Kehadiran Angelina Sondakh dalam Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia 2025
Dalam rangka memperingati Hari Antikorupsi Sedunia (HAKORDIA) 2025, artis sekaligus mantan Puteri Indonesia, Angelina Sondakh atau yang akrab dipanggil Angie, diundang sebagai narasumber dalam sebuah acara. Sebagai sosok yang pernah menjadi warga binaan lapas selama 10 tahun, Angie memiliki pengalaman pribadi terkait kasus korupsi yang menimpanya. Ia pernah menjadi tersangka dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena keterlibatannya dalam proyek pembangunan Wisma Atlet di Palembang.
Setelah bebas pada 2022 lalu, Angie kini bertransformasi menjadi seorang penceramah dalam kajian-kajian Islami. Dalam acara HAKORDIA 2025, ia mengambil tema "Integritas adalah identitas". Meskipun sadar bahwa pembicaraannya akan menimbulkan pro dan kontra, Angie tetap percaya bahwa kehadirannya dapat memberikan makna dan pesan penting bagi masyarakat.
Penampilan Rapi dan Pesan Penting
Angelina tampil rapi dengan stelan jas saat memperingati HAKORDIA 2025. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan pesan tentang pentingnya integritas dalam kehidupan sehari-hari. Berbicara tentang angka korupsi sejak dirinya bebas yaitu antara 2022 hingga 2024, Angie menunjukkan kepeduliannya terhadap isu korupsi yang masih marak di Indonesia.
Pernah menjadi tahanan oleh KPK selama satu dekade karena keterlibatannya dalam proyek Wisma Atlet SEA Games 2011, masa kelam ini menjadi bagian dari pengalaman hidup yang membentuk kepribadian Angie. Dalam seminar tersebut, ia menjelaskan kerugian negara akibat korupsi, termasuk dampak terberatnya yang merugikan diri sendiri dan keluarga.
Interaksi dengan Peserta
Bukan hanya sebagai narasumber satu arah, Angie juga menerima pertanyaan dalam sesi Q&A. Respons dari peserta sangat positif, salah satunya dengan komentar "Semangat.. ilmu mahal...," yang menunjukkan apresiasi terhadap penyampaian materi yang ia berikan.
Berbicara dengan lepas dan tulus, acara HAKORDIA 2025 yang ia isi menjadi self reminder tersendiri bagi Angie. Ia menekankan bahwa apa yang pernah ia lakukan tidak boleh ditiru oleh siapa pun. Ia juga menyarankan agar semua orang menjauhi lingkaran korupsi.
Tujuan dan Harapan
Kehadiran Angie sebagai pembicara tidak bermaksud menunjuk siapa yang salah. Bagi Angie, acara ini menjadi wadah untuk mengekspresikan sisi analistisnya. Dengan tiga tahun menghirup udara bebas, ia berani tampil sebagai narasumber dalam seminar peringatan HAKORDIA 2025.
Dalam kesempatan ini, Angie berharap hasil seminar dapat menjadi referensi bagi masyarakat. Pesannya singkat namun kuat: "Jangan pernah mendekat pada korupsi." Dengan pesan ini, Angie ingin memberikan inspirasi dan kesadaran bahwa integritas adalah identitas yang harus dijaga.









Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar