Berbagai Tipe Pembunuh Berantai dalam Anime
Dalam dunia anime, tidak semua penjahat ditampilkan sebagai monster kuat yang ingin menguasai dunia. Kadang, anime juga menampilkan karakter-karakter yang melakukan pembunuhan berantai. Kejahatan mereka bukan untuk menguasai dunia, melainkan membunuh orang-orang yang dianggap tidak bersalah. Meski kejahatan yang dilakukan serupa, setiap pembunuh berantai memiliki motif, metode, dan target yang berbeda-beda.
Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas sembilan tipe pembunuh berantai dalam anime. Mari simak penjelasannya berikut ini:
1. God Complex Serial Killer

God complex serial killer cenderung menganggap dirinya sebagai Tuhan yang tidak pernah salah. Mereka biasanya berperan sebagai hakim yang menentukan siapa yang layak hidup dan mati. Meski tujuannya mungkin baik, seperti membersihkan dunia dari kejahatan, mereka tidak ragu untuk membunuh siapa pun yang menentang.
Contoh terbesar dari tipe ini adalah Light Yagami dari Death Note. Light selalu menganggap dirinya sebagai Tuhan yang akan menyelamatkan dunia dari kejahatan. Namun, ia tidak sadar bahwa dirinya hanyalah seorang pembunuh berantai.
2. Antihero Serial Killer

Secara umum, antihero serial killer memiliki tujuan yang baik. Mereka biasanya melakukan pembunuhan berantai untuk melindungi orang-orang. Karena itu, mereka hanya membunuh orang-orang yang menurut mereka "jahat".
Salah satu contohnya adalah Stain dari My Hero Academia. Ia menjadi pembunuh berantai karena merasa banyak pahlawan palsu yang hanya mencari uang dan ketenaran. Meskipun tujuannya bisa dibilang mulia, tindakan Stain tetap tidak dapat dibenarkan.
3. Pleasure Killer

Pleasure killer justru berlawanan dengan antihero serial killer. Mereka tidak memiliki alasan untuk membunuh, tetapi tetap menjadi pembunuh berantai karena merasa senang saat membunuh.
Hisoka Morow dari Hunter x Hunter adalah contoh paling jelas dari tipe ini. Ia tidak memiliki alasan nyata untuk menjadi pembunuh, tetapi tetap membunuh orang-orang tidak bersalah hanya untuk kesenangan.
4. Ideological Serial Killer

Ideological serial killer memiliki ideologi yang sangat kuat. Mereka memprioritaskan ideologi tersebut di atas segalanya. Jika pembunuhan dilakukan untuk menjunjung ideologi mereka, maka mereka akan membenarkan semua bentuk kekerasan.
Sakazuki dari One Piece adalah contoh dari tipe ini. Ia sangat terobsesi pada Keadilan Mutlak dan tidak pernah merasa bersalah atas korban-korbannya karena ia merasa melakukan hal itu demi keadilan.
5. Revenger Serial Killer

Revenger serial killer biasanya memiliki latar belakang tragis. Mereka menjadi pembunuh berantai untuk balas dendam terhadap orang-orang yang dianggap bertanggung jawab atas kejadian buruk dalam hidup mereka.
Scar dari Fullmetal Alchemist adalah contoh terbaik dari tipe ini. Ia kehilangan keluarganya dalam Perang Saudara Ishval dan akhirnya balas dendam dengan membunuh para Alkemis Negara Amestris.
6. Rebel Serial Killer

Rebel serial killer lahir dari sistem yang bobrok. Mereka melakukan pembunuhan berantai sebagai bentuk pemberontakan terhadap pemerintah. Biasanya, mereka hanya menargetkan pemerintah, tetapi kadang juga menyerang warga sipil untuk menunjukkan betapa buruknya sistem negara.
Shogo Makishima dari Psycho-Pass adalah contoh yang jelas. Ia melakukan pembunuhan berantai untuk menunjukkan betapa cacatnya Sistem Sybil dan ingin kembali ke sistem hukum yang diatur oleh manusia.
7. Trauma Driven Serial Killer

Trauma bisa menciptakan monster yang mengerikan. Karakter trauma driven serial killer biasanya memiliki masa kecil yang traumatis sehingga akhirnya menjadi pembunuh berantai.
Johan Liebert dari Monster adalah contoh terbaik dari tipe ini. Saat kecil, ia menjadi subjek eksperimen dan hidupnya penuh dengan kekerasan. Akibatnya, ia mengalami krisis eksistensial dan menjadi pembunuh berantai berdarah dingin.
8. Methodical Serial Killer

Methodical serial killer adalah pembunuh yang sangat rapi. Mereka tidak membunuh secara impulsif, tetapi selalu merencanakan tindakan mereka dengan sempurna.
Gaku Yashiro dari Erased adalah contoh yang paling menggambarkan tipe ini. Ia selalu memiliki pola yang sama dalam setiap pembunuhan dan sangat rapi dalam menghapus jejaknya.
9. Compulsive Serial Killer

Compulsive serial killer biasanya memiliki kelainan mental. Mereka memiliki ketertarikan aneh terhadap sesuatu dan menjadi pembunuh berantai untuk memuaskan hasrat mereka.
Yoshikage Kira dari JoJo's Bizarre Adventure adalah contoh dari tipe ini. Ia memiliki ketertarikan aneh terhadap tangan perempuan dan membunuh korban hanya untuk mengambil tangan mereka.
Setiap pembunuh berantai, baik itu Light Yagami atau Yoshikage Kira, tetap melakukan satu kejahatan yang sama: membunuh orang tidak bersalah. Meski begitu, semua pembunuh berantai tidak bisa disamakan karena memiliki motif dan tujuan yang berbeda. Jadi, menurutmu, tipe mana yang paling mengerikan?
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar