
Apresiasi atas Respons Cepat Polres Aceh Selangan dalam Penanganan Banjir
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), T Heri Suhadi atau yang akrab disapa Abu Heri memberikan apresiasi tinggi kepada Polres Aceh Selatan atas dedikasi dan kerja cepat dalam menangani dampak banjir yang melanda Ladang Rimba, Kecamatan Trumon Tengah pada akhir November hingga Desember 2025.
Menurut politisi dari Partai Aceh tersebut, langkah sigap Polres Aceh Selatan yang langsung menurunkan personel lengkap beserta alat berat sejak 22 Desember hingga saat ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat saat menghadapi bencana. Abu Heri menilai, respons cepat tersebut sangat membantu mempercepat pemulihan akses jalan dan aktivitas warga yang sempat lumpuh akibat banjir.
“Upaya Polres Aceh Selatan patut diapresiasi. Sejak hari pertama pascabanjir, mereka langsung turun ke lapangan dengan kekuatan penuh untuk membersihkan lumpur, material kayu, serta membantu warga terdampak. Ini menunjukkan komitmen dan kepedulian yang luar biasa,” ujar T. Heri Suhadi, Rabu (31/12/2025).
Banjir yang terjadi akibat curah hujan tinggi tersebut mengakibatkan ruas jalan utama di Ladang Rimba terendam lumpur tebal, disertai material kayu dan sedimen yang terbawa arus dari kawasan hulu. Kondisi ini sempat menghambat mobilitas warga dan akses distribusi logistik.
Kapolres Aceh Selatan melalui jajaran di lapangan mengerahkan alat berat, personel Samapta, Lantas, serta fungsi pendukung lainnya untuk melakukan pembersihan secara bertahap. Fokus utama penanganan meliputi pembersihan badan jalan, pembukaan akses transportasi, serta membantu membersihkan pemukiman warga yang terdampak lumpur.
Abu Heri mengatakan sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam penanganan bencana. Ia berharap, upaya yang telah dilakukan Polres Aceh Selatan dapat menjadi contoh penanganan bencana yang cepat, terkoordinasi, dan humanis.
“Ke depan, kita berharap mitigasi bencana di wilayah rawan seperti Trumon dapat terus diperkuat, baik dari sisi infrastruktur maupun kesiapsiagaan lintas sektor,” pungkasnya.
Hingga kini, proses pembersihan terus dilakukan guna memastikan akses jalan kembali normal dan aktivitas masyarakat di Ladang Rimba, Trumon, dapat pulih sepenuhnya pascabanjir.
Proses Penanganan Bencana oleh Polres Aceh Selatan
- Polres Aceh Selatan menurunkan personel dan alat berat sejak 22 Desember 2025 untuk membersihkan lumpur dan material kayu.
- Personel Samapta, Lantas, serta fungsi pendukung lainnya terlibat dalam pembersihan secara bertahap.
- Fokus utama penanganan meliputi pembersihan badan jalan, pembukaan akses transportasi, serta bantuan bagi warga yang terdampak lumpur.
- Proses pembersihan terus dilakukan hingga akses jalan kembali normal dan aktivitas masyarakat pulih sepenuhnya.
Pentingnya Sinergi dalam Penanganan Bencana
- Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam penanganan bencana.
- Upaya Polres Aceh Selatan dianggap sebagai contoh penanganan bencana yang cepat, terkoordinasi, dan humanis.
- Harapan besar untuk memperkuat mitigasi bencana di wilayah rawan seperti Trumon, baik dari sisi infrastruktur maupun kesiapsiagaan lintas sektor.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar