
Ruben Loftus Cheek Terbuka untuk Bergabung dengan Lazio
Gelandang AC Milan, Ruben Loftus Cheek, tampaknya terbuka untuk bergabung dengan Lazio pada jendela transfer musim dingin mendatang. Ini merupakan kabar menarik mengingat hubungan antara Loftus Cheek dan pelatih Lazio, Maurizio Sarri, yang sudah terjalin sejak masa mereka bekerja sama di Chelsea.
Loftus Cheek, yang lahir dari akademi Chelsea, memiliki pengalaman yang sangat baik saat berada di bawah asuhan Sarri pada musim 2018/2019. Pada masa itu, ia menjadi bagian penting dalam tim yang dipimpin oleh pelatih asal Italia tersebut. Karena itu, kedua pihak tetap menjaga hubungan yang baik, dan kini ada pembicaraan tentang reuni di Lazio.
Saat ini, Loftus Cheek menerima gaji sekitar 4 juta euro per tahun di AC Milan. Namun, ia dikabarkan bersedia untuk menurunkan gajinya secara bertahap agar kesepakatan bisa tercapai. Hal ini menunjukkan bahwa ia sangat tertarik untuk kembali bekerja sama dengan Sarri di Lazio.
Di AC Milan, Loftus Cheek masih dianggap sebagai pilihan kedua setelah pemain seperti Luka Modric, Adrien Rabiot, dan Youssouf Fofana. Namun, di bawah arahan Sarri, ia kemungkinan besar akan mendapatkan tempat reguler di skuad Lazio.
Lazio Menghadapi Tantangan Transfer
Meskipun Lazio sangat tertarik untuk mendatangkan Loftus Cheek, klub tersebut hanya bisa mencabut sebagian larangan transfer. Artinya, mereka harus mempertahankan pasar 'nol biaya' atau menjual salah satu pemain top mereka untuk mendanai transfer tersebut.
Beberapa opsi yang mungkin dilakukan adalah menjual Matteo Guendouzi, yang sedang diminati oleh Sunderland. Selain itu, ada juga kemungkinan bahwa mantan direktur olahraga AC Milan, Igli Tare, tidak terlalu tertarik untuk melepaskan Loftus Cheek. Jadi, keputusan akhir akan sangat bergantung pada situasi keuangan dan strategi klub.
Barcelona Memperhatikan Alessandro Bastoni
Di sisi lain, Barcelona juga sedang mencari bek tengah untuk memperkuat lini pertahanan mereka. Salah satu nama yang muncul sebagai target utama adalah Alessandro Bastoni dari Inter Milan. Pemain internasional Italia ini dianggap sebagai salah satu bek terbaik di Eropa dan telah menjadi tulang punggung lini belakang Nerazzurri.
Bastoni, yang berusia 26 tahun, memiliki wibawa dan otoritas seperti seorang veteran. Ia juga menunjukkan performa yang luar biasa pada musim lalu, termasuk saat melawan Barcelona di Liga Champions. Performanya meninggalkan kesan mendalam di dalam klub Catalan.
Namun, meski memiliki kualitas yang tinggi, operasi transfer ini dianggap "terlarang" karena keterbatasan keuangan Barcelona. Bastoni terikat kontrak hingga 2028 dan dihargai sekitar €80 juta. Angka ini membuatnya sulit untuk diboyong ke Camp Nou dalam jangka pendek.
Barcelona sadar bahwa investasi semacam ini sangat sulit untuk dibenarkan dalam kondisi ekonomi saat ini. Meskipun kesesuaian olahraga sangat ideal, klub harus lebih realistis dalam mengevaluasi opsi transfer.
Kesimpulan
Baik Loftus Cheek yang terbuka untuk bergabung dengan Lazio maupun Bastoni yang menjadi incaran Barcelona, keduanya menunjukkan bahwa permintaan pemain berkualitas tinggi terus meningkat. Namun, masalah finansial dan aturan transfer tetap menjadi hambatan utama dalam proses negosiasi. Kedua klub harus mencari solusi yang tepat agar bisa merekrut pemain impian tanpa mengganggu stabilitas finansial mereka.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar