
PALEMBANG, berita
Wali Kota Palembang, Ratu Dewa memberikan peringatan kepada warga yang tinggal di sekitar bantaran Sungai Musi untuk tetap waspada terhadap ancaman air pasang. Berdasarkan prakiraan dari Pusat Hidro-Oseanografi TNI AL dan Stasiun Meteorologi Sultan Mahmud Badaruddin II, tinggi pasang di Muara Sungai Musi diperkirakan mencapai kisaran 3,4 hingga 3,7 meter dalam beberapa hari ke depan.
Berdasarkan data tersebut, pasang surut di Muara Sungai Musi dapat mencapai maksimum 3,7 meter, ujar Ratu Dewa pada Jumat (12/12/2025).
Menurutnya, penataan kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Bendung yang mencakup Kecamatan Ilir Timur I, Ilir Timur III, dan Kemuning masih terus dilakukan. Hal ini dilakukan karena DAS sangat penting dalam mencegah banjir saat terjadi hujan deras di dalam kota.
Termasuk pelebaran drainase di wilayah DAS juga dilakukan sebagai antisipasi agar seluruh saluran air lancar ketika terjadi hujan, tambahnya.
Selain itu, Ratu Dewa menyebutkan bahwa terdapat sedimentasi tanah yang cukup tinggi di sejumlah wilayah, sehingga menghambat aliran air. Wilayah yang mengalami sedimentasi tersebut kini sedang dipetakan untuk dilakukan perbaikan baik pada drainase maupun aliran sungai.
Iya sudah meminta Dinas PUPR dan BPBD Kota Palembang untuk menelusuri kondisi drainase agar jelas kemana aliran air bermuara, katanya.
Jika terjadi genangan air akibat hujan deras dan naiknya air pasang, pompa portabel harus segera digunakan.
Jangan sampai aliran air tersumbat akibat sedimentasi atau penyempitan sungai, jelas Wali Kota Palembang.
Langkah-langkah yang Dilakukan untuk Mengantisipasi Ancaman Air Pasang
Berikut beberapa langkah yang telah diambil oleh pemerintah kota Palembang untuk menghadapi potensi ancaman air pasang:
-
Penataan kawasan DAS Bendung
Penataan kawasan DAS Bendung terus dilakukan untuk mencegah banjir. Area yang meliputi Kecamatan Ilir Timur I, Ilir Timur III, dan Kemuning menjadi fokus utama dalam upaya pengelolaan daerah aliran sungai. -
Pelebaran drainase
Drainase di wilayah DAS Bendung diperluas sebagai langkah antisipasi agar saluran air tetap lancar saat terjadi hujan. -
Pemetaan sedimentasi tanah
Wilayah yang mengalami sedimentasi tinggi kini sedang dipetakan untuk dilakukan perbaikan. Tujuannya adalah memastikan aliran air tidak terhambat. -
Penggunaan pompa portabel
Pompa portabel disiapkan untuk digunakan jika terjadi genangan air akibat hujan deras dan naiknya air pasang. -
Koordinasi dengan instansi terkait
Dinas PUPR dan BPBD Kota Palembang diminta untuk menelusuri kondisi drainase dan memastikan aliran air bermuara ke tempat yang tepat.
Peran Masyarakat dalam Menghadapi Ancaman Air Pasang
Selain tindakan dari pihak pemerintah, peran masyarakat juga sangat penting dalam menghadapi ancaman air pasang. Warga di sekitar bantaran Sungai Musi diimbau untuk tetap waspada dan menjaga lingkungan sekitar agar tidak terjadi penumpukan limbah atau sampah yang bisa menghambat aliran air.
Selain itu, masyarakat juga diharapkan untuk memperhatikan informasi resmi dari pihak berwenang terkait perkembangan cuaca dan kondisi sungai. Dengan adanya koordinasi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan potensi bahaya dari air pasang dapat diminimalkan.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar