Ahmed al Ahmed, Pahlawan Nyata Bondi Beach, Dianugerahi Penghargaan Resmi oleh Pemerintah NSW

Pahlawan Nyata di Bondi Beach

Ahmed al Ahmed, seorang pria yang dianggap sebagai pahlawan nyata setelah melumpuhkan penembak di Bondi Beach, menerima penghargaan resmi dari Pemerintah New South Wales atas keberaniannya. Kejadian ini terjadi saat terjadi penembakan massal yang menewaskan 15 orang, menjadi salah satu peristiwa terburuk dalam hampir 30 tahun terakhir di Australia.

Ahmed, seorang pemilik toko buah di Sydney, berhasil merebut senjata dari salah satu pelaku penembakan yang diduga melakukan aksi tersebut. Ia kini sedang menjalani pemulihan di rumah sakit setelah menjalani operasi akibat luka tembak di lengan dan tangannya, menurut keluarga. Dalam media sosial, ia diidentifikasi sebagai warga yang bersembunyi di balik mobil yang diparkir sebelum menyerbu penembak dari belakang, merampas senjatanya, dan menjatuhkannya ke tanah.

Polisi Australia mengungkapkan bahwa serangan tersebut dilakukan oleh seorang ayah berusia 50 tahun dan putranya yang berusia 24 tahun saat perayaan Yahudi di Bondi Beach pada Minggu sore. Penembakan ini menewaskan banyak korban dan menjadi salah satu insiden terburuk dalam sejarah negara tersebut.

Sepupu Ahmed, Mustafa, mengatakan kepada 7News Australia bahwa dokter telah memberi tahu keluarga bahwa Ahmed dalam kondisi stabil setelah operasi. “Dia adalah pahlawan, dia benar-benar pahlawan,” ujar Mustafa. “Dia masih di rumah sakit dan kami tidak tahu persis bagaimana keadaannya di dalam… tapi kami berharap dia akan baik-baik saja.”

Penghormatan terhadap Ahmed mengalir dari para pemimpin baik di dalam maupun luar negeri. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyebut Ahmed sebagai “orang yang sangat, sangat berani” yang menyelamatkan banyak nyawa. Chris Minns, perdana menteri negara bagian New South Wales tempat Sydney berada, memujinya sebagai “pahlawan sejati” dan menyebut video kejadian tersebut sebagai “adegan paling luar biasa yang pernah saya lihat.”

Minns kemudian membagikan foto kunjungannya ke Ahmed di rumah sakit. Lengan kiri Ahmed dibalut tebal, tetapi ia terlihat sadar dan berbicara dengan perdana menteri. “Ahmed adalah pahlawan nyata. Malam itu, keberaniannya yang luar biasa jelas telah menyelamatkan banyak nyawa saat ia melumpuhkan seorang teroris dengan risiko pribadi yang sangat besar,” kata Minns di Facebook, menambahkan bahwa merupakan kehormatan dapat menghabiskan waktu dengan Ahmed dan menyampaikan rasa terima kasih masyarakat New South Wales.

“Tidak diragukan lagi lebih banyak nyawa akan hilang jika bukan karena keberanian tanpa pamrih Ahmed.”

Sebuah kampanye GoFundMe telah dibuka untuk Ahmed dengan penggalangan dana lebih dari Rp2,1 miliar hanya dalam beberapa jam. Miliarder pengelola hedge fund Bill Ackman menjadi penyumbang terbesar, memberikan Rp1,05 miliar dan membagikan kampanye tersebut di akun X miliknya.

Aksi Heroik Penjaga Pantai

Selain Ahmed, ada juga tim penjaga pantai yang sedang tidak bertugas yang berlari melintasi pasir di Bondi Beach untuk membawa anak-anak ke tempat aman. “Tim itu berlari di tengah tembakan untuk mengevakuasi anak-anak dari area bermain sementara para penembak menembaki lokasi,” kata Steven Pearce dari Surf Life Saving New South Wales.

“Mereka berhasil membawa anak-anak ke dalam,” ujarnya. “Penjaga pantai lain keluar dan mencoba melakukan CPR pada korban yang tertembak, serta menarik sebanyak mungkin ke tempat aman.” Korban yang berdarah dibawa melintasi pantai di atas papan selancar yang dijadikan tandu darurat.

Seorang wanita hamil mulai melahirkan setelah berlindung di markas klub selancar, dan kemudian dibawa ke rumah sakit, kata Pearce.

“Kami telah menggunakan semua perban yang ada di klub selancar,” tambah Pearce. “Tim benar-benar kehabisan semuanya.”

Perdana Menteri Anthony Albanese memuji tindakan warga Australia yang “berlari menuju bahaya untuk menolong orang lain.” “Orang-orang Australia ini adalah pahlawan dan keberanian mereka telah menyelamatkan nyawa,” ujarnya dalam konferensi pers.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan