
Persiba Balikpapan Denda Rp15 Juta oleh Komdis PSSI
Persiba Balikpapan, salah satu klub yang berlaga dalam Pegadaian Championship 2025/2026, menerima sanksi denda sebesar Rp15 juta dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI. Sanksi ini diberikan karena pelanggaran administratif yang terjadi pada pertandingan melawan Persipal FC. Pelanggaran tersebut terkait dengan pembawaan seragam tim saat Match Coordination Meeting (MCM).
Pelanggaran Administratif yang Dilakukan Persiba Balikpapan
Pada pertandingan antara Persipal FC dan Persiba Balikpapan yang digelar pada 17 November 2025, Komdis mencatat bahwa Persiba hanya membawa satu set seragam lengkap. Padahal, regulasi kompetisi menetapkan bahwa setiap klub harus membawa dua set seragam untuk mengantisipasi perubahan warna atau kendala teknis lainnya.
Meskipun pelanggaran ini termasuk kategori non-teknis, kasus ini mendapat perhatian karena terjadi pada klub dengan sejarah panjang seperti Persiba Balikpapan. Hal ini menunjukkan adanya aspek manajerial yang perlu dibenahi agar lebih profesional.
Pengaruh Sanksi terhadap Tim
Bagi Persiba Balikpapan, sanksi ini tidak memengaruhi kekuatan tim karena hanya berupa denda finansial. Tidak ada larangan bermain atau kartu merah yang terkena para pemain. Sehingga, persiapan tim untuk pekan-pekan kompetisi berikutnya tetap berjalan normal.
Daftar Sanksi yang Dikeluarkan Komdis PSSI periode November 2025
Berikut adalah daftar sanksi yang dikeluarkan Komdis PSSI selama periode November 2025:
- Sdr. Ahmad Wahyudi (Pemain Deltras FC)
- Nama Kompetisi: Pegadaian Championship 2025/2026
- Pertandingan: PS. Barito Putera vs Deltras FC
- Tanggal Kejadian: 16 November 2025
- Jenis Pelanggaran: menyikut pemain lawan serta mendapatkan kartu merah langsung
-
Keputusan: tambahan larangan bermain sebanyak 2 pertandingan; denda Rp.5.000.000,-
-
Persiba Balikpapan
- Nama Kompetisi: Pegadaian Championship 2025/2026
- Pertandingan: Persipal FC vs Persiba Balikpapan
- Tanggal Kejadian: 17 November 2025
- Jenis Pelanggaran: hanya membawa 1 set seragam pada saat MCM
-
Keputusan: denda Rp. 15.000.000,-
-
Persiku Kudus
- Nama Kompetisi: Pegadaian Championship 2025/2026
- Pertandingan: PSS Sleman vs Persiku Kudus
- Tanggal Kejadian: 17 November 2025
- Jenis Pelanggaran: adanya suporter Persiku Kudus sebagai suporter klub tamu yang hadir dalam pertandingan
-
Keputusan: denda Rp. 12.500.000,-
-
Sdr. Makan Konate (Pemain Adhyaksa FC Banten)
- Nama Kompetisi: Pegadaian Championship 2025/2026
- Pertandingan: FC Bekasi City vs Adhyaksa FC Banten
- Tanggal Kejadian: 18 November 2025
- Jenis Pelanggaran: melakukan pelanggaran serius menginjak pemain lawan serta mendapatkan kartu merah langsung
-
Keputusan: tambahan larangan bermain sebanyak 2 pertandingan; denda Rp. 5.000.000,-
-
Sriwijaya FC
- Nama Kompetisi: Pegadaian Championship 2025/2026
- Pertandingan: Sriwijaya FC vs Persikad
- Tanggal Kejadian: 19 November 2025
- Jenis Pelanggaran: terjadi penyalaan 2 buah flare di Tribun Selatan, 1 buah flare di Tribun Utara serta pelemparan botol ke dalam area lapangan pertandingan yang dilakukan oleh suporter Sriwijaya FC
-
Keputusan: denda Rp. 30.000.000,-
-
Sriwijaya FC
- Nama Kompetisi: Pegadaian Championship 2025/2026
- Pertandingan: Sriwijaya FC vs Persikad
- Tanggal Kejadian: 19 November 2025
- Jenis Pelanggaran: terdapat 2 orang penonton yang masuk ke area lapangan pertandingan pada menit 89 serta beberapa penonton masuk ke lorong di depan ruang ganti Tim Sriwijaya FC setelah pertandingan berakhir
-
Keputusan: denda Rp. 30.000.000,-
-
Sdr. Muhammad Zidan Khairullah Rahmadhany (Pemain PSPS Pekanbaru)
- Nama Kompetisi: Pegadaian Championship 2025/2026
- Pertandingan: PSMS Medan vs PSPS Pekanbaru
- Tanggal Kejadian: 19 November 2025
- Jenis Pelanggaran: melakukan pelanggaran serius bertindak kasar yaitu melakukan tekel keras terhadap pemain lawan serta mendapatkan kartu merah langsung
-
Keputusan: tambahan larangan bermain sebanyak 3 pertandingan; denda Rp.5.000.000,-
-
PSPS Pekanbaru
- Nama Kompetisi: Pegadaian Championship 2025/2026
- Pertandingan: PSMS Medan vs PSPS Pekanbaru
- Tanggal Kejadian: 19 November 2025
- Jenis Pelanggaran: terlambat memasuki lapangan pada babak kedua sehingga membuat pertandingan babak kedua mundur selama 103 detik
- Keputusan: denda Rp. 50.000.000,-
Perbandingan Pelanggaran
Jika dibandingkan dengan sejumlah kasus di atas, pelanggaran yang dilakukan Persiba Balikpapan tergolong ringan. Tidak ada tindakan kekerasan, tidak melibatkan suporter, dan tidak menyebabkan gangguan jalannya pertandingan. Namun demikian, pelanggaran administratif tetap memiliki dampak karena menunjukkan tingkat kepatuhan klub terhadap regulasi kompetisi.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar