7 Hari Jelang Serah Terima, Nama Kapolres Sinjai Dicatut Minta Uang ke Kapolsek

7 Hari Jelang Serah Terima, Nama Kapolres Sinjai Dicatut Minta Uang ke Kapolsek

Penipuan Mengatasnamakan Kapolres Sinjai, Masyarakat Diimbau Waspada

Beberapa hari lalu, masyarakat di Kabupaten Sinjai dihebohkan dengan adanya kasus penipuan yang mengatasnamakan AKBP Jamal Fathur Rakhman, Kapolres baru yang akan segera menjabat. Meski AKBP Jamal belum resmi bertugas di wilayah tersebut, ada pihak tidak bertanggung jawab yang mencoba memanfaatkan situasi ini untuk melakukan tindakan kriminal.

Kasus Penipuan Terjadi pada Jumat (2/1/2026)

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (2/1/2026) pukul 19:07. Kapolsek Sinjai Utara, AKP Sasmito, menerima pesan dari nomor yang tidak tersimpan di handphonenya. Awalnya, pesan itu hanya berisi salam dan ucapan selamat. Namun, dalam percakapan tersebut, oknum penipu meminta bantuan kepada AKP Sasmito.

“Nggak apa-apa. Cuma ini mau minta tolong,” ujar oknum tersebut. Ia kemudian menjelaskan bahwa rekeningnya terblokir karena kesalahan pin tiga kali. Dari sini, AKP Sasmito mulai curiga dan langsung menyadari bahwa ini adalah modus penipuan.

Tidak Mudah Percaya Pesan Mencurigakan

Setelah mengetahui adanya penipuan, AKP Sasmito tidak menggubris permintaan tersebut. Ia kemudian memberi tahu kepada media tentang kejadian ini. Menurutnya, penipuan ini dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab dan memanfaatkan momen pergantian jabatan Kapolres Sinjai.

“Penipuan ini mengatasnamakan Kapolres Sinjai,” ujarnya melalui WhatsApp. Ia juga menegaskan bahwa masyarakat harus waspada terhadap pesan atau telepon yang mencurigakan, terutama jika mengatasnamakan pejabat.

Peran Kasi Humas Polres Sinjai

Kasi Humas Polres Sinjai, Iptu Agus Santoso, mengatakan bahwa penipuan ini merupakan upaya pihak tertentu untuk memperoleh keuntungan. Ia menyebutkan bahwa momen pergantian jabatan Kapolres menjadi target bagi penipu.

“Pergantian Kapolres Sinjai tinggal menunggu serah terima jabatan, momen ini dimanfaatkan untuk mendapatkan keuntungan dengan melakukan penipuan,” katanya.

Iptu Agus juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap pesan atau telepon yang tidak jelas asalnya. Ia menekankan agar masyarakat segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib jika menemukan hal-hal mencurigakan.

Imbauan untuk Masyarakat

Selain itu, Iptu Agus juga meminta masyarakat untuk tetap waspada dan tidak menuruti permintaan apa pun yang disampaikan oleh pihak yang tidak jelas identitasnya. Ia menegaskan bahwa polisi akan segera menindaklanjuti laporan tersebut.

Jika Anda menerima pesan atau telepon mencurigakan yang mengatasnamakan pejabat Polres Sinjai, segera laporkan kepada pihak berwajib.

Dengan adanya kasus ini, masyarakat diharapkan lebih berhati-hati dalam menerima informasi dari pihak luar. Selain itu, penting untuk memastikan bahwa semua informasi yang diterima berasal dari sumber yang terpercaya. Dengan demikian, risiko penipuan dapat diminimalkan.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan