AI tulis sejarah kemenangan 28 tahun lalu

Sejarah Kemenangan Deep Blue dalam Pertandingan Catur

Pada 11 Mei 1997, dunia teknologi mencatat sebuah momen penting yang menjadi tonggak sejarah dalam perjalanan kecerdasan buatan (AI). Pada saat itu, komputer Deep Blue yang dikembangkan oleh IBM berhasil mengalahkan grandmaster legendaris Garry Kasparov dalam pertandingan catur resmi. Kemenangan ini tidak hanya menjadi simbol keberhasilan mesin menyaingi kecerdasan manusia, tetapi juga menjadi salah satu momen paling ikonik dalam sejarah teknologi.

Pertandingan antara Kasparov dan Deep Blue terbagi menjadi dua periode, yaitu pada tahun 1996 dan 1997, dengan format enam babak. Pada pertemuan pertama di tahun 1996, Kasparov mampu unggul dengan skor 4–2. Namun, pada pertandingan ulang di Mei 1997, Deep Blue berhasil membalikkan situasi dan menang tipis dengan skor akhir 3,5–2,5. Babak keenam menjadi penentu kekalahan Kasparov, yang dikenang sebagai pertama kalinya AI mengalahkan grandmaster catur dalam laga resmi.

Mekanisme Kerja Deep Blue

Deep Blue adalah sistem AI yang dirancang untuk bermain catur. Meskipun kasus ini sering dilihat sebagai pertarungan manusia melawan mesin, sebenarnya Kasparov tidak berhadapan langsung dengan komputer. Ia bermain di papan catur fisik melawan tim yang menjalankan langkah-langkah hasil perhitungan komputer.

Proses kerja Deep Blue didasarkan pada algoritma catur yang sangat kompleks. Dalam pertandingan tersebut, Deep Blue mampu melakukan analisis dan pengambilan keputusan secara cepat berkat kemampuan komputasi yang tinggi. Hal ini membuatnya mampu mengimbangi kecerdasan Kasparov, yang dikenal sebagai "raja catur dunia".

Perkembangan Teknologi Catur Komputer

Kemenangan Deep Blue bukanlah hasil instan. Fondasi algoritma permainan catur komputer telah diletakkan sejak 1950-an oleh Claude Shannon. Selanjutnya, upaya ini terus berkembang pada 1950–1960-an melalui berbagai program catur komputer yang dikembangkan di lingkungan akademik dan industri, termasuk oleh IBM dan MIT.

Pada 1980-an, Feng-hsiung Hsu mengembangkan mesin catur ChipTest dan kemudian Deep Thought bersama Murray Campbell. Proyek ini akhirnya berlanjut di IBM Research dan melibatkan sejumlah ilmuwan komputer hingga lahirnya Deep Blue. Setelah kalah dari Kasparov pada 1996, Deep Blue terus ditingkatkan selama satu tahun sebelum akhirnya menang pada 1997.

Setelah kemenangan tersebut, Deep Blue dipensiunkan dan kini disimpan di Museum Smithsonian, Washington DC.

Apakah Kemenangan Deep Blue Terobosan Besar AI?

Meski kemenangan Deep Blue sering dipandang sebagai tonggak besar kecerdasan buatan, tidak semua pakar sepakat dengan penilaian tersebut. Profesor ilmu komputer Stuart Russell menilai bahwa kemenangan Deep Blue bukanlah terobosan mendadak dalam riset AI, melainkan kelanjutan dari tren panjang perkembangan program catur selama beberapa dekade.

Dalam bukunya Human Compatible: Artificial Intelligence and the Problem of Control, Russell menjelaskan bahwa kemampuan program catur meningkat secara konsisten sejak 1960-an, seiring kemajuan perangkat keras komputer. Bahkan, berdasarkan risetnya, peningkatan tersebut sudah memprediksi bahwa komputer akan mampu mengalahkan Kasparov pada akhir 1990-an.

Dengan kata lain, momen Deep Blue menang pada 1997 lebih tepat dipahami sebagai hasil akumulasi riset jangka panjang, bukan lonjakan kecerdasan AI yang tiba-tiba.

Kesimpulan

Kemenangan Deep Blue atas Garry Kasparov pada 1997 menjadi salah satu momen paling bersejarah dalam sejarah teknologi. Meskipun ada perdebatan tentang apakah kemenangan ini benar-benar merupakan terobosan besar dalam AI, ia tetap menjadi simbol keberhasilan mesin dalam menyaingi kecerdasan manusia. Peristiwa ini juga menjadi pengingat bahwa perkembangan teknologi sering kali merupakan hasil dari usaha dan riset yang dilakukan secara bertahap.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan