004 dan membandingkan trauma masa kecilnya dengan kondisi saat ini.
Data Bencana Banjir Bandang di Aceh dan Sekitarnya
Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) kembali memperbaharui data korban akibat banjir bandang serta tanah longsor pada akhir November 2025 di wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Hingga Minggu (7/12/2025) pukul 19.00 WIB, tercatat 921 orang meninggal dunia, 392 orang masih hilang, 5 ribu orang luka-luka, 962,2 ribu orang terpaksa mengungsi, dan 52 kabupaten/kota terdampak.
Di Provinsi Aceh, korban meninggal bertambah menjadi 366 jiwa; 4,3 ribu orang luka-luka; dan 97 orang masih hilang. Korban tersebar di Aceh Utara, Aceh Tamiang, Bener Meriah, Pidie Jaya, Aceh Tengah, Aceh Timur, Bireuen, Aceh Tenggara, Kota Langsa, Gayo Lues, dan Kota Lhokseumawe. Korban terpaksa mengungsi bertambah menjadi 904,1 ribu orang, 18 kabupaten/kota terdampak, 138,5 ribu rumah mengalami kerusakan, 258 unit fasilitas pendidikan rusak, 312 unit jembatan rusak, 126 unit fasilitas kesehatan rusak, 585 unit fasilitas umum rusak, 205 unit gedung/kantor rusak, dan 201 unit rumah ibadah rusak.
Banjir di Aceh terjadi sejak 26 November 2025 dan terus meninggalkan dampak luas hingga sekarang.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar