8 Meme Adegan Anime Disensor, Darah Jadi Putih?

Meme Anime yang Menggambarkan Kesalahan Sensor

Anime memiliki berbagai genre, dan tidak sedikit dari mereka menyajikan adegan kekerasan, darah, serta pertarungan dalam ceritanya. Banyak anime syonen yang penuh dengan pertarungan intens yang membuat karakter-karakternya terluka hingga berdarah-darah. Namun, tidak semua negara dapat menerima konten kasar yang ada dalam anime. Oleh karena itu, salah satu cara agar anime tetap bisa ditonton oleh berbagai kalangan adalah dengan memberikan sensor.

Namun, masalahnya adalah tidak semua sensor tersebut tepat sasaran. Hal ini menjadi dasar dari kumpulan meme yang menampilkan momen kocak saat anime disensor. Dari darah yang diubah menjadi putih hingga rokok yang diganti dengan rokok elektrik, berikut beberapa contoh meme yang viral.

  • Niatnya disensor biar darahnya gak kelihatan, tapi malah jadi ambigu begini

  • Kirain sensor rokoknya kayak diburamin, eh, taunya malah mulutnya yang monyong. Capek banget!

  • Tuh, harusnya RIze minum darah, tapi pas disensor malah jadi kayak minum susu

  • Apa pula ini orang buka kunci malah disensor. Emangnya ada yang mau meniru kalau kelihatan?

  • Jadi sus kalau warna darah diganti putih. Aneh banget!

  • Rokok tembakau diganti jadi rokok elektrik, dong. Gini amat nyensornya, Bang

  • Masa, pakai rok pendek kayak gini disensor juga? Yang benar aja

  • Ini jadinya minum apaan, dah? Bisa jelasin, gak?

Darah yang diubah menjadi putih ini justru membuat adegan anime terlihat aneh. Sepertinya, keputusan tersebut terkesan gegabah. Coba lihat saja meme-meme anime di atas. Jadinya kocak semua, kan!

Selain itu, ada juga kumpulan meme lain yang mengangkat topik-topik unik seperti flush toilet atau pengkhianatan dalam anime. Meme-meme ini sering kali menjadi bahan tertawa bagi para penggemar anime, terlepas dari bagaimana sensor diterapkan. Tidak hanya menghibur, meme juga mencerminkan bagaimana audiens merespons perubahan dalam konten yang seharusnya tetap asli.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan