Ahli NHM Jelaskan Teknologi Emas Terkini untuk Mahasiswa ITS

Kegiatan MGEI Sharing Knowledge: Menyatukan Teori dan Praktik dalam Eksplorasi Emas

Di tengah perkembangan teknologi dan kebutuhan akan sumber daya alam yang semakin meningkat, pentingnya kolaborasi antara akademisi dan industri menjadi kunci untuk memperkuat pengembangan sektor pertambangan. Dalam rangka memperkaya wawasan mahasiswa dan praktisi geofisika, Departemen Teknik Geofisika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) bekerja sama dengan Masyarakat Geologi Ekonomi Indonesia (MGEI) dan Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) menggelar acara MGEI Sharing Knowledge: Geological and Geophysical Survey, Geoscience Data Management in Gold Exploration di Auditorium Tower. Acara ini dihadiri oleh sekitar 100 peserta, termasuk para mahasiswa dan profesional di bidang geofisika.

Pemaparan dari Pakar Industri

Acara ini menampilkan narasumber dari perusahaan tambang terkemuka, yaitu Nusa Halmahera Minerals (NHM) dan PT Puncakbaru Jayatama (PTPJ). Salah satu narasumber dari NHM, Mohamad Gilang Firmansyah, Specialist GIS & Data Management Mine Geology, menjelaskan betapa pentingnya manajemen data geosains terintegrasi dalam eksplorasi emas. Ia menyampaikan bahwa standarisasi database eksplorasi dan peran hybrid integrated mining data engineer sangat berpengaruh dalam mendukung pengambilan keputusan eksplorasi modern.

Gilang menekankan bahwa kegiatan seperti ini tidak hanya memberikan wawasan akademik, tetapi juga membantu peserta memahami tantangan nyata yang dihadapi di lapangan. "Kami membawa perspektif lapangan yang nyata, termasuk bagaimana data eksplorasi, survei geofisika, dan manajemen database diterapkan langsung untuk mendukung operasi tambang secara efektif, aman, dan berkelanjutan," jelasnya.

Penguasaan Teknologi dan Standar Industri

Selain itu, peserta juga diajak untuk memahami alur kerja eksplorasi emas modern, mulai dari pengambilan data lapangan hingga pemrosesan data geologi dan geofisika. Para mahasiswa memperoleh insight tentang teknologi terbaru, standar industri, serta kolaborasi antara geologi dan geofisika dalam meningkatkan efektivitas eksplorasi.

Salah satu peserta, Intana Auradita, mahasiswa Teknik Geofisika, menyampaikan antusiasmenya terhadap materi yang disampaikan. Ia mengatakan bahwa penyajian yang penuh visual membuat penjelasan lebih mudah dipahami dan tidak membosankan. "Secara keseluruhan, acara ini sangat informatif, menyenangkan, dan memberikan banyak wawasan baru," ujarnya.

Penjelasan Mengenai Survei Geofisika

Dari sisi PTPJ, Senior Geophysicist Yoqi Ali Taufan memaparkan teknik survei geofisika, akuisisi, dan interpretasi data. Ia menjelaskan bagaimana teknik-teknik tersebut diterapkan dalam eksplorasi emas. "Ini penerapannya pada eksplorasi emas," katanya.

Dengan adanya sesi diskusi dan sharing knowledge ini, diharapkan dapat membuka wawasan baru bagi peserta, khususnya mahasiswa, mengenai tantangan dan peluang karir di dunia tambang. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang pembelajaran yang bermanfaat dalam mempersiapkan generasi muda yang siap menghadapi dinamika industri pertambangan.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan