
Pengunduran Diri Ahmad Riyadh dari Jabatan Ketua PSSI Jawa Timur
Ahmad Riyadh, yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua PSSI Provinsi Jawa Timur, telah memutuskan untuk tidak lagi mencalonkan diri sebagai ketua untuk periode 20262030. Keputusan ini menjadi alasan utama ia tidak mendaftarkan diri sebagai bakal calon ketua.
Meski demikian, tampaknya kepemimpinan Riyadh akan tetap berlanjut hingga masa jabatannya berakhir pada 12 Januari mendatang. Ia masih memiliki kesempatan untuk memimpin PSSI Jatim sebagai pelaksana tugas (Plt), setelah PSSI menunda pemilihan ketua di 17 PSSI Provinsi.
Riyadh menjelaskan bahwa penunjukan Plt dilakukan oleh PSSI Pusat. PSSI Provinsi, termasuk Jatim, tidak memiliki kewenangan untuk mengajukan nama. Nanti yang ditunjuk oleh pusat bisa dari internal kami, bisa juga dari luar, ujarnya.
Namun, kemungkinan besar PSSI akan menunjuk anggota Exco yang ada. Hal ini sudah terjadi di beberapa provinsi sebelumnya. Contohnya, PSSI Provinsi DKI Jakarta sering kali menunjuk Plt dari Exco PSSI.
Diutamakan Exco dulu. Tapi biasanya yang tidak ada konflik lebih mudah menjadi Plt, tambahnya.
Ada kemungkinan besar Riyadh sendiri yang akan ditunjuk sebagai Plt. Selain menjabat sebagai Ketua PSSI Provinsi Jatim, ia juga merupakan anggota Exco PSSI Pusat. Bisa saja, nanti tergantung penunjukannya saja, ujarnya saat ditanya oleh Jawa Pos.
Sebagai mantan manajer Persida Sidoarjo, Riyadh menegaskan bahwa tugas Plt adalah melaksanakan program yang sudah disetujui dalam Kongres Tahunan PSSI Provinsi Jatim. Selain itu, ia juga bertanggung jawab untuk memastikan organisasi tetap berjalan dengan baik.
Juga mempersiapkan soal pemilihan Ketua PSSI Provinsi Jatim, tutupnya.
Proses Penunjukan Plt dan Peran yang Dijalankan
Penunjukan Plt oleh PSSI Pusat memiliki peran penting dalam menjaga kelancaran operasional organisasi selama masa transisi. Proses ini juga memberikan ruang bagi anggota Exco untuk memimpin sementara hingga pemilihan ketua baru dilakukan.
Beberapa poin penting dalam proses penunjukan Plt antara lain:
- PSSI Pusat memiliki kewenangan penuh dalam menentukan siapa yang akan diangkat sebagai Plt.
- Kemungkinan besar, orang yang dipilih berasal dari Exco PSSI, karena mereka sudah memiliki pengalaman dan pengetahuan tentang struktur organisasi.
- Kandidat yang dipilih biasanya tidak memiliki konflik kepentingan agar proses kepemimpinan berjalan lancar.
Selain itu, Plt juga memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa semua rencana dan program yang telah disetujui dalam kongres dapat dilaksanakan secara efektif. Ini termasuk persiapan untuk pemilihan ketua berikutnya.
Masa Depan PSSI Jawa Timur
Dengan penundaan pemilihan ketua, PSSI Jawa Timur harus tetap berjalan tanpa adanya kepemimpinan definitif. Dalam situasi seperti ini, peran Plt menjadi sangat krusial untuk menjaga stabilitas organisasi.
Ahmad Riyadh, yang saat ini masih menjabat sebagai Ketua PSSI Provinsi Jawa Timur, akan terus menjalankan tugasnya sebagai Plt hingga keputusan akhir diambil. Meskipun ia tidak lagi mencalonkan diri sebagai ketua, ia tetap berkomitmen untuk menjaga kinerja PSSI Jatim.
Proses penunjukan Plt dan pemilihan ketua berikutnya akan menjadi langkah penting dalam memastikan keberlanjutan organisasi sepak bola di Jawa Timur. Dengan adanya transisi yang baik, PSSI Jawa Timur dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi dunia sepak bola nasional.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar