
KA Joglosemarkerto Jadi Pilihan Utama Selama Libur Natal dan Tahun Baru
Selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, lebih dari 71.000 tiket Kereta Api (KA) Joglosemarkerto telah terjual. Angka ini menunjukkan bahwa KA Joglosemarkerto menjadi salah satu kereta paling diminati selama periode libur panjang. Hal ini juga mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap layanan kereta api yang nyaman dan efisien.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa kualitas layanan dan kenyamanan sarana menjadi faktor utama yang membuat KA Joglosemarkerto begitu diminati. "Seluruh rangkaian KA Joglosemarkerto menggunakan kereta New Generation hasil modifikasi Balai Yasa Manggarai, yang menghadirkan interior modern, kursi ergonomis, pencahayaan nyaman, serta suasana kabin yang mendukung perjalanan jarak menengah selama periode libur panjang," ujarnya dalam keterangan resmi.
Selama masa libur, KA 187 Joglosemarkerto yang beroperasi pada relasi Solo Balapan–Semarang Tawang dipesan oleh 38.989 pelanggan. Sementara itu, KA 193 Joglosemarkerto dengan rute Solo Balapan–Solo Balapan berhasil menarik sebanyak 33.689 pelanggan. Capaian ini menempatkan KA Joglosemarkerto sebagai pilihan utama masyarakat untuk perjalanan libur akhir tahun, baik untuk mobilitas keluarga, kunjungan wisata, maupun aktivitas sosial dan ekonomi antarkota.
Rute Kereta Api yang Menghubungkan Kota Wisata
Di luar periode libur panjang akhir tahun, KA Joglosemarkerto juga tercatat sebagai salah satu layanan kereta api komersial dengan volume pelanggan tertinggi sepanjang Januari–Oktober 2025. Lebih dari 1,1 juta pelanggan menaiki KA Joglosemarkerto, meningkat 23,25 persen dibandingkan periode yang sama pada 2024.
Relasi perjalanan KA Joglosemarkerto menghubungkan kota-kota wisata di Jawa Tengah. Dengan pola perjalanan loopline yang menghubungkan Solo–Yogyakarta–Purwokerto–Semarang–dan kembali ke Solo, KA Joglosemarkerto memberikan fleksibilitas mobilitas antarkota. Pelanggan bisa menjangkau banyak kota dalam satu perjalanan, sehingga pengalaman perjalanan semakin menyenangkan.
Lintasan KA Joglosemarkerto melalui kawasan dengan potensi wisata yang kuat, mulai dari Kota Lama Semarang, pusat kuliner di Tegal, panorama Banyumas, hingga kawasan budaya Yogyakarta dan Solo. Dengan demikian, KA Joglosemarkerto tidak hanya menjadi alat transportasi, tetapi juga menjadi akses menuju berbagai destinasi wisata di Jawa Tengah dan Yogyakarta.
Jadwal Layanan yang Teratur dan Efisien
Selain rute yang menarik, tingginya minat pelanggan KA Joglosemarkerto juga didukung oleh jadwal layanan yang teratur. Setiap hari, terdapat empat perjalanan yang tersedia, memastikan ketersediaan waktu bagi pelanggan. Konektivitas ini menjadikan layanan kereta api tersebut relevan bagi pekerja, pelajar, pelaku usaha, maupun wisatawan yang membutuhkan akses antarkota yang terjadwal.
Daya Tarik Wisata di Sekitar KA Joglosemarkerto
KAI melihat perkembangan positif pada minat perjalanan berbasis wisata yang memanfaatkan jalur kereta api. KA Joglosemarkerto menjadi contoh layanan yang memberikan pengalaman perjalanan lengkap, mulai dari mobilitas hingga koneksi menuju titik wisata.
Jalur Joglosemarkerto dikenal memiliki panorama sawah, gunung, dan pesisir yang indah, menjadikannya favorit bagi wisatawan domestik. Kota-kota wisata seperti Purwokerto dengan wisata Baturaden dan Yogyakarta dengan Malioboro menjadi destinasi unggulan yang ramai dikunjungi. Wisatawan juga bisa mampir ke Semarang, mengunjungi gedung-gedung tua bersejarah di Kota Tua Semarang. Selain itu, mereka bisa menikmati kuliner kaki lima di Solo, seperti sate buntel, mie toprak, nasi liwet, atau angkringan yang terkenal dengan kelezatan makanannya.
Pilihan lainnya, ada Pekalongan yang menjadi salah satu titik pemberhentian rute KA ini. Pengunjung bisa mampir ke Kampung Batik dan Museum Batik di kota ini.
Total Tiket Kereta Api Terjual
Secara nasional, KAI mencatat penjualan tiket Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 mencapai 3,9 juta tiket per Jumat (2/1/2026) pukul 08.00 WIB. Angka ini meningkat 6,58 persen dibandingkan periode Nataru 2024/2025 dengan penjualan tiket sebanyak 3,7 juta.
Terdapat lebih dari 3,2 juta tiket kereta api jarak jauh yang terjual atau 117,8 persen dari kapasitas 2,7 juta tempat duduk. Adapun tiket kereta api lokal terjual 722.710 tiket atau 97,0 persen dari total 745.056 tempat duduk.
Beberapa stasiun keberangkatan dan tujuan juga menjadi favorit selama masa libur akhir tahun 2025/2026, seperti Pasarsenen, Yogyakarta, Gambir, Semarang Tawang, Bandung, Surabaya Pasar Turi, serta Surabaya Gubeng menjadi simpul utama perjalanan.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar